" senang bertemu kembali dengan anda Pangeran Jose " ucap king Edwards menyalami putra mahkota kerajaan Roma tersebut. disambutnya tangan sang raja dipadu dengan senyuman mengembang diwajah pangeran Jose.
" senang bertemu dengan anda lagi, Yang Mulia " ujarnya membungkuk.
" dan juga anda, nyonya Garneta " diraihnya tangan perempuan tersebut lalu menciumnya lembut.
" terima kasih sudah memenuhi panggilan kami, Pangeran Jose " kata Garneta.
" hm-- kalau boleh tahu dimana tuan putri Perrie ? aku belum melihatnya " ia menampakkan raut ingin tahu.
" nah itulah sebabnya mengapa kami memanggil anda Pangeran, mari ikuti kami " ujar Garneta menyusul raja Edwards yang sudah lebih awal berjalan keruangan tamu.
setibanya diruang temu tamu, Jose masih melihat sekeliling. ia bingung karena alasannya ia dipanggil ke kerajaan Prahova adalah untuk membahas Perrie, sempat terbesit dipikirannya bahwa raja Edwards akan menjodohkannya dengan putri semata wayangnya itu. tentu Jose terlihat cukup gembira saat ini. setelah mendapatkan tempat duduknya Jose langsung mengeluarkan suaranya.
" dimana putri Perrie ? "
" ia menghilang " ucap raja Edwards langsung begitu Jose menyelesaikan pertanyaanya. dengan seketika mata Jose melotot tak percaya.
" maksud anda Yang Mulia ? anda tidak bercanda bukan ? "
" tentu tidak pangeran-- "
" kapan ia menghilang ?! " kata Jose memotong perkataan raja Edwards, memang terkesan tidak sopan.
" biar saya yang ambil alih pembicaraan, jadi putri Perrie sudah menghilang sejak 3 bulan yang lalu-- " tiba - tiba saja perkataan Garneta terpotong.
" kenapa kalian tidak memberitakan lewat dunia Internasional ? itu akan memudahkan kalian bukan ? " tungkas Jose.
" kami takut terjadi sesuatu jika orang luar mengetahui bahwa Perrie adalah seorang putri Jose ! itu akan mengancam jiwanya ! " ujar raja Edwards yang merasa geram dengan tindakan Jose yang seenaknya memotong pembicaraan.
" baiklah maafkan saya, jadi alasan anda memanggil saya ? " Jose merunduk.
" bantu kami mencarinya "
dengan seketika Jose mengangkat kepalanya kembali dengan tatapan yang cukup terkejut.
" jika anda berhasil, kami akan memberikan apapun yang anda inginkan pangeran " ujar Garneta menyela.
" apapun ? " kata Jose bertautan alis.
" apapun " tambah Garneta kembali.
YOU ARE READING
FREEDOM
Fanfiction"aku ingin bebas bagaikan burung yang terbang menari-nari dilangit biru yang luas itu " © 2014 Satyasusmaya N
