.
.
.
Semenjak kejadian malam itu, Jaehyun dan Nara tidak pernah bertemu ataupun berkomunikasi. Bahkan saat ini Nara memilih menghabiskan waktunya bersama dengan teman-temannya. Menghabiskan waktu dengan teman-temannya membuatnya melupakan masalahnya untuk sekejap. Nara merasa tidak mempunyai masalah apabila bersama dengan mereka.
Ada saja candaan yang mereka lemparkan yang membuat Nara tertawa, seperti sekarang ini.
"Eh Tapon lo gimana Rose? Zonk apa ngga nih?" tanya Lucas memulai perkelahian dengan Rose. Rose menatap Lucas kesal. Apa yang Lucas katakan kemarin itu ternyata benar. Tapon yang Rose dapatkan di tinder adalah Tapon kating Xiaojun, teman Lucas dan apa yang Lucas gambarkan tentangnya adalah benar. Rose bete.
"Diem lo bacot." Rose memukul-mukul Lucas kesal.
"Eh kok lo kdrt sih." protes Lucas.
"Rese lo!" Rose mencubit lengan Lucas keras.
"Sakit anjing!"
Mina memukul lengan Lucas, "duh sakit by."
Ya, Mina dan Lucas sudah resmi. Mereka baru berjalan 2 hari ini, masih hangat-hangatnya. Usut punya usut, Lucas dan Mina sudah dekat sejak awal semester dan Lucas juga tahu apabila Mina suka padanya. Maka dari itu Lucas menembak Mina dan resmilah mereka.
"Dih yang masih anget-anget tai ayam." sahut Hendery.
"Muka lo tu kek ayam." protes Lucas tidak terima hubungannya disamakan dengan tai ayam.
"Lho kok ngamok." protes Hendery.
"Eh eh Jungwoo!! Sini gabung kita!" teriak Mark dari tempatnya memanggil Jungwoo yang baru saja keluar dari ruang dosen. Jungwoo berjalan ke arah mereka yang sedang membentuk gerumbulan di kantin.
"Apaan?"
"Sini dong. Duduk dulu sini." Mark mempersilahkan Jungwoo duduk di sampingnya, atau di depan Nara.
"Kenapa?"
"Lo habis ngapain dari ruang dosen?" tanya Rose kepo.
"Habis diskusi bareng dosen. Kenapa emangnya?" balas Jungwoo sambil menyibakkan rambutnya ke belakang.
"Anak cerdas memang beda." sahut Nara.
"Kok gue ngga pernah diajak diskusi dosen ya?" tanya Lucas.
"Mereka diskusi juga pilih-pilih kali. Yakali sama lo. Bisa stres dosen-dosennya. Belum mulai lo udah diusir." cibir Rose. Dia masih kesal dengan Lucas.
"Kan gue juga cerdas." balas Lucas tidak mau kalah.
"Ya kalo dibanding lumba-lumba lo emang cerdas. Bahkan IQ kalian sama." balas Rose tak mau kalah. Dan terjadilah adu bacot antar keduanya. Nara tertawa mendengar banyolan Lucas dan tawa Mark yang membuatnya ikut tertawa. Bahkan Nara sudah tidak ingat lagi apabila dia tengah bermasalah dengan Jaehyun. Tak lama lagi masuklah segerombolan kating laki-laki ke kantin. Nara mencoba memalingkan wajahnya ke samping supaya matanya tidak bertemu dengan Jaehyun maupun teman-temannya.
"Hey Lucas!" sapa Johnny.
"Hoy bang!!" Lucas berdiri dan menyapa Johnny, salah satu teman Lucas. Koneksi Lucas memang sangat luas, bahkan kating sejenis Johnny yang ditakuti di kampus bisa menjadi temannya.
"Wih lagi kumpul ma temen-temen lo nih." basa-basi Johnny.
"Iye bang. Lo liat sendiri, temen-temen gue cakep kan. Lo mau ngga? Nih yang rambutnya blonde jomblo." Lucas mempromosikan Rose kepada Johnny yang malah membuat Rose kesal dengan Lucas.
"Lo kira gue barang."
"Boleh tu Cas. Ntar kasihin nomernya ya." Johnny pergi ke gerombolannya, namun dia sempat mengedipkan salah satu matanya genit kepada Rose. Rose hanya bisa begidik jijik. Kok bisa kating yang disegani di kampus malah berperilaku seperti itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
She is Fine || Jung Jaehyun
Fanfiction[COMPLETED STORY] Jealousy is just love and hate at the same time - Drake. Highest rank : #ffjaehyun 1 [2 Juli 2021]
