Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

XX - he is stupid

164 13 1
                                        

"Bajingan lo Jungwoo."

"Brengsek."

Sepulang dari mall dan setelah mengantarkan Keyra pulang, Jaehyun mengumpat tak henti-hentinya. Dirinya begitu kesal dengan perilaku Jungwoo pada Nara. Jujur saja, dia tak suka Nara dan Jungwoo sedekat itu.

"Udah ngambil pacar gue, sekarang mesra-mesraan di depan gue. Bangsat." Jaehyun membanting kontak mobilnya ke sofa.

"Ngapain lo dateng-dateng langsung marah-marah ngga jelas." Jaehyun menoleh ke arah kamar mandinya.

"John? Lo kapan dateng?" tanya Jaehyun pada laki-laki itu, Johnny, teman Jaehyun.

"Dari tadi. Tu gue udah bikin mie juga. Tadi Yuta sama Taeyong ke sini juga tapi udah pulang. Tinggal gue aja."

Jaehyun mengangguk.

Saat ini mereka sedang berada di apartemen Jaehyun. Bagi teman-teman Jaehyun, apartemen Jaehyun adalah apartemen mereka juga. Tak jarang mereka menginap di sini, bahkan ketika Jaehyun sedang tak di sini.

"Lo mau mie? Gue buatin deh." tawar Johnny sambil mengusap rambutnya dengan handuk.

"Boleh."

"Oke. Eh cerita dong, kenapa lo marah-marah baru dateng?"

Jaehyun diam beberapa saat. Jujur dia bingung apakah harus menceritakan pertemuannya dengan Nara tadi atau tidak. Apabila dia bercerita, maka Johnny akan tau jika dirinya sedang cemburu.

"Yaudah gue buatin dulu mie lo habis itu lo cerita. Ngga mau tau gue. Pokoknya lo harus cerita sama gue!" paksa Johnny. Jaehyun hanya diam, kemudian dia memilih untuk masuk ke dalam kamarnya.

Jaehyun langsung membanting dirinya ke atas kasur. Dia merogoh laci di nakas pinggir kasurnya dan menemukan sebuah pigora foto. Foto dirinya dan Nara saat mereka masih bersama dulu. Di dalam foto, Jaehyun sedang memeluk Nara dari samping dan mereka berdua tersenyum sambil menatap kamera. Jaehyun tersenyum.

"Jujur gue masih sayang sama lo, tapi gue ngga bisa tahan sama perselingkuhan." lirihnya. Lalu dibantinglah pigora itu ke dalam laci tadi.

"Jaehyun! Tuh mie lo udah jadi." teriak Johnny dari ambang pintu kamarnya.

"Cepet banget." Jaehyun bergegas beranjak dari kasurnya.

"Yaiyalah. Gue kan pro." Jaehyun menatap Johnny yang ada di dapur dengan perasaan curiga.

"Ngga gue racunin." kata Johnny seolah tau pikiran Jaehyun.

"Eh gimana? Lo kenapa marah-marah tadi?" tanya Johnny sesudah Jaehyun menyeruput mie nya.

Jaehyun berpikir sejenak,

"Gue tadi ketemu Nara sama keluarganya."

"Terus?"

"Terus gue ketemu dia juga sama Jungwoo."

"Kok bisa?"

"Ngga tau. Mamanya Nara lagi nyalon di bawah. Terus kayanya Nara manggil Jungwoo buat ngedate."

Johnny terdiam, berpikir sejenak.

"Ngga mungkin deh kayanya. As far as I know, Nara bukan tipe cewek kaya gitu."

Jaehyun menatap Johnny aneh, "maksud lo? Kok kayanya lo tau dia banget ketimbang gue mantannya."

Johnny membenahi posisi duduknya, "ya tebak gue aja sih. Gue kan ahli dalam menilai orang dan penilaian gue itu selalu tepat."

"Eh tapi gue mau nanya sama lo. Kenapa lo putus sama Nara? Jelasin sejelas-jelasnya sama gue."

Jaehyun menghela napas sejenak sambil membenahi posisi duduknya menjadi lebih tegap.

She is Fine || Jung JaehyunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang