16 : dia kembali

8.2K 1.3K 798
                                        

"YEAYYY, HARI INI SUNOO IKUT KAK SUNGHOON!" sorak Sunoo dengan senyuman cerahnya.

Iya, hari ini Sunghoon memutusan untuk membawa Sunoo pergi ke kampus dan ke kafe tempat ia bekerja. Selain karena masih trauma akan kejadian kemarin, Sunghoon pikir tidak ada salahnya memperkenalkan Sunoo pada lingkungan baru, toh bisa saja cara ini dapat membantu pikiran Sunoo agar semakin cepat dewasa.

"Jangan nakal!" ucap Sunghoon sambil memasukan beberapa snack ke dalam tas yang akan Sunoo bawa.

Sunoo mengangguk patuh, dia menatap cermin dan merapihkan pakaiannya, omong-omong kali ini Sunghoon memilih pakaian yang sangat menggemaskan untuk Sunoo.

"Yuk, berangkat!" ajak Sunghoon, dia membantu Sunoo menggunakan tasnya, lalu tersenyum puas melihat Sunoo yang nampak manis

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Yuk, berangkat!" ajak Sunghoon, dia membantu Sunoo menggunakan tasnya, lalu tersenyum puas melihat Sunoo yang nampak manis.

Mereka berdua berjalan santai menuju halte bus terdekat. Sepanjang perjalanan, Sunoo tidak melepas genggaman tangannya pada tangan kekar Sunghoon, Sunoo juga tidak berhenti mengoceh, dan tersenyum cerah. Ketara sekali jika suasana hati Sunoo sedang sangat bagus.

Bus datang, seperti biasa Sunoo akan mengambil tempat duduk didekat jendela, dan Sunghoon dengan setia berada disampingnya. Tanpa Sunghoon sadari, bibirnya ikut naik kala melihat si manis sesenang ini.

"Nanti di kampus jangan nakal ya?" ucap Sunghoon, dia sedikit takut kalau Sunoo akan membuatnya kerepotan, apalagi masih banyak hal-hal yang belum Sunoo pahami.

"Iya." jawab Sunoo tanpa menatap wajah tampan Sunghoon, karena bagi Sunoo melihat keramaian kota dari balik jendela bus jauh lebih mengesankan.

Lagi, Sunghoon tersenyum. Sunoo sangat menggemaskan dan Sunghoon rasa semua orang akan mengakui hal tersebut. Tangan kekarnya terulur guna mengusak surai hitam Sunoo, sontak saja Sunoo menoleh kearah Sunghoon, menatap Sunghoon dengan tatapan sinis yang sialnya malah menambah kadar keimutan Sunoo.

"Kak Hoon!!!" omel Sunoo, matanya menatap Sunghoon dengan tajam, "Jangan ngusak rambut Sunoo dong!"

"Kenapa?"

Sunoo menepis tangan Sunghoon, kemudian menata ulang rambutnya, "Nanti jadi berantakan, Sunoo gak mau dicap anak nakal, di kampus kak Sunghoon-kan Sunoo bakal ketemu banyak kakak-kakak baru."

Sunghoon mati-matian menahan diri agar tidak mengecup pipi gembul Sunoo, bayinya ini sungguh menggemaskan bukan main, "Kalau kakak udah masuk kelas, kamu gak bisa ikut masuk ke dalam."

"Gapapa, Sunoo bisa jalan-jalan sendirian kok," jawab Sunoo, "Sunoo-kan udah besar." lanjut Sunoo sambil tersenyum manis.

Tidak salah sih, Sunoo memang sudah besar. Besar badannya, bayi kepribadiannya.

The Egg Boy | sungsunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang