10 : sunwoo

9.7K 1.6K 311
                                        

"Tolong kasih gue alasan, kenapa gue gak boleh naruh perasaan lebih ke Sunoo?"

"E—eh?!"

"Gue gak boleh tau ya?" tanya Sunghoon, jujur saja dia muak mendengar peringatan dari Jay juga Jungwon, ini masalah perasaannya dan Sunghoon tidak suka kalau ada orang lain yang mengatur hidupnya.

"B—bukan gitu kak," jawab Jungwon sambil menunduk dan meremas ujung bajunya, "Aku cuma takut."

"Kenapa? Hal apa yang bikin lo takut?"

Jungwon menatap Sunghoon dengan mata yang sudah basah, "Jungwon takut——"

"———Jungwon takut hidup Sunoo penuh luka lagi kak, Jungwon gak mau lihat dia murung, Jungwon gak mau nemuin Sunoo yang dulu pernah Jungwon kenal."

"Lo ngomong apa sih?" tanya Sunghoon, dia tidak mengerti apa maksud dari ucapan Jungwon.

"J—jungwon inget betul gimana Sunoo sebelum dia lahir di bumi," ucap Jungwon sambil sesekali terisak pelan, "Dia——dia jauh berbeda sama Sunoo sekarang, aku takut kalau Sunoo inget masa lalunya, dia bisa berubah lagi."

"Ck, terus kenapa lo boleh bareng sama Jay, sementara gue gak boleh?" ucap Sunghoon sambil tersenyum miring dan menatap Jungwon dengan dingin, "Lo pikir, cuma lo sama Jay doang yang boleh bahagia?"

"Kak——"

"Won, gue cuma pengen Sunoo, gue gak mau orang lain."

Rasanya tangisan Jungwon ingin meledak saja mendengar keputusan Sunghoon yang tak bisa diganggu gugat. Jungwon tidak tau apa yang akan terjadi jika suatu hari nanti Sunoo mulai memahami perasaan seperti jatuh cinta dan berakhir dengan mereka berdua saling mencintai.

Yang pasti, Sunoo akan mengingat semua kejadiannya dulu. Dan Jungwon hanya bisa berharap bahwa semoga saja nantinya Sunoo tidak jatuh cinta kepada Sunghoon. Sebab, ingatan Sunoo akan baik-baik saja selama dia tidak saling mencintai dengan Sunghoon.

Jungwon menggenggam tangan Sunghoon dan menatap lelaki tampan itu dengan lekat, "Kalau begitu, kak Sunghoon harus janji."

"Janji apa?"

"Jangan pernah ninggalin Sunoo, bahkan saat Sunoo udah berubah jadi Sunwoo lagi."

🐣🐣🐣

"Kak Sunghoon, kemana Jungwon sama kak Jay?" tanya Sunoo yang baru saja bangun dari tidurnya, dia mendekat kearah Sunghoon sambil mengucek pelan matanya, wajah bantal Sunoo berhasil membuat Sunghoon tersenyum, Sunoo-nya itu sangat menggemaskan.

Sunghoon mengusap rambut hitam Sunoo dengan penuh kasih sayang, "Mereka pulang, Jay harus ke kampus."

"Kak Sunghoon juga harus pergi kah?" tanya Sunoo ekspresi wajahnya berubah menjadi sedih, "Katanya, mau main sama Sunoo!"

"Iya, hari ini kita jalan-jalan. Gue ke kampus sebentar doang, ngasih tugas, titip absen, terus beres deh."

"Beneran ya?"

Sunghoon memeluk tubuh mungil Sunoo, dia juga beberapa kali mengecup pucuk kepala lelaki manis tersebut, "Beneran sayang."

Sunoo langsung tersenyum cerah dan membalas pelukan Sunghoon tak kalah erat, "Iya, sayang~" jawab Sunoo mengikuti cara Sunghoon memanggil dirinya tadi.

Seperti anak kecil pada umumnya, Sunoo yang baru beberapa hari hidup di bumi ini juga sama. Dia suka mengikuti hal-hal yang sering dia lihat, menyentuh benda yang membuatnya penasaran, dan meniru ucapan orang-orang disekitarnya.

Maka dari itu, Sunghoon berusaha mencegah bayi besarnya itu mengenal hal-hal buruk. Salah satu cara Sunghoon menjaga Sunoo adalah dengan memberinya tontonan yo*tube kids, karena untuk saat ini, hanya aplikasi itu yang bisa dijamin keamanannya.

Sunghoon tersenyum, dia tau kalau sebenarnya Sunoo mengucapkan kata 'sayang' itu tanpa perasaan dan tanpa memahami dengan betul apa maksud dari kata tersebut. Tapi meski begitu, jantung Sunghoon berdebar, dia merasa senang.

Tak apa Sunoo-nya ini berani berbicara seperti itu, asal dia melakukannya hanya pada Sunghoon, bukan orang lain.

"Sekarang lo mandi dulu," ucap Sunghoon, "Gue mau bikin sarapan."

"Okey!" jawab Sunoo, dengan semangat lelaki manis itu langsung melangkah pergi masuk ke dalam kamar mandi.

Sunghoon tak bisa untuk tak tersenyum melihat tingkah menggemaskan Sunoo, dia amat sangat bersyukur memiliki Sunoo disampingnya, sebab Sunoo benar-benar anugerah terbaik baginya.

Sunghoon kembali fokus pada masakannya, dia tidak terlalu pandai memasak, tapi setidaknya masakan Sunghoon masih bisa dinikmati, tidak terlalu buruk.

Dia menata masakan yang sudah jadi diatas meja, kemudian beranjak untuk membersihkan tempat tidur. Yap, Sunghoon memang tipe pacar idaman sejuta umat, dia bisa menjaga dirinya dengan baik, bahkan setelah kejadian buruk menimpanya, Sunghoon masih bisa meyakinkan diri untuk bertahan hidup.

Tak lama dari itu, suara pintu yang dibuka terdengar, sudah dipastikan kalau Sunoo baru saja selesai mandi.

Pagi ini, jantung Sunghoon kembali dibuat berdebar oleh tingkah laku Sunoo, bagaimana bisa lelaki manis itu keluar dari kamar mandi tanpa menutup tubuhnya dengan handuk, Sunoo keluar tanpa sehelai benang, dimana tubuhnya pun masih basah.

Ini gila, Sunghoon merasa kalau dia harus segera pergi ke kamar mandi dan menyelesaikannya sendirian.

"S—sunoo, lo———"

"Kak Sunghoon, Sunoo lupa bawa handuk, hehe." ucap Sunoo sambil terkekeh kecil tanpa dosa, "Tolong ambilin handuk, sekalian tolong handukin Sunoo." lanjutnya sambil merentangkan tangan.

"Tunggu disana!" tegas Sunghoon.

Dengan cepat Sunghoon mengambil handuk Sunoo yang tengah dijemur di balkon, kemudian berjalan cepat dan menutup tubuh polos Sunoo dengan handuk, dia memasangkan handuk kepada Sunoo tanpa melihat wajah Sunoo.

"Makas———KAK SUNGHOON KENAPA?!" pekik Sunoo kaget melihat Sunghoon yang masuk ke kamar mandi dan menutup pintunya dengan agak kasar.

"G—gak apa-apa..." lirih Sunghoon dari dalam sana.


"Gila, gue bahkan gak bisa nahan nafsu kalau lihat Sunoo begitu, ck sialan." batin Sunghoon menggerutu kesal.


"Tapi, Sunwoo itu siapa?" monolognya, Sunghoon tiba-tiba penasaran siapa 'Sunwoo' yang dimaksud oleh Jungwon.



🐣🐣🐣

TBC

The Egg Boy | sungsunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang