18 : falling in love

8.3K 1.2K 245
                                        

"APAAN SIH TARIK-TARIK BAJU JUNGWON?!" pekik Jungwon tak terima kala Sunghoon menarik bajunya dan menyeret paksa tubuh Jungwon kearah taman rumah sakit, tanpa Jay tentunya, sebab lelaki tampan itu harus menunggu Sunoo di ruang inap.

"JUNGWON BISA JALAN SENDIRI, JANGAN TARIK BAJU JUNGWON!!!" ucap Jungwon, namun tak kunjung Sunghoon indahkan.

"Ck, ini baju harganya mahal, seharga uang bulanan kak Sunghoon." celetuk Jungwon, berbicara asal walaupun memang kenyataannya begitu, tanpa Jungwon duga, Sunghoon langsung melepaskan cengkraman kuatnya pada baju mahal Jungwon.

"Udah gue lepas."

Jungwon mendengus kesal, dengan cepat ia menyusul langkah besar Sunghoon yang sudah duduk nyaman diatas kursi panjang taman. Jungwon sendiri tidak tau tujuan utama Sunghoon menyeretnya keluar ruangan, tapi yang dapat Jungwon simpulkan pasti Sunghoon hendak membicarakan suatu hal penting.

Karena rasanya tak mungkin, Sunghoon rela meninggalkan Sunoo berdua dengan Jay, jika tak ada hal penting.

"Kalo diem aja, Jungwon kabur nih!" omel Jungwon, sebenarnya Jungwon ini tidak marah, tapi dia memang suka sekali berbicara dengan nada ngegas.

Sunghoon menghela nafas berat, beberapa detik kemudian dia menoleh kearah Jungwon dan mulai membuka suara, "Lo kenapa bilang gitu ke Sunoo?"

"Bilang apa?"

"Lo gak bisa bareng sama Sunoo lagi," ucap Sunghoon sorot matanya menatap Jungwon dengan penuh kekecewaan, "Kenapa?"

Tak ada jawaban yang Jungwon temukan, jadi lelaki manis dengan lesung pipi cantik itu hanya bisa terdiam, lalu menatap langit biru sambil menghela nafas beberapa kali.

Jungwon tidak punya jawaban atas pertayaan Sunghoon. Dia sendiri tak mengerti, mengapa mulutnya mengeluarkan kalimat seperti itu tadi. Seharusnya, disaat-saat sulit seperti ini, Jungwon harus setia menemani Sunoo, setidaknya sampai Sunoo bisa menerima kehadiran Sunwoo.

Hati Jungwon berkata jikalau ia harus tetap berada disamping Sunoo, sebab lelaki manis berpipi gemuk itu perlu mendapatkan banyak kasih sayang pun juga dukungan dari orang-orang terdekatnya.

Namun sayang, logika Jungwon berkata jikalau ia harus menjauh. Sunoo adalah sahabat baik Jungwon, sahabat yang tidak pernah Jungwon duga akan hadir didalam kehidupannya. Tapi terlepas dari itu, kehadiran Sunwoo membahayakan hidup Jungwon.

Sunwoo itu monster.

Jelas dia bisa membahayakan nyawa Jungwon kapanpun dan dimanapun. Sewaktu di UKS kala itu, Jungwon tak tau kalau Sunoo memiliki kemampuan 'Spesial' ——ah, atau kutukan? Entah lah, Jungwon tak tau.

Yang pasti, kehadiran makhluk dengan kemampuan spesial seperti Sunoo itu berbahaya.

"Jawab, lo punya mulutkan?"

"Jungwon cuma pengen tetap hidup."

Sunghoon mengerutkan keningnya bingung, "Maksud lo?"

"Lagian, kenapa sih kak Sunghoon harus naruh perasaan ke Sunoo?!" ucap Jungwon mengubah topik pembicaraan, "Kalau aja kak Sunghoon gak pernah nyimpen perasaan ke Sunoo, mungkin Sunoo gak akan inget Sunwoo!"

"Gak ada yang berhak ngatur perasaan gue," jawab Sunghoon, "Sekarang udah terlanjur, jadi tolong lo jangan ninggalin Sunoo waktu dia berada disituasi sulit kayak gini."

"Kak Sunghoon masih belum ngerti ya?" tanya Jungwon, sorot kemarahan tersirat jelas dari tatapan tajam matanya.

Sunghoom diam. Dia tak menjawab pertanyaan Jungwon sebab Sunghoon sendiri tak tau pasti arti dari pertanyaan Jungwon.

The Egg Boy | sungsunCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang