Terungkap

5.9K 351 30
                                        

"astaghfirullah, semua ini beneran?" Galih dibuat terkejut saat melihat isi dari folder tersebut.

Folder yang berisi tentang penyuapan, penyelundupan Narkoba, penggunaan bahan kadaluwarsa yang di lakukan oleh perusahaan milik Papa Seyla dan Karin dan masih banyak lagi perihal perusahaan tersebut.

Selain itu terdapat juga sebuah Video yang diambil di sebuah kamar Club dan Galih pikir itu adalah sebuah Club di luar negri karena mayoritas wajahnya orang luar. Galih lagi-lagi beristighfar saat melihat kelakuan Seyla di Club tersebut, dan sebuah Video yang berbeda. Wajah Karin dan seorang laki-laki yang membelakanginya.

"Kayanya Liam, dan.... Aatgahfirullah mereka ngelakuin itu di ruang OSIS?"

"Hah....jadi selama ini banyak hal yang bahkan gue gak tau dan di ruangan yang sering gue pake sekalipun" monolog Galih.

Galih mengambil ponselnya dan menelpon papa nya.

"Assalamualaikum, pa aku bisa minta tolong?" Tanya Galih.

"Waalaikumsalam, boleh aja selama papa bisa bantu" balas papa Galih.

"Papa inget sama Seyla gak?"

"Hmmm Seyla? Kaya pernah denger nama itu"

"Iya pa ! Waktu itu kan Deon pernah minta bantuan ke papa buat cariin Seyla"

"Ah iya papa inget, emang kenapa sama Papa Seyla?"

"Perusahaan Om Ridwan ada kerjasama gak sama Perusahaan mereka?"

"Dulu sempet ada niatan gitu, tapi entah kenapa tiba-tiba Ridwan batalin Niat itu" ucap Papa Galih.

"Galih punya sesuatu buat papa"

"Apa itu?"

"Galih minta tolong buat publikasikan hal ini ke publik di seluruh dunia, bisa kan pa?"

"Biar papa liat dulu apa itu"

"Oke, Galih kirim ke e-mail papa ya tapi usahain jangan sampe bocor"

"Iya"

"Yaudah Galih tutup dulu, Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam"

Setelah sambungan terputus, Galih langsung berlalih ke laptopnya dan mengirim E-mail ke alamat E-mail rahasia milik papa nya.

°°°°
Esok harinya di koridor terlihat sangat ramai siswa yang berkumpul, tepatnya di kelas 11 Mipa 4, Maya,Nada dan Jihan yang baru datang di buat penasaran hingga akhirnya mereka mendekati kelas tersebut.

"Ada apa sih rame-rame?" Tanya Maya pada seorang siswi.

"Gue denger Karin abis nge bully anak baru"

"Lagi?" Ucap mereka bertiga bersamaan.

"Tunggu-tunggu ! Lu bilang kalo Karin nge bully anak baru, sejak kapan di sekolah kita kedatangan murid baru?" Tanya Jihan.

"Gue liat kemaren dia kesini tapi belum mulai sekolah dan kayanya hari ini dia mulai sekolah"

"Misi ! Misi ! Kita mau lewat" ucap Maya, mereka pun membuka jalan untuk mereka bertiga. Karena memang disana OSIS sangat di segani.

"Astaghfirullah, Karin ! Lu apa-apaan sih?" Maya berlari memeluk tubuh anak baru itu.

"Lu nggak papa?" Tanya Jihan pada anak baru itu.

"Gapapa kok, kalian jangan ikut campur ya. Aku gak mau kalian ikut terseret dalam masalah ku" ucap Gadis yang sudah di penuhi dengan luka lebam karena di siksa oleh Karin.

MY COLD KETOS IS MY HUSBANDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang