.
.
.
Dua pekan berlalu semenjak kejadian memalukan itu, Baekhyun masih menjaga jarak dengan Kyungsoo. Seharusnya rencana nya berjalan lancar jika saja tidak terjadi hal hal yg tak seharus nya terjadi. Baekhyun hanya terlalu malu jika bertatap muka dengan pria mungil itu, padahal seharusnya ia tidak merasa demikian. Toh hanya dirinya yg tau kejadian itu, atau mungkin Baekhyun terlalu takut tidak bisa mengontrol dirinya saat bersama Kyungsoo.
Namun hal yg paling tak bisa ia tolak adalah ia mulai merindukan Pria bermata bulat itu. Bagai buah simalakama memang, tapi begini lah hidup. Bahkan ia rela menjadi tukang pengintip agar bisa melihat pria mungil itu dari kejauhan.
"Baekh !!" ucap Jongdae menginterupsi Baekhyun yg sedang bersembunyi di balik daun pintu.
Baekhyun yg kaget sontak berteriak memancing reaksi bingung disekitarnya dan sialnya Kyungsoo adalah salah satu orang yg berada di antara nya. Melihat itu Baekhyun buru buru membekap mulut sekretarisnya dan menyeret nya menjauh. Jongdae yg kewalahan dan tak bisa bernafas memukul lengan kokoh atasan nya.
"Kau gila !!" Ucapnya mengatur nafas.
"Kau yg gila, kau mau mati hah" hardik Baekhyun tak mau kalah.
"Ada apa dengan mu beberapa hari ini huh, kau selalu mengintip di perusahaan mu sendiri, apa kau sedang bermain petak upet atau semacam nya" balas Jongdae bingung. Pasalnya Baekhyun semakin terlihat aneh sejak seminggu terakhir ini.
"A-apa yg kau bicarakan... b-bukan urusan mu!" Baekhyun gelagapan sendiri jadinya, Ia berniat meninggal kan Jongdae, namun sekretarisnya itu kembali bersuara.
"Kyungsoo kau disini?"
Baekhyun mendadak mematung di tempatnya, darah nya kembali berdesir persis terakhir kali saat kejadian itu terjadi. Kaki nya mendadak tak bisa di gerakan bahkan nafas nya ikut memburu.
"Apa itu pak direktur?" suara itu berasal dari orang yg paling Baekhyun hindari akhir-akhir ini.
Sial itu memang Kyungsoo...
Melihat Baekhyun tak bergeming di tempat nya Kyungsoo berniat menghampiri namun Baekhyun lebih dulu menahan nya dengan teriakan.
"Jangan mendekat !!"
Baekhyun menelan ludah nya kasar, hal berlebihan seperti ini tentu nya tidak terjadi jika saja Jongdae tidak mengacaukan nya tadi.
Jongdae yg melihat situasi aneh kedua nya menyungingkan senyum jahil nya. Ia menduga pasti ada sesuatu hal yg terjadi diantara mereka sebelum nya.
"Kyungsoo, aku baru ingat kalau tadi Suho sedang mencari mu" ucap Jongdae terpaksa bohong.
Entahlah mungkin ia sedang dalam misi menyelamatkan atasan nya dari kondisi ini, dan meminta penjelasan pada Baekhyun setelah nya.
"Begitu? Ah, baiklah"
Kyungsoo melangkah kan kaki nya menjauh dengan tidak rela. Pria mungil itu semakin tidak mengerti dengan sikap Baekhyun, kadang ia bisa bersikap manis dan baik padanya tapi kadang ia juga bisa bersikap semenjengkel kan ini. Kyungsoo hanya khawatir apakah dirinya melakukan sesuatu yg salah dalam bekerja.
Namun sepertinya Tuhan sedang ingin bermain dengan kedua nya, pasalnya siang ini Leeteuk menghubungi nya, ayah nya itu meminta Baekhyun mengundang Kyungsoo untuk menghadiri makan malam di rumah nya. Tidak jelas apa sebap nya namun Baekhyun tentu tidak bisa menolak keinginan sang ayah.
Tentu untuk yg satu ini pasti Baekhyun akan menggunakan jasa Jongdae, mau bagaimana lagi Jongdae harus mau menerima nya dengan lapang dada.
***
KAMU SEDANG MEMBACA
HESITATE
RomanceKyungsoo bimbang dengan perasaan nya sendiri setelah kesalahan satu malam nya bersama orang lain justru membawa nya pada situasi yg sulit. Cinta nya menjadi bercabang..... . . . WARNING : Dilarang keras untuk menyalin ulang cerita tanpa persetujuan...
