14.

1.8K 192 3
                                        

"Yut ayo bangun, gue kepanasan nih!"

Jisoo menggoyangkan tubuh Yuta berharap anak itu bangun. Sudah 5 jam Yuta tidur di bahu Jisoo, sementara Jisoo lebih memilih main hp daritadi.

"Eungg? Jam berapa Jis?" Tanya Yuta dengan suara khas bangun tidur.

"Udah hampir jam setengah 1 ini, lo tidur nya lama banget. Katanya 5 menit tapi nyatanya 5 jam" Jisoo mendengus sebal.

"Ehehe ya maap soalnya kemarin gue gadang." Jawab Yuta sambil cengengesan.

"Hm yauda di maapin. Tapi anter gue ke sekolah ya, mau ketemu Jennie soalnya."

"Iyaa"

-----

"Bener-bener ya ni anak, pasti dia lagi bolos sekarang!" Ujar Lisa berapi-api.

"Mungkin ada urusan Lis, jangan mikir yang aneh-aneh dulu" kata Rose.

Tiba-tiba Mark berlari dan langsung menghalangi jalan Jennie, Lisa , dan Rose.

"Mau ap?" Tanya Jennie ketus.

"Jisoo kemana? Kenapa ngga masuk?" Tanya Mark sambil ngos-ngosan.

"Lah mana kita tau, kita aja ga tau." Jawab Rose seadanya.

Mark makin bingung sekarang. Tiba-tiba ada suara seseorang yang sedari tadi dia cari. Di belakang, Jisoo berteriak manggil Jennie.

Sontak Mark menoleh ke belakang dan bisa melihat Jisoo bersama—Yuta? Entah kenapa rasanya Mark ingin marah ke Yuta.

Jisoo langsung memudarkan senyumnya saat melihat Mark ada disana.

"Harusnya gue gausa balik ke sekolah" batinnya menyesal.

Mark langsung lari ke arah Jisoo. Mark memegang bahu Jisoo dan memutar-mutarkan badannya.

"Apasi Mark?!" Jisoo menepis kedua tangan Mark kasar.

"Kamu darimana aja? Kok ngga masuk sekolah? Dan sekarang kamu sama Yuta?" Tanya Mark bertubi-tubi sambil sesekali melirik Yuta horor.

"Santay kali Mark, gue ga apa-apain cewek lo kok" kata Yuta yang mengerti apa isi pikiran Mark.

"Yuta! Dia bukan pacar gue!"

"Jis please..."

"Apa? Apalagi Mark?!"

"Bisa nggak sih dengerin aku du—"

"Ayok pulang Jis" Jennie menarik tangan Jisoo menuju parkiran sekolah.

Mark hendak mengejar Jennie namun ia di halangi Lisa. "Kasih Jisoo waktu" sarkas nya dan langsung menyusul Jennie, diikuti oleh Rose.

Mark berdecak kasar dan mengacak rambut frustasi.

Yuta menepuk bahu Mark. "Nyesel kan lo? Mangkanya jangan sia-sia in cewek bro. Penyesalan selalu ada di akhir." Akhirnya Yuta pergi meninggalkan Mark sendiri disana.

Di parkiran sekolah Jennie bisa mendengar suara isakan Jisoo. Gadis itu menoleh dan langsung memeluk sahabatnya itu.

"Gw bilang ap? Mark g baik buat lo" katanya sambil mengusap kepala Jisoo lembut.

"Gue emang bodoh Jen, kenapa gue bisa jatuh ke perangkap dia lagi?" Jawabnya di sela-sela isakan.

"Udah Jen, kita anter Jisoo pulang aja." Ujar Lisa dan di angguki oleh Rose.

"Gue gamau, gue mau nginep di rumah lo Jen." Rengek Jisoo.

"Kalian ikut?" Tanya Jennie pada Lisa dan Rose.

Because Of Love ✓ Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang