Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mau tas itu ga? 13.04 Read
Buat aku? 13.04
Aslinya buat Naeun, Tp dia ga suka modelnya Daripada dibuang, mending buat km aja 13.06 Read
Oh, yaudah 13.08
Mau? 13.08 Read
Yaudah buang aja 13.08
Anjjjj. Lu mau kagak? 13.09 Read
G 13.09
Y 13.10 Read
Sombong amat sih lu Dikasih barang gratis ga mau 13.21 Read
Boro-boro gw kasih Sok-sokan nolak 13.44 Read
Belagu lu! 13.59 Read
Dasar cewek aneh! Kasih barang branded malah nolak 14.03 Read
Bodo amat anjir! 14.14
Fak! 14.51
Dear my fiancee,
Kemarin aku cuma asal ngomong kok, bohong aja, enggak serius. Maksudnya biar kamu muak terus sadar sama perasaan nggak nyata milik kamu buat aku. Cuma itu aja tujuan aku, nggak lebih nggak kurang. Maaf yaa.
"Berapa pak?"
"280 dek."
Seulgi memberikan uang pas ke bapak penjual, sebagai gantinya dia menerima plastik putih bungkusan yang berisi tiga kilo durian kupas.
Kalo ini bukan karena Irene, kalo bukan Irene pengen banget sama buah ini, Seulgi nggak bakal mau-maunya berkeliaran di pasar festival durian. Boro-boro doyan, cium baunya aja udah bikin kewarasannya menghilang, apalagi sampe ditenteng kesana kesini. Pokoknya yaa durian adalah satu-satunya buah yang paling dihindari Seulgi.
Siapa yang kemarin bilang Seulgi jahat? Atau menganggap Seulgi memperlakukan Irene nggak manusiawi? Ya emang bener sih. Tapi itu semua dilakukan Seulgi kan ada alasannya juga, nggak karena iseng-iseng mengisi waktu luang.