forgotten agreement

2.1K 182 15
                                        

Baru pertama kali ini Off merasa ingin sakit terus terusan agar ia bisa melihat Gun tanpa ia harus bilang
Selama 2 hari kemarin membiarkan Gun merawatnya, bukanlah hal yang merepotkan. Gun selalu ada disisinya ketika ia butuh karena Off memang tibak bisa bergerak sepenuhnya. Hanya tidur miring dan duduk, itu pun harus disangga.Padahal ia tipikal orang yang tidak mau merepotkan orang lain, biasanya jika sakit ia tidak akan mau di bantu meskipun sulit nyatanya.

"udah hari ini kamu dirumah aja Gun." Kata Off sambil mengancingkan bajunya di closet room.

"Kenapa sih Phi... Aku udah dua hari ini dirumah ngurusin phi, sampe ngebatalin meeting pembangunan toko. Giliran sekarang Phi sembuh juga aku ga boleh berangkat? Kalo aku ga berangkat, toko aku kapan jadinya.."

"Ikhlas ga sih ngurusin nya? Make dibahas mulu."

"Eh bukan gitu Phi... aku udah ga sabar aja gitu mau cepet cepet jadi tokonya." Cemberut Gun

"Segitunya. Yaudah, yaudah aku temenin." Kata nya final keluar dari closet.

"Ihh phi off kesurupan apa? Mau nemenin aku? Aaa jangan bilang Phi Off tersentuh ya, udah mulai suka sama aku karena aku rawat kan?? Iya kan? Ngaku deh." Goda Gun yang sedang berdiri di samping sofa.

"Apaan si. Orang Mae yang nyuruh aku. Kemarin tuh katanya aku disuruh buat ajak kamu jalan jalan. Kamu stress kan 3 hari dikamar aja? Makanya aku ajak keluar. Tapi karena kamu ada meeting yaudah abis dari meeting kita langsung jalan gimana?"

Ternyata Mae nya yang ber inisiatif.

"Kalo engga nanti jemput Gun aja gimana? Gun bakal lama soalnya."

"Yaudah sekalian aku ke kantor dulu deh ada yang harus aku tanda tanganin dulu soalnya. sekarang aku anter kamu kesana nanti jam 2 sore aku jemput." Off tidak mau ketara kalau dia sebenarnya ingin sekali menemani Gun.

Padahal Phi Off bisa nolak suruhan dari Mae.. ini kok keliatannya kaya mau banget gitu. Aneh.

~~~

Sesampainya, di lokasi

"Beneran sendiri?"

"Aku sejak kapan sih minta ditemenin Phi? emang kenapa sih?" Gun heran sejak tadi di jalan, Off selalu bertanya tentang pemilik bangunan yang akan dijadikan toko kuenya, hingga Off dari tadi memaksa untuk ikut. tapi Gun tolak terus terusan.

"engga kenapa-kenapa. aku gatau kenapa pengen ikut aja gitu Gun."

"Ihh bilang aja ga bisa jauh-jauh. iya kan? padahal tadi katanya ke kantor juga. sekarang malah maksa mau nemenin." kata Gun menggodanya.

"Yaudah sana turun lah. aku kekantor deh."Tapi beneran Gun hari ini aku gatau kenapa ga mau ninggalin kamu sendiri.

"Yaudah Phi hati-hati ya." Kata Gun sambil mencuri ciuman di pipi Off lalu keluar.

sebelum menutup pintu mobil Off, Gun melihat Off yang bingung seperti ingin protes, "Eits. Phi, gaboleh marah oke? itu salah satu kebiasaan aku yang nantinya harus Phi terima. itu anggep aja aku lagi tanam modal ngebuat Phi Off jatuh cinta sama aku." Gun menutup pintu mobil. tak lama Off melajukan mobilnya kekantor.

Ketika tiba di kantor Off langsung naik ke ruangannya. bukannya menanda tangani berkas yang ada ia malah diam sambil memegang pipinya membayangkan kejadian tadi saat Gun menciumnya.

Kenapa aku ga nolak ya? kenapa juga ga protes? Kok malah sseneng? Ga mungkin kan, kalo aku...

"Ada apa kau Peng? kenapa kau memegang pipimu begitu?"

"nggg ngga, ga ada apa apa." Gugup Off lalu mulai menyadarkan dirinya dari lamunan dan berpura-pura membaca berkas berkasnya

"cih, kalo ga ada apa-apa ngapain dipegang kaya gitu?"

Married With YouCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang