"Off..." Off yang dipanggil oleh seorang wanita pun menoleh ke sumber suara.
"Hei... Mild? Kok bisa ada disini?" Off melepas genggamannya dengan Gun. Gun yang melihat mereka berdua berpelukan hanya bisa diam. bingung.
Off melepas pelukannya, "balik ke Thailand kok ga bilang bilang."
"Aku... Aku sedang memanjakan diri... Yaa aku sedang memanjakan diri."
Off melihat gelagat Mild aneh, berteman dari waktu mereka masih bayi itu ga mungkin Off tidak tau sifat Mild. tapi mungkin belum saatnya Mild bercerita yang sebenarnya.
"Ini?" Mild melirik ke arah Off.
"Ah iya, ini suami ku. Yang pernah ku ceritakan."
"Oh iyaiya... Hai, aku Mild. Sahabat Kecil Off." Senyumnya sambil mengulurkan tangannya di depan Gun.
"Aku Gun." Sambil menerima uluran tangan dari Mild dan tersenyum.
"Kalau tau suami kamu seimut ini, aku bakalan bunuh kamu kalo waktu itu kamu bilang mau ngebatalin pernikahan kamu."
Gun menatap Off seperti meminta penjelasan.
Off yang di tatap, "mmmmm udah lah udah berlalu. Lagian sekarang aku beneran sayang dan cinta sama Gun."
Gun yang mendengar nya hanya memutar ke dua bola matanya malas. Setelah nya Gun lebih memilih memainkan ponsel nya sambil menghabiskan sate tusuk yang dia beli, mengabaikan Off dan Mild yang sedang berbincang di sampingnya.
Gun tidak tau mereka berbicara tentang apa. Yang jelas Gun mulai bosan. Terlebih sekarang posisinya Off membelakangi Gun meskipun tempat duduk mereka sejajar.
"Papii apa masih lama? Kalau Papii masih lama aku pulang duluan nih." Gun menarik narik ujung baju Off.
"Iyaiya sayang, sebentar ya.. abis ini ayo kita pulang." Off yang tadi membelakangi Gun kini ia berputar untuk memegang tangan Gun sambil mengusap nya mengartikan bahwa ia meminta Gun bersabar sedikit.
"Off, lebih baik kau pulang. Ku lihat sepertinya Gun sudah mengantuk."
"Apa kau tidak apa apa sendirian?"
"Aku memang apa apa selalu sendiri. Jadi untuk apa bertanya seperti itu? Hahaha"
"Baiklah aku pulang duluan ya.. kau hati hati dijalan."
Gun memberi wai kepada Mild. Dia merasa canggung sekaligus kesal dengan Off. Giliran aku yang minta tadi katanya sebentar sebentar, giliran Mild yang nyuruh aja cepet banget. Laki laki dasar.
Selama di dalam mobil Gun hanya diam saja sambil mengarahkan wajahnya ke luar.
Sesampainya di tempat penginapan, Gun langsung turun dari mobil tanpa menunggu Off membuka pintunya. Melihat itu Off hanya memakluminya. Mungkin Gun sedari tadi memang lelah. Off lalu menyusul Gun kedalam.
"Loh Gun.. katanya capek. Kok malah nonton Tv disini?" Off menghampiri Gun yang ternyata tidak menonton acara TV tapi malah asyik dengan handphone nya.
Melihat gelagat aneh Gun, "hei.. scrollnya biasa aja sayang, gausah cepet gitu." Off mengambil handphone yang menjadi korban kekesalan Gun.
"Ih... Sini. Itu handphone aku ya."
"Hmmm? Punya kamu? Nih aku perjelas." Off mendekat ke arah Gun menarik nya agar Gun duduk dipangkuannya.
"Turunin Phi. Yaudah ambil aja hpnya. Aku mau ke kamar."
Off yang melihat Gun marah malah tersenyum. Ia tersenyum melihat tingkah laku Gun yang dimatanya bukan seperti Gun sedang marah. Bagaimana bisa marahmu terlihat sangat menggemaskan untukku.
KAMU SEDANG MEMBACA
Married With You
RomanceSebuah perjodohan didalam suatu hubungan yang lain. Tidak ada sinopsis, karena ketika kalian sampai ke dalam alur, kalian hanya akan dibawakan problem problem yang ditemukan di pasangan menikah lainnya. . About OffGun. Support me with your star...
