[COMPLETE] [BAKU/NON BAKU]
Jaehyun dan Tzuyu akan menikah, namun Taeyong datang, menghancurkan semuanya.
- JUNG JAEHYUN X LEE TAEYONG
- BOY X BOY
- NO PLAGIARISM !
- JANGAN SALPAK, KNOW YOUR LIMIT.
- HARSH WORDS & DIRTY JOKES.
- INI SEMUA HANYA FI...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ingatkan Taeyong untuk merutuki Jaehyun habis ini, Jaehyun benar benar membuat Taeyong frustasi, ia daritadi hanya bisa menggenggam tangan Jaehyun di bawah meja dengan wajah memerah dan berusaha fokus ke presentasi klien Jaehyun.
Sungguh, sekarang selangkangannya sudah sangat basah dan ia dengan susah payah menahan desahannya.
" Jadi, sebagian saham dari— Kim Jongin, sebelum ia melanjutkan penjelasannya, ia menyerngit saat melihat kearah sekretaris partner kerjanya, pria manis yang ia lihat terlihat sedang menahan sesuatu.
" Lee Taeyong? " Jaehyun menyerngitkan dahinya saat melihat kliennya yang memanggil sang pujaan hati, " A-ahh i-iya? " Sial, Taeyong kelepasan mendesah.
Jongin meremas jasnya, suara desahan Taeyong sangat indah dan berhasil membuat jrnya bangun. " Kamu kenapa? Daritadi saya liat kamu seperti sedang menahan sesuatu. " Taeyong menggigit bibir bawahnya, sekarang semua klien Jaehyun sudah menatap kearahnya.
Jaehyun dengan sengaja menambahkan tempo gerak vibratornya menjadi lebih cepat, Taeyong menoleh kearah Jaehyun, matanya sudah berkaca-kaca. " Shh nghh "
Jongin dan klien Jaehyun yang lainnya melotot saat mendengar desahan indah dari mulut Taeyong. Jaehyun menatap tajam semua rekan kerjanya, " Sepertinya Taeyong sedang lelah, saya akan membawanya istirahat sebentar. "
Taeyong mendongak menatap Jaehyun dengan puppy eyesnya, ah lihatlah, kittennya mengode untuk digendong. Jaehyun yang mengerti langsung mengangkat tubuh Taeyong dan menggendongnya ala koala. " Sepertinya kakinya tadi terkilir, jadi saya harus gendong dia, lanjutkan saja meetingnya, nanti saya menyusul. "
Jaehyun berjalan ke luar ruangan, sedangkan kepala Taeyong menyelusup ke leher Jaehyun, " Nghh ahh, v-vibranya Jaehh.. "
Jaehyun bergedik saat merasakan Taeyong yang mendesah di lehernya, ia sadar, celana Taeyong sudah sangat basah, untuknya Taeyong memakai celana berwarna gelap.
Mereka melewati karyawan-karyawan kantor yang sudah melongo, Taeyong bisa melihat Ten yang menatapnya kaget. Taeyong menjulurkan lidahnya. " Wle ! " , memamerkan dirinya yang sedang digendong oleh bos yang disanjung oleh semua karyawan.
" Lihatlah, Taeyong adalah pelakor ternyata, aku benar benar tidak menyangka. "
" Ckck Taeyong, murahan sekali, cih. "
" Mending sama nona Tzuyu. "
" Enggak ah, Taeyong sama Jaehyun lucu. "
" Betul tuh, nona Tzuyu mah maksa "
" Taeyong kurang belaian ya? Miris! "
Jaehyun menghela nafas sebentar sebelum berbalik menatap semua karyawan yang langsung memfokuskan diri ke pekerjaannya.
" Bisakah kalian berhenti menghina Taeyong? Jika kalian tidak tau apa apa, mending tidak usah ikut campur, dan juga saya ga butuh karyawan yang kerjaannya cuman menyibir, namun pekerjaan tidak selesai selesai. " Jaehyun menatap tajam semua karyawan yang menunduk disana.