Puter lagu sabi kali yea~
Pelan-pelan bacannya yak
"Dia sepupuku, bodoh"
Petra mematung, tak bergeming sama sekali
Levi mengangkat sebelah alisnya, kenapa si bodoh Petra sempat-sempatnya berpikir kalau Mikasa adalah kekasihnya.
"Ikut aku" Perintah Levi
Kali ini Petra tidak menyangkalnya, ia patuh seperti anjing pada majikannya.
Kemudian mereka berhenti tepat di depan kelas Mikasa, Levi memanggil Mikasa segera setelahnya.
"Nani? Oh Konichiwa" Ucap Mikasa
Kemudian Petra membungkuk, "Um, Konichiwa"
Lalu Levi berdiri tepat di samping Mikasa, "Kami adalah sepupu, Mikasa Ackerman. Dan aku Levi Ackerman"
Petra terdiam dengan wajah bodohnya, ternyata julukan sloth memang pantas untuknya, si otak lamban.
"Ada masalah apa?" Tanya Mikasa
"Dia mengira kalau kita berkencan" Jelas Levi
"Ha? Ahahahahaha... Omoshiroi" Mikasa tertawa terbahak-bahak setelahnya
Petra merasa malu, pipinya mulai memerah, ia menyembunyikannya dibalik punggung tangannya, hingga akhirnya Petra pamit setelah mengetahuinya.
"B-baiklah maafkan aku, aku tidak tahu. Sekali lagi maaf, sampai jumpa" Kemudian Petra membungkuk setelahnya dan berlari dari hadapan Levi dan Mikasa
"Ah dia kabur" Ucap Mikasa
Petra berlari secepat yang ia bisa, ia harap Levi tidak akan berhasil menemukannya setelah ini, tapi sayangnya Levi berhasil mengejar Petra, Levi berhasil menarik tangan Petra lagi.
"Konyol sekali, setelah tahu kebenarannya dan kau malah kabur" Ucap Levi
Petra masih dengan wajah kesal dan malunya, "Puas kau? Aku malu tahu!"
Pipi Petra kian memerah, kemudian ia menundukkan kepalanya,"Lagi pula menurutku kalian cocok, huft..."
"Tidak mungkin"
"Levi bodoh, aku benci padamu" Ucap Petra lagi
Petra rasa sekarang ia sudah tenang, jauh lebih tenang dari sebelumnya. Syukurlah Levi masih melajang, eh? Kenapa ia senang begini? Tidak! Maksudnya ia senang karena tidak jadi di cap sebagai pelakor
Petra mengangkat kepalanya dan menatap Levi, menatap dalam-dalam mata lelaki yang ada di hadapannya.
Kemudian Petra menarik nafas panjang, "Hmpphh... Huuuu.... Baiklah, aku minta maaf"
"Untuk apa?"
"Saat itu, saat aku menendang lututmu dan mengacungkan jari tengahku"
"Don't mind"
Petra benar-benar merasa bersalah, kesempatan untuknya meminta maaf selalu terhalang oleh gadis bersyal merah yang mulanya ia kira adalah kekasih Levi, tidak ia sangka saat-saat seperti ini akan tiba.
KAMU SEDANG MEMBACA
It's My First Love [END]
FanfictionLevi Ackerman, jangan tanyakan hal-hal bodoh padanya. Jangan juga membebankan sesuatu padanya, ia manusia yang mudah kerepotan. Ia sering di cap karena sikap absolut dan otoriternya. Hingga akhirnya datanglah seseorang, memecahkan dinding es dianta...
![It's My First Love [END]](https://img.wattpad.com/cover/264019814-64-k993111.jpg)