Beberapa waktu lalu, Levi juga tengah berikeras mengerjakan tumpukan tugas dan ujian-ujian mandiri lainnya, selain merepotkan ternyata ia juga baru menyadari bahwa sebentar lagi murid-murid tingkat 3 harus mempersiapkan diri untuk pelatihan tingkat akhir.Atau lebih jelasnya adalah ujian akhir tengah semester dan ujian akhir semester, setelah itu mereka akan kembali di sibukkan dengan persiapan ujian kelulusan
"Terkadang aku merasa sekolah adalah sebuah penjara" Ucap Hanji
"Psikis dan mentalku melemah" Keluh Moblit sembari meremas-remas rambutnya
"Cepat kerjakan saja, agar semuanya cepat selesai!" Perintah Levi, kalian semua tahu kan jika perintah lelaki ini adalah mutlak
Erwin meneguk ludahnya, "Haik, Heichou"
Seperti biasa, "kelompok belajar bakekok" Yang tiba-tiba saja terbentuk dengan sendirinya ketika gunungan tugas melanda mereka, sebuah nikmat bagi mereka para murid malas karena mereka hanya tinggal menyalin pekerjaan temannya
"Ngomong-ngomong... Apa yang akan kalian lakukan, setelah kelulusan?" Tanya Hanji setelah selesai berkutat dengan buku catatannya
"Aku.. Sepertinya akan melanjutkannya" Jawab Erwin
Nanaba tampak terkesan, "Oh? Universitas"
Erwin mengangguk, ia memang sejak awal sudah mendedikasikan pada dirinya sendiri untuk menuntut ilmu minimal S1
"Sepertinya aku juga sama" Jawab Moblit
"Baguslah kalau begitu, Nanaba kau bagaimana?" Tanya Hanji lagi
"Hm... Aku juga akan melanjutkannya, hanya saja... Bukan disini" Jelas Nanaba sembari memainkan tutup pulpennya
"Oh diluar kota? Kalau begitu kau akan berpisah dengan Mike?"
"Ah tidak, kami memilih Univ yang sama"
"Sugoi! Kalian tidak ingin terpisahkan rupanya!" Moblit tampak antusias mendengar kisah percintaan Nanaba dan Mike yang baru saja berlayar
Kemudian Hanji melirik Levi sedang terduduk bengong menatap buku diatas mejanya, "Kalau kau? Bagaimana, Levi?"
Levi tidak mengalihkan pandangannya, ia menjawab tanpa melirik Hanji sedikitpun, "Aku... Akan mengambil alih perusahaan yang Kenny pegang" Jawabnya
"UWO! PENGUSAHA MUDA! BAGUS BAGUS! KAU AKAN MENJADI SUGAR DADDY, LEVI!" Kini Erwin tampak lebih bersemangat dari pada Moblit, tak diduga-duga Levi akan mengambil alih perusahaan milik pamannya
"Kalau begitu, Petra akan terlihat seperti bayi kecilnya Levi"
"Itu benar! Petra akan terlihat seperti gadis polos saat Levi mengenakan jas hitam di sampingnya, juga saat kau menggendongnya ala ala bridal style.. Uuu itu akan sangat romantis~"
'Kalian hanya tidak tahu betapa buasnya dia' batin Levi
"Baiklah, yang terpenting saat ini kita harus fokus pada semua tugas-tugas dan ujian, kau juga Erwin! Jangan terlalu ikut campur dengan urusan OSIS! Serahkan saja semuanya pada Eren" Jelas Hanji panjang lebar
Erwin memang sering dipergoki sedang mengurus beberapa program osis oleh Hanji dan Moblit saat jam istirahat, seharusnya tahta kuasa sudah dijatuhkan pada murid murid kelas 2 namun sepertinya Erwin tidak dapat melepasnya begitu saja
Di penjuru kelas lain, Petra juga tengah sibuk mengomeli Oluo karena tidak mengikuti ulangan dan tidak mengerjakan tugas minggu lalu, ternyata ia membolos, dan juga Mike masih bertahan dengan posisi di chapter lalu, dimana ia mengipasi Petra layaknya seorang ratu
KAMU SEDANG MEMBACA
It's My First Love [END]
FanfictionLevi Ackerman, jangan tanyakan hal-hal bodoh padanya. Jangan juga membebankan sesuatu padanya, ia manusia yang mudah kerepotan. Ia sering di cap karena sikap absolut dan otoriternya. Hingga akhirnya datanglah seseorang, memecahkan dinding es dianta...
![It's My First Love [END]](https://img.wattpad.com/cover/264019814-64-k993111.jpg)