Halo...
Beberapa hari yang lalu, ada yang ulang tahun hehe
Ke-28 berarti
Kamu udah tua, Geez
Haaahhh, kesebut lagi deh namanya
Gapapa, wajar kalo aku ngucapinnya disini
Haaahhh, ini Februari pertama aku nggak bisa ngucapin happy birthday langsung ke kamu
Yaa... nggak bisa aja, nggak boleh
Beberapa hal yang benar bisa seketika jadi salah
Namanya juga keadaan
Nggak bisa kita kendalikan
Selamat ulang tahun, tokoh kesayanganku
Semua yang baik kusemogakan
Sekarang cuma ingin kamu sehat selalu
Karena kalau soal bahagia, sudah ada orang lain yang menjaminnya
Happy birthday!!
Aku nggak mau terlalu sedih
Ya walau semenjak kamu pergi, aku selalu mengizinkan perasaanku untuk merasakan apapun yang dia mau
Tapi enggak, aku sedang tidak ingin sedih sekarang
Haaahhh...
Beberapa orang sering banget nanya ke aku
Dan mungkin pertanyaan ini udah umum
Gini pertanyaannya
"Kamu lebih milih mencintai atau dicintai?"
Kalau kita jawab salah satunya pasti orang akan bilang,
"Ah, omong kosong. Manusia nggak bisa milih salah satu dari kedua hal itu"
Namanya cinta, harus ada yang mencintai dan dicintai
Nggak mungkin ada manusia di belahan dunia manapun yang bisa bener-bener nerima salah satu diantara itu
Antara senang karena dicintai atau cukup dengan mencintai
Ya aku nggak bisa bilang itu salah sih
Karena emang benar
Yang namanya manusia pasti pengennya mencintai dan dicintai
Entah apa yang lebih sempurna dari itu
Tapi... itu jawaban kalau ego kita yang ngomong hehe
Sekarang ya, ketika kamu udah sama orang lain gitu
Kalau dulu yang ada di bayanganku adalah mencintai itu tentang memiliki, sekarang enggak
Kalian pernah nggak sih, punya doa yang paling sederhana untuk melihat orang yang kita sayang bahagia?
Dari sekian banyak proses di hidupnya, perjuangan jatuh bangunnya
Dari seluruh perspektif dan sudut pandang yang selama ini kita lihat
Dan nggak cuman dari kacamata kita doang
Nggak cuman dari perasaan kita doang
Kita tahu bahwa dia berhak bahagia
Atas apapun yang ada di dunia ini
Walau nggak bisa dipungkiri juga bahwa pasti terlintas di benak kita bahwa,
"Haaahhh, coba lo bahagianya sama gue"
"Coba lo milihnya hidup sama gue"
"Coba ketika lo bahagia, gue juga bisa ikut bahagia"
KAMU SEDANG MEMBACA
Podcast Rintik Sedu (Season 2) [Completed]
Non-FictionSetelah setahun, kisahnya masih berlanjut. Podcast Rintik Sedu di tahun kedua akan dituliskan disini. Selamat membaca sambil mendengarkan! Ingat ya only on Spotify Rintik Sedu! p.s. ini cuma akun teri, bukan akun paus
![Podcast Rintik Sedu (Season 2) [Completed]](https://img.wattpad.com/cover/234951722-64-k775945.jpg)