Mau Kamu

895 19 1
                                        

Aku tadi malam mimpi

Naik mobil warna hitam

Lalu turun di lobi

Ada seorang satpam yang menyuruhku masuk saja ke dalam

Cek suhu, cuci tangan, periksa barang bawaan

Mimpi yang terasa begitu... nyata

Lalu kemudian aku ke resepsionis

"Tolong kartu pengenalnya, mbak"

Hm, ternyata aku pernah datang ke tempat ini sebelumnya

Apa sama kamu ya?

Nggak tau, aku lupa

Kalau kamu nggak lupa, nanti bisa kasih tahu aku

Lalu aku dikasih tau untuk naik ke lantai 21

Ada pertunjukan gratis katanya

Ya, karena yang ku tau itu mimpi

Jadi siapa yang enggak mau kesenangan yang bisa didapetin cuma-cuma?

Yaudah aku naik ke lantai 21

Sesampainya disana, aku disapa lagi sama seorang satpam yang berbeda

Kali ini disuruh isi data diri

Nama, alamat, nomor telepon

Kamu tau nggak kalo alamat sama nomor teleponku tuh udah ganti?

Jadi jangan ke rumah yang lama

Atau menghubungiku pakai nomor yang ujungnya 369

Udah ganti, banyak yang salah sambung

Kirain kamu, taunya penipu

Akhirnya cari nomor baru tapi providernya masih sama

Nyaman walau mahal

Ya emang selalu ada harga ya?

Oh ya terus setelah semua datanya aku isi, aku masuk ke dalam teater

Dingin, gelap, ada layar warna putih yang terang sekali di depan

Nggak ada siapa-siapa

Kecuali petugas yang sepertinya udah siap memutar film

Film? Iya, film

Tadinya aku kira pertunjukan apa

Ternyata kayak nonton di bioskop aja

Bedanya aku sendirian, bener-bener nggak ada orang

Udah ya? Filmnya dimulai, jangan ngomong terus

Hmmm, ada seorang perempuan

Dia pakai seragam sekolah, pulang naik angkutan umum

Murah, walau sumpek dan suka ada copet

Terus muncul laki-laki

Naik vespa butut warna putih

Yang bunyi knalpot nya... hehehe

Udah deh, cari aja sana sendiri di internet

Terus mereka kenalan

Pakai lagu Oasis sama The Cranberries

Klise, bisa aja

Perempuan itu terus dikasih iPod

Warna hitam, sama airpod nya juga

Perempuan itu senang, lelaki itu senyum

Dua-duanya sama-sama senang

Tiba-tiba, ada musik sedih

Si laki-laki harus pergi dulu

Tapi perginya jauh, menuntut ilmu

Ya mau gimana?

Akhirnya mereka pisah dulu

Ngurusin mimpi masing-masing

Terus laki-laki itu bilang, "kita pasti akan ketemu lagi"

Haduuuh, rasanya kayak lagi nontonin kisah cinta sendiri deh

Ah nggak lah, mungkin mirip aja kali ya?

Terus ya... gitu

Jarak emang nggak pernah enak sih

Awalnya doang semangat, lama-lama capek

Ini tuh kayak lagi nyari alamat tapi nggak ketemu-ketemu

Terus akhirnya muncul deh kata-kata kayak...

"Ah udahlah nggak jadi deh"

Mereka juga gitu, mereka nggak jadi

Selesai di tengah jalan dan bukan pada tujuan

Ya tipikal hubungan jarak jauh

Kangen aja bisa jadi masalah besar

Terus... film terus jalan

Dua-duanya sama-sama ketemu orang baru lagi

Ya lumayan lah buat ngisi jam istirahat kalau lagi kabur

Kabur bentar dari kantor atau dari kamar sendiri

Biar apa ya?

Biar lebih ngerasa normal aja kali ya?

Ya karena kan walau dirasa paling cocok, kalau hadir nya nggak ada, ya sama bayangan juga kita cocok, tapi enggak bisa berbuat apa-apa

Dan soal cinta, soal pasangan, kayaknya kita butuh dari sekedar bayang-bayang ya?

Ya kan? Iyalah

Tapi ternyata cinta malah ngajak mereka bercanda

Perpisahan tadi, perpisahan yang ada di tengah jalan, ternyata cuma sebuah persimpangan yang ujung-ujungnya mempertemukan mereka kembali

Perasaan, topik obrolan, lagu yang didengar, sama, masih nggak berubah

Kayak... apa ya?

Kayak jam dinding, jam dinding yang umurnya selalu bertambah tapi nggak pernah pindah tempat

Nah, mereka tuh kayak gitu tuh

Duuuuhhh, asli sama banget ya?

Sama banget kayak kisah cinta aku

Ngaco nih sutradaranya

Tanggung, aku terus nonton filmnya sampai selesai

Sampai ketika endingnya di bandara

Ketika bandara jadi rumah paling nyata yang bisa mereka singgahi

Udah rumahnya cuma bandara, cuma bisa disinggahi pula

Iya... jarak susah lah

Terus si perempuan itu pulang ke rumah

Tidur, bangun, pas bangun dia naik mobil warna hitam, turun ada satpam

Waaahhh, kan bener, itu aku, itu cerita kita

Mimpinya ternyata tentang ke museum

Alias jalan-jalan ke masa lalu

Atau anak zaman sekarang bilangnya flashback

Kangen sih, kangen banget

Mau kamu, mau kamu sekali lagi

Mau ada kita lagi tapi nggak masuk akal

Udah bukan waktunya punya hubungan yang iseng dan nggak jelas

Sayang waktunya ya?

Emang baiknya flashback itu cuma abadi di film aja

Di hari ini, esok, dan seterusnya, nggak usah dibawa-bawa lagi

Kamu itu berumah di kenanganku

Di sana kamu berada selalu

Jangan ya? Jangan lagi lebih dari itu



Cr : Rintik Sedu

11/12/2020

Podcast Rintik Sedu (Season 2) [Completed]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang