021

2.7K 305 17
                                    

Yeah, sudah seminggu sejak kelulusan asahi. Dan sekarang asahi sedang berada di dalam pesawat menuju china, yey menyenangkan karena suaminya memiliki waktu untuk dirinya pergi jalan-jalan. Ngomong-ngomong ini pesawat pribadi, jadi hanya ada mereka berdua, beberapa pramugari, dan pilot saja di dalam pesawat.

"Sangat senang hm?" Tanya jihoon.

Asahi yang semula menghadap ke luar jendela pesawat, mengangguk heboh.
"Tentu hyung, pasti sangat menyenangkan di china"

"Tentu saja, lain kali kita ke negara lain oke" jihoon berucap sembari mengelus rambut asahi.

"Benarkah??!" Tanya asahi excited.

"Tentu, apapun untukmu" jawab jihoon tersenyum tulus.

"Tapi apa kau punya waktu? Setelah aku lulus, kau lebih sering di kantor, dan pulang selalu malam" ujar asahi, sembari menunduk sedih.

"Maafkan aku, peralihan perusahaan sebentar lagi...dan kau tau pekerjaan semakin banyak, juga aku harus semakin pandai mengurus perusahaan, agar appa tak menyesal menyerahkan perusahaannya padaku" ujar jihoon panjang lebar.

"Aku paham hyung, maaf jika aku terlalu menuntut darimu" ucap asahi sambil tersenyum, namun matanya mengeluarkan setitik cairan bening.

"Hey, jangan menangis...aku menyayangimu, jadi jika kau ingin sesuatu katakan saja hm..." Jihoon menghapus air mata asahi, dan mengecup dahi sang istri lembut.

"Aku mencintaimu" ucap jihoon tulus.

"Terima kasih hyung, aku menyayangimu"

"Sudah berhenti menangis, perjalanan dari korea ke chins perlu waktu empat jam lebih..jadi kau tidur saja ya...nanti aku akan membangunkanmu" ucap jihoon sembari mencubit pelan ujung hidung asahi.

"Tapi aku tak ingin tidur~ aku lapar hehe" ucap asahi, aaaa jihoon ingin meremas pipi asahi ululu gemas nya. Kemana asahi yang sedih tadi? Sudah berubah menjadi asahi yang menggemaskan.

"Ayo minta kepada pramugari disana" ucap jihoon sembari menunjuk pramugari yang setia berdiri di dekat pintu ke arah dapur pesawat.

"Bisakah kau memintakannya untukku hyung?" Tanya asahi.

"Kau kan sudah besar, ayo minta sendiri" tolak jihoon.

"Hyung~ tolong...eung~...aku lapar  eung~" aegyo asahi. Jihoon kalah akan keimutan asahi, ia pun berdiri dan berjalan ke arah pramugari..sebelumnya sempat mencuri satu kecupan di bibir asahi.

Setelahnya, jihoon kembali ke tempat duduknya...dan duduk di samping asahi.

"Ayo aegyo lagi" pinta jihoon.

"Tidak mau, stok aegyo ku habis hyung" ucap asahi.

"Bohong" ucap jihoon.

"Sungguh~" asahi menaruh dua tangannya membentuk tanda peace di kedua sisi kepalanya.

"Itu masih ada" ucap jihoon.

"Itu hanya refleks" balas asahi.

"Hahaha bisa saja"


...

Setelah empat jam lebih perjalanan, mereka sampai di china. Wah negara yang indah, dan padat.

"Hyung, sangat ramai..." Ucap asahi.

"Iya, ayo kita kesana...sebentar lagi kenalan hyung akan menjemput" ucap jihoon.

Asahi menurut dan berjalan di samping jihoon, dengan mengalungkan tangannya di lengan suaminya. Sesekali melihat ke kanan dan ke kiri, woahh ini pertama kalinya asahi pergi ke china.

"Kita menunggu di sini hyung?" Tanya asahi. Jihoon mengangguk dan duduk di samping asahi. Mereka sedang berada di depan toko, cuaca lumayan pas, tidak panas dan tidak mendung...jadi biasa-biasa saja.

"Kau tunggu dulu disini, hyung akan beli minum" ucap jihoon.

"Apa kau bisa bahasa china?" Tanya asahi penasaran.

"Jika aku tak bisa bahasanya, kau tak akan disini" ucap jihoon.

"Ahh baiklah, jangan lama hyung...nanti aku rindu" canda asahi, jihoon hanya tersenyum...kemudian pergi masuk ke dalam sebuah toko.

Asahi memukul-mukul pelan meja, sembari bersenandung kecil...sesekali melirik ke sekitarnya..wahh indah sekali jalanan china, banyak gedung-gedung tinggi yang menampilkan gambar 3D. Bahkan salah satu gedung tinggi, tengah menampilkan iklan 3D artis korea...sangat indah.

Beberapa menit kemudian, jihoon datang dan menaruh minuman kaleng di atas meja depan asahi.
"Minum" ucapnya. Asahi menurut dan meminum minuman yg sudah di bukakan oleh jihoon sebelumnya.

"Yoo!!" Jihoon dan asahi refleks menengok saat mendengar suara dari arah samping mereka. Asahi melihat ke arah jihoon dengan ekspresi bertanya.

"Dia temanku" ucap jihoon, asahi mengangguk paham...ia pun berdiri berniat menyambut teman suaminya.

"Wow, ini istrimu? Sangat cantik" puji orang itu, tanpa memberikan asahi waktu memperkenalkan diri. Tapi asahi sedikit bingung, orang itu berbicara bahasa korea...dan sangat fasih.

"Renjun diam...istriku pemalu" ucap jihoon, ooo jadi namanya renjun, terdengar keren.

"Baiklah, jadi perkenalkan namaku huang renjun" ucap orang itu, asahi pun turut memperkenalkan dirinya sendiri dan tentu saja dengan marga park nya.

"Ayo kita pergi" ajak renjun. Jihoon mengangguk dan mengambil koper miliknya juga milik asahi yg menjadi satu.

Asahi yang tak mengerti bertanya pada suaminya,
"Pergi kemana hyung?" Tanyanya.

"Ke villa miliknya, kita menginap disana" jawab jihoon.

Asahi pun mengangguk, dan berjalan beriringan dengan jihoon.

Tbc

𝐎𝐧𝐥𝐲 𝐘𝐨𝐮 || 𝐉𝐢𝐬𝐚𝐡𝐢[✓]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang