Satu minggu kemudian~
Hari ini, hari kelulusan uke kita tercinta. Asahi sedang berkumpul bersama temannya untuk mengambil laporan kelulusan mereka.
Setelah berpidato panjang lebar, kepala sekolah kemudian menyuruh masing-masing wali kelas untuk membagikan laporan kelulusan masing-masing anak muridnya.
Sesudahnya, semua siswa pun berhamburan untuk berfoto bersama teman-teman atau keluarganya. Asahi salah satunya, sambil menunggu jihoon yang mengatakan akan datang sebentar lagi ia berfoto bersama haruto, doyoung, dan teman-teman lainnya.
"Sahi-ya! Cepat kemari! Lihat itu siapa yang datang!" Haruto memanggil asahi yang sedang berfoto bersama jaenil, minha, dan samuel. Samuel ini idol jadi banyak yang meminta foto padanya, sebenarnya asahi tak meminta hanya saja si tengil jaenil menariknya untuk ikut.
Asahi menghampiri haruto, dan melihat ke arah pandang temannya itu. Itu suaminya! Dengan setelan jas juga buket bunga besar di tangannya. Dan Yoonbin juga mengikuti dari belakang.
"Jihoonie hyung!" Panggil asahi, jihoon yang semula sebenarnya celingukan mencari istrinya itu mendengar panggilan asahi samar, karena keramaian.
Di depan sana, dapat ia lihat asahi melambai-lambai ke arahnya. Jihoon pun menghampiri asahi dan diikuti yoonbin.
"Maaf hyung telat" ucap jihoon setelah berada di depan asahi.
"Tak apa hyung, yang penting kau datang" kata asahi senang.
"Oh ya ini untukmu, selamat yaa akhirnya kau lulus" ucap jihoon menyerahkan buket bunga itu dan mengelus surai hitam asahi sayang. Asahi mengambil buket itu kemudian mengucapkan terima kasih.
"Hai yoonbinie hyung!" Sapa asahi, setelah sadar ternyata sekretaris suaminya ini ternyata ikut.
"Hai asahi-ya! Selamat ya atas kelulusanmu" ucap yoonbin, sebenarnya yoonbin berniat membelikan asahi buket bunga juga namun di larang oleh jihoon dengan alasan asahi sudah ia belikan jadi tak perlu lagi, membuang-buang uang. Yoonbin menurut, ia paham atasannya sebenarnya cemburu.
"Terima kasih hyung.." ucap asahi tulus.
Haruto yang dari tadi hanya terdiam melihat adegan romantis di depannya ini berinisiatif untuk mengajak mereka berfoto bersama.
Menyerahkan kamera kepada yoonbin yang semula ia pinjam kepada lisa saem.
Jihoon merangkul pundak asahi, kemudian doyoung berdiri di samping asahi dan haruto berdiri di samping doyoung.
Setelah mengatur gaya, yoonbin pun memfoto mereka hingga beberapa kali take dan berganti gaya, acara berfoto bersama calon pemilik park corp akhirnya selesai.
Beberapa waktu kemudian, setelah pidato kecil-kecilan dari kepala sekolah dan beberapa murid perwakilan. Acara pun selesai dan seluruh keluarga siswa dan juga siswa keluar dari lingkungan sekolah, begitu juga asahi dan jihoon. Mereka akan pergi ke rumah keluarga park, untuk merayakan kelulusan asahi bersama dengan keluarga hamada dan keluarga park.
Yoonbin yang notabene menjadi sekretaris jihoon pun seketika menjadi supir atasannya itu. #kasianyoonbin.
.
.
.Setelah beberapa menit perjalanan, akhirnya mereka sampai di kediaman keluarga park. Ketiganya pun keluar dari mobil, dan berjalan bersama memasuki rumah.
Saat pintu dibuka, beberapa maid a.k.a pembantu menyambut kedatangan mereka dan mengantar ke dalam ke arah ruang keluarga yang terdengar suara-suara ramai.
"Anyeong!" Sapa jihoon. Seluruh atensi dua keluarga dan juga pemuda manis itu pun beralih ke arah suara.
Yoonbin diam mematung ketika melihat pemuda manis itu tengah berdiri dengan senyum manis juga kaca mata bertengger di hidungnya.
"Yeongue" gumam yoonbin.
Yeongue pun tersenyum dan menghampiri yoonbin.
"Anyeong hyung" ucapnya.Yoonbin masih diam, tak percaya akan apa yang di lihatnya. Kini di depannya ada yeongue kekasih hatinya, yang pergi meninggalkan dirinya karena orang tua yeongue yang membawa anaknya pergi keluar negri.
"Hei yoonbin-sii! Tak menyapa tulang rusukmu?" Ucapan jihoon menyadarkan lamunan yoonbin, dengan gerakan cepat yoonbin langsung memeluk yeongue erat membuat ny.hamada terharu.
"Huhuhu, akhirnya kau kembali...aku mencarimu kemana-mana" ucap yoonbin masih memeluk yeongue.
"Kasian sekali, padahal aku ada di cina...kau saja yang bodoh karena tak menemukanku!" Ucap yeongue, jangan salah walau wajah yeongue manis, namun ucapannya sedikit pedas.
"Kau harus ikut aku pulang, eomma pasti senang menantunya akhirnya pulang" ucap yoonbin melepas pelukannya dan langsung menarik yeongue pergi tanpa menghiraukan dua keluarga itu.
"Maafkan yoonbinie hyung! Aku akan memukul kepalanya, dan menyuruhnya meminta maaf!!!" Teriak yeongue.
Kedua keluarga itu pun geleng-geleng akan kelakuan kedua pasangan itu. Jihoon pun tak mempermasalahkan ia tau, yoonbin pasti sangat merindukan kekasihnya itu sudah tiga tahun tak bertemu. Jihoon saja yang sehari tak bertemu asahi, menjadi sangat tak tenang. *heh bilang ae bucin!.
Tbc

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐎𝐧𝐥𝐲 𝐘𝐨𝐮 || 𝐉𝐢𝐬𝐚𝐡𝐢[✓]
RandomWarn! This ⚠B×B⚠ [End] ~Kisah rumah tangga asahi dengan jihoon~ •Jihoon×Asahi •M-preg •M/m Start: 24/01/21 End: 01/06/21