D-day!Hari ini asahi Ada Ujian kelulusan, ia gugup sedari tadi mondar-mandir di kamarnya dengan buku mata pelajaran di tangannya.
"Apakah kau tidak lelah, sedari tadi berjalan kesana-kemari hm?" Tanya Jihoon yang sedang mengancingkan kemejanya.
"Aku gugup hyung, ujian hari ini mata pelajarannya salah satunya Fisika,mata pelajaran yang menyebalkan....dan itu membuat otakku rasanya ingin pecah!" Ucap asahi. Ia masih senantiasa menghafal setiap rumus yang membingungkan itu.
"Relaks oke, aku yakin kau bisa" ucap jihoon, ia mendekat dan menarik buku asahi.
"Hyung~ aku belum selesai.." kesal asahi.
"Pakaikan aku dasi, kau melupakan suamimu akhir-akhir ini....." Ucap jihoon, ia memeluk asahi membawa pinggang si manis agar bergerak ke kanan ke kiri, seperti sedang berdansa.
"Maaf hyung.., aku benar-benar fokus belajar untuk ujian ini" ucap asahi menatap mata sang suami.
"Bukankah jika aku lulus dengan mudah, eommamu cepat bisa memiliki cucu" lanjutnya kali ini menunduk.
"Menggemaskan!" Jihoon memeluk asahi posesif, membuat asahi agak sesak di buatnya.
"Jihoonie hyung!! Sesak!" Ucap asahi.
"Haha maaf.." jihoon melepas pelukannya, dan merapikan rambut asahi.
"Semangat ya..aku mencintaimu" ucap jihoon sembari mengecup dahi sang istri.
"Aku juga hyung" ucap asahi.
"Juga apa?" Tanya jihoon.
"Juga mencintai diriku" jawab asahi lantas tertawa kecil.
"Hhhh, kau ini...ayo turun ahjuma sepertinya sudah memasak makanan enak" ajak jihoon.
"Setelah memakai dasimu" ucap asahi, ia mengambil dasi di atas kasur dan mulai memakaikannya di kerah kemeja jihoon.
Setelahnya Asahi membereskan seluruh buku-bukunya dan menaruhnya di meja lantas mengambil alat tulis dan turun. Di sekolah asahi saat ujian siswa di larang membawa buku mata pelajaran apapun atau buku tulis.
.
.
.Asahi menjatuhkan badannya di sofa ruangan jihoon, setelah ujiannya selesai asahi langsung menelpon suaminya minta di jemput. Jihoon mengajak asahi ke perusahaan karena asahi tak mau ditinggal sendirian di apartement.
"Bagaimana ujiannya?" Tanya Jihoon, ia membawa kepala asahi ke pahanya, dan mengelus rambut istrinya.
"Sangat sulit, tapi berkat belajarku sampai mengabaikanmu...aku lumayan bisa menjawabnya" ujar asahi.
"Hmm, aku tau...kau memang hebat" kata jihoon.
"Huum, untuk ujian besok mata pelajarannya lumayan sulit...nanti malam aku harus belajar giat" gumam asahi.
"Baiklah, kau bisa belajar sambil menemaniku mengecek berkas"
Asahi mengangguk paham, jihoon merasa gemas dan menunduk mencium hidung asahi.
"Sangat cantik" ucap jihoon.
"Aku tau" kata asahi.
"Berapa lama kau akan ujian?" Tanya jihoon.
"Umm, itu hanya 3 Hari...dua hari lagi selesai" ucap asahi.
"Ohh, sangat cepat...aku tak sabar"
"Tak sabar apa hyung?" Tanya asahi bingung.
"Uuhmmm, tak sabar untuk mengambil foto bersama saat kelulusanmu" ujar jihoon.
Asahi hanya mengangguk paham.
"Hyung...." Panggil asahi.
Jihoon hanya berdehem menanggapi asahi.
"Aku mengantuk" asahi membuka menutup kelopak matanya, usapan jihoon benar-benar membuat nyaman.
"Tidurlah, saat jam makan siang...aku akan membangunkanmu" ucap jihoon, asahi menurut lantas menutup matanya menikmati setiap usapan suaminya.
Beberapa menit asahi sudah tertidur pulas, jihoon melirik jam yang ada pada dinding.
"Baru Jam sebelas lebih, biarlah asahi tidur setengah jam..." Gumam jihoon, ia mengambil bantal yang ada pada sofa, kemudian menaruhnya di bawah kepala asahi dengan hati-hati.
"Tidur yang tenang ya sayang, aku sangat mencintaimu~" ucap jihoon ia mengecup bibir asahi.
Tbc

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐎𝐧𝐥𝐲 𝐘𝐨𝐮 || 𝐉𝐢𝐬𝐚𝐡𝐢[✓]
RandomWarn! This ⚠B×B⚠ [End] ~Kisah rumah tangga asahi dengan jihoon~ •Jihoon×Asahi •M-preg •M/m Start: 24/01/21 End: 01/06/21