Asahi menolak untuk tinggal bersama di rumah jihoon, bukan karena apa..dia hanya tak ingin merepotkan keluarga suaminya.
Jihoon belum memberitahukan perihal kehamilan asahi pada keluarganya, begitu pula keluarga asahi. Mereka berdua sepakat untuk memberitahu pada saat peralihan perusahaan, agar menjadi kejutan, asahi juga sudah berbicara pada kim ahjuma agar jangan membicarakan perihal ini kepada orang lain.
...
Dan itu Hari ini, Hari dimana peralihan perusahaan akan diadakan, juga hari dimana kabar bahagia akan keduanya sampaikan pada keluarga mereka.
Jihoon telah siap dengan setelan formalnya, terlihat dari sudut manapun ia terlihat sangat tampan. Sedangkan asahi, Nyonya muda dari keluarga Park itu menggunakan baju lengan panjang berwarna Baby blue dan celana panjang berwarna hitam, sederhana saja karena asahi tak ingin terlalu mencolok, padahal jihoon memaksa asahi untuk menggunakan kemeja tapi pemuda manis itu menolak keras.
•
Keluarga Park dan Hamada telah sampai di Perusahaan, mereka semua di sambut dengan Hormat. Bahkan Seunghun ikut berjalan dengan kedua orang tuanya di belakang. Yoonbin dan Yeongue tak dapat hadir lantaran kedua keluarga itu sedang ada pertemuan.
Setelah melakukan pidato singkat tuan park memberi waktu untuk putranya mengatakan beberapa kata di depan seluruh orang yg menyaksikan.
Jihoon memberi pidato tentang bagaimana dia sangat berterima kasih kepada appa nya yg mempercayai seluruh tanggung jawab perusahaan kepadanya, serta bagaimana dia akan menuntun perusahaan agar tetap jaya seperti sekarang.
Setelah pidato singkat itu jihoon turun panggung dengan perasaaan yang bahagia, akhirnya kalimat yg telah ia hafalkan cukup lama dapat ia ucapkan dengan benar..bahkan ia bisa menambah beberapa kalimat yg baik dlm pidatonya.
Selesai dengan pidato, acara makan-makan pun tak dapat mereka semua hindari, kantin yg semula tempat duduknya berbaris dengan acak di sulap menjadi ruangan tempat makan yg nyaman...semua memakan makanan yg disajikan dengan perasaan gembira, ada setitik rasa iri ketika mereka tahu jika atasan mereka benar-benar telah menikah.
Setelahnya para pegawai yg memang sudah tak ada urusan pun silih berganti pergi meninggalkan perusahaan, beda dengan keluarga Park dan Hamada, jihoon melarang mereka semua pergi... Dengan alasan, karena ada hal yg ingin dua sampaikan.
Kedua keluarga itu memutuskan untuk duduk di ruangan istirahat yg ada di perusahaan, asahi mendudukkan dirinya di samping jihoon sedangkan yg lain masing-masing mengambil tempat duduk di depan mereka.
"Apa ada yang ingin kalian berdua sampaikan?" Tanya tuan park memulai pembicaraan.
"Appa..eomma..Jika aku mengatakan hal ini kalian tak akan terkejut kan?" Tanya asahi.
"Memangnya apa yg ingin kau tanyakan eoh?" Tanya balik Ny.Hamada.
"Eum...Jihoon Hyung yg akan mengatakannya!" Ucap asahi.
"Ji..katakan apa yg ingin kalian berdua sampaikan kepada kami" titah Tn.Park.
"Kalian akan segera Memiliki seorang Cucu" ucap jihoon mantap.
"Maksudmu? Asahi mengandung?!" Tanya Ny. Park.
Asahi mengangguk malu-malu atas pertanyaan ibu mertuanya, Kedua keluarga itu yg mendapat kabar baik dari Jihoon dan Asahi merasa terkejut sekaligus bahagia.
Bahkan Ny.Park yg sudah sejak dari dulu menginginkan seorang cucu, kini tengah menangis haru di pelukan suaminya.
Ny.Hamada mendekat dan memeluk pelan asahi, mengelus rambut sang anak dan mengecup dahinya pelan.
"Putraku sudah akan menjadi Ibu, lihatlah kau terlihat lebih dewasa sekarang" ucap Ny.Hamada terharu, melepas pelukannya dan menatap asahi."Eomma..." Asahi menitikan air mata mendengar ucapan Eommanya.
"Jangan menangis seperti itu, air mata seorang calon ibu tak akan suaminya biarkan jatuh" jihoon menghadang air mata asahi yg hendak jatuh dan mengusapnya pelan.
"Kau benar-benar suami yg baik" ucap Ny.Hamada. jihoon hanya tersenyum menanggapi Ucapan Ny.Hamada
Setelah Ny.Hamada memeluk asahi kini giliran Ny.Park yg memeluknya, memberi banyak ucapan terima kasih karena telah mengandung seorang anak untuk jihoon dan tentu saja seorang cucu untuknya.
"Tak apa eomma, ini memang sudah harus terjadi" ucap asahi.
"Benar, kau memang menantu idaman setiap keluarga" ucap Ny.Park.
"Benarkan?" Ny.Park meminta persetujuan dari Suaminya.
Tuan park mengangguk atas pertanyaan istrinya, lantas ikut mendekat ke asahi dan mengusap rambut asahi pelan.
"Terimakasih, kau adalah sumber kebahagian kami sekarang" ucap Tn.Hamada.
Asahi mengangguk sembari tersenyum.
"Jaga kesehatan, aku ingin cucu yg berpipi gembul seperti kau saat bayi" ucap Tuan Hamada.
"Ji, rawat istrimu dengan baik..aku tak ingin apa-apa terjadi pada asahi"
"Lecet sedikit saja, aku pecat kau sebagai menantuku" canda Tuan hamada
"Tentu saja appa, aku mencintai istriku dan calon aegi kita" ucap jihoon, merangkul bahu istrinya mesra dan tak lupa mengadiahi satu kecupan di pelipis si manis.
END
Akhirnya Ada Book ku yg Tamat Juga:)
Makasi semua yg udah Dukung, buat seluruh pembaca makasi bgt pokoknya...terutama yg udah ngikutin dari awal, aku sayang kalian/ send love
Pokoknya aku tu---Asahi😍😍

KAMU SEDANG MEMBACA
𝐎𝐧𝐥𝐲 𝐘𝐨𝐮 || 𝐉𝐢𝐬𝐚𝐡𝐢[✓]
RandomWarn! This ⚠B×B⚠ [End] ~Kisah rumah tangga asahi dengan jihoon~ •Jihoon×Asahi •M-preg •M/m Start: 24/01/21 End: 01/06/21