*13*
Bisa dihitung kira-kira sudah satu bulan Jongin tinggal bersama dengan Sehun dan Jaemin. Tidur di satu kamar dengan Sehun, memasak bersama Jaemin, menghabiskan waktu dengan kakak adik Oh, pergi kerja sebagai pelatih tari di sanggar Taeyong, jika senggang akan membantu Sehun di cafe.
Banyak hal yang sudah Jongin lakukan selama sebulan terakhir bersama kakak beradik Oh. Banyak moment manis yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Dan dalam sebulan ini Jongin menjadi saksi bagaimana perkembangan hubungan Jaemin dengan Jeno, Taeyong dengan Jaehyun, dan hubungan unik Sehun dengan adiknya, terkadang Jongin berpikir, yang adik ini Sehun atau Jaemin, karena terkadang Sehun bisa sangat kekanakkan. Jongin sendiri menjadi saksi bagaimana kekanakkannya kakak beradik Oh ini. Jongin kadang lelah sendiri melihat keduanya bertengkar.
Seperti pagi ini contohnya, Sehun kedapatan tidak sengaja meminum smoothie Jaemin, dan Jaemin mengamuk, karena hyungnya meminumnya tanpa izin.
"Tidak mau tahu hyung harus buat seperti aku buat!" kesal Jaemin.
"Iya iya hyung buatkan, sudah ah itu jelek tahu wajahnya." ujar Sehun, sembari membuka lemari es.
"Hyung jelekkk!!" kesal Jaemin, Jongin yang duduk manis di kursi dekat jendela menatap bosan keduanya.
"Baby Na coba sini." Jaemin dengan wajah merengut kesal mendekati Jongin dan duduk di hadapan hyung manis.
"Sudah jangan cemberut lagi, kan Sehunnie sudah mau mengganti smoothienya Baby Na." Jaemin merubah wajahnya yang cemberut menjadi merajuk. Jongin terkekeh gemas dan mengusap sayang kepala Jaemin.
"Hari ini apa rencanamu?" tanya Jongin.
"Pergi ke JTFC, seperti biasa, melakukan pemotretan, lalu setelahnya akan pergi ke tempat Leeteuk samchon, membicarakan mengenai bisnis peternakan, kemarin samchon bilang kalau dagingnya para domba sudah gemuk-gemuk, lalu perkembang biakkannya sudah banyak, jadi harus ada yang diperjual belikan." jawab Jaemin.
"Anak baik, mau kau kirim kemana saja?" tanya Jongin.
"Kan domba yang nanti akan disembelih ada total sepuluh ekor, untuk hari ini, nah nanti susunya akan dikirim ke desa dekat peternakan, bulunya akan dikirim ke pusat fabrik, mereka bisa mengolahnya dengan baik, pabriknya sudah ada kerjasama dengan kami sejak lama, lalu dagingnya yang delapan akan dikirim ke hotel dan restoran, dua lainnya akan dikirim ke panti asuhan." jawab Jaemin.
"Hyung sendiri bagaimana? Apa sudah terbiasa dengan toko perhiasan yang diberikan oleh Sehun hyung untuk hyung kelola sendiri?" Jongin mengangguk kecil.
"Aku sudah terbiasa dengan itu sekarang, padahal aku tidak membutuhkan itu, tapi Sehun benar-benar memberikan itu untukku." ujar Jongin dengan helaan nafas.
"Sehun hyung tidak mau mengurus toko perhiasan soalnya." ujar Jaemin.
"Jadi kuserahkan padamu, sayang." Sehun datang sembari memberikan sebuah susu coklat dan smoothie pada kedua namja manis kesayangannya.
"Baiklah-baiklah, akan aku urus dengan baik, Tuan Muda Oh" Sehun terkekeh dan mengusap kepala Jongin sayang.
"Kau akan pergi ke JTFC naik apa?" tanya Sehun pada adiknya, dia bertanya sembari duduk di sebelah Jongin.
"Taksi, hyungkan mau bawa mobilnya." ujar Jaemin sembari menyeruput banana smoothie miliknya.
"Tidak dijemput Jeno? Aku dengar dia dan Taeyong sudah berdamai dengan orang tua mereka, dan kembali mendapatkan fasilitas dari kedua orang tuanya." ujar Sehun.
"Tidak, jarak rumah Jeno dan rumah kita jauh, aku tidak mau merepotkannya." Jaemin berujar sembari menopang dagunya.
"Kau dan Jeno, hubungan kalian sejauh mana?" tanya Sehun.

KAMU SEDANG MEMBACA
[HUNKAI-NOMIN] HAPPINESS
Hayran KurguKebahagiaan yang diharapkan oleh kakak beradik Oh, Oh Sehun dan Oh Jaemin. ⚠️🅱️❌🅱️⚠️ ‼️DON'T LIKE DON'T READ‼️ HUNKAI-NOMIN Start : 18/03/2021 End. : -