Happy Reading!
< 3. Heart >
---
Author POV
Bang Jaehyuk yang bunuh kaka perempuannya? Maksudnya?
---
Aca shock mendengar lirihan Jaehyuk. Dia terduduk lemas kemudian terisak. Hatinya dilema antara abangnya tidak boleh dikorbankan dan rasa dendam kepada abangnya karena telah mengorbankan kaka perempuannya itu.
"Mama... aku harus gimana, Ma? Aku harus gimana? Aku ga bisa kayak gini, hiks," rintihnya pelan seraya terisak.
"Gapapa dek, korbanin abang aja. Abang ikhlak kok. Kamu mau liat pelangi itu terus pulang kerumah kan? Korbanin aku, Ca. Korbanin aku...," ucap Jaehyuk dan tiba-tiba dia tergugu. Aca menatap wajah abangnya dengan air mata berlinang.
"HALAH LAMA BANGET SIH! DRAMA!" Seru Asahi kesal. Dia mengeluarkan pisau lipat tajam dari sakunya dan bersiap membunuh Jaehyuk, teman terbaiknya itu.
"BANG ASAHI GA ADA AKHLAK! DIBILANG GA BOLEH YA GA BOLEH!" Balas Aca marah dan berusaha menghampiri abang kandungnya yang terduduk lemas. Ia menyeret kakinya yang berdarah-darah menuju Jaehyuk, sedangkan Jaehyuk tiba-tiba mengangkat tangannya, mulutnya seperti mengatakan untuk Aca berhenti disitu.
"Abang lebih milih pergi daripada ngeliat kamu tersiksa di desa terkutuk ini, Ca. Desa Pelangi sangat misterius dan berbahaya. Dia terlalu rumit untuk dimengerti. Jangan pernah datang ke sini lagi kecuali sama Mama, Ca. Jangan pernah...," lirih Jaehyuk dan dia pun menangis terisak.
Tak pernah Aca melihat abangnya menangis begitu sedih seperti ini.
"Ca... akhirnya rasa takut ini mulai menghilang... akhirnya rasa bersalah ini mulai menghilang... aku bakal bertemu saudari kita dan meminta maaf disana nanti." Isaknya sambil memukuli dadanya sesak. Jaehyuk menatap langit yang terdapat badai petir disana dan mencegah air matanya turun kembali.
"Inget Ca. Ini semua bukan salah Aca. Jangan pernah merasa bersalah setelah abang pergi. Inget aja ini salah Asahi, bukan salah kamu, oke? Good bye my little sister. Remember! Abang selalu sayang kamu. Sayang banget." Ucapnya kemudian menatap Aca dengan senyum lembut.
CRASH
Setelah Jaehyuk selesai berbicara, Asahi dengan cepat menusuk jantung Jaehyuk seraya bergumam pelan, "maaf, Jae. Maafin aku. Takdir yang buat aku jadi kayak gini. Maaf, Jae. Maaf. Asahi sebenernya sayang Jaehyuk..."
Asahi menyeret tubuh kaku Jaehyuk dan melemparkannya ke tengah 7 air terjun mati itu dengan air mata bercucuran.
Mata Aca terbelalak dan dia tidak bisa berbuat apa-apa. Kakinya terlalu lemas untuk menghampiri jasad abangnya yang mengeluarkan banyak darah. Dadanya sangat sakit dan deru napasnya kian memendek. Matanya mulai memburam karena berlinang air mata. Berusaha melihat jasad Jaehyuk yang tergeletak ditengah air terjun mati itu.
"Bang... bang Jaehyuk... Aca mau nanya, kenapa orang-orang yang Aca sayangin selalu ninggalin Aca? Apa Aca ga boleh bahagia?" Lirih Aca seraya menatap jasad Jaehyuk dari jauh. "Aca lebih milih abang disini bareng Aca daripada ngeliat abang pergi gitu aja." Lanjutnya dan dia pun terduduk seraya menangis terisak.
"Maaf Jae, maaf," cicit Asahi dan dia pun segera pergi meninggalkan Aca yang terduduk disini. Asahi terlalu pengecut untuk melihat perbuatannya. Dia tidak berani. Dia tidak berani menatap wajah Jaehyuk yang tersenyum tulus walaupun setelah ia bunuh.
Darah yang keluar dari jasad Jaehyuk menyebar hingga memenuhi 7 air terjun itu. 7 air terjun itu mengeluarkan air jernih dari dalam tanah dengan suara indah yang sangat menyayat hati.
Pelangi legendaris itu pun muncul karena telah ada yang dikorbankan untuk keluar dari situ. Lama kelamaan, jasad Jaehyuk menghilang seiring bertambah cantiknya pelangi itu.
Aca tertawa hambar melihat semua itu. Dia pun menutup matanya lelah.
"Aku juga sayang abang... sayang banget..."
To be continued...
---
A/n:
asahi sayang jae, aca juga sayang jae. makanya jaehyuk yang paling pas buat dikorbanin, soalnya mereka yang disamping jaehyuk itu sayang sama dia.Inget kan peraturan buat ngorbanin orang? Iya. Harus korbanin orang yang disayang semua orang yang kejebak di Desa itu.
Don't forget to click VOTE and comment! Thank you!

KAMU SEDANG MEMBACA
Goodbye Road ✔
Fiksi Penggemar[END]《 Treasure ft. Yoonbin 》 Mereka berusaha bertahan hidup demi cintanya masing-masing, namun semesta dengan kejam memisahkan para pemuda malang dengan dunianya. Ada juga yang merelakan hidupnya untuk cintanya. Tetapi, apakah cintanya itu bahagia...