Mond menunggu Tay dan New keluar dari kamar. Hari sudah malam, dan dia berniat mengajak keduanya makan. Ketika kedua nya sudah muncul Mond pun memimpin.
Tempat makan disini sangat mewah, dan pelayanannya sangat luar biasa, dan Luke memberikan cuma cuma kepada anak buahnya.
Kini mereka sudah dimeja makan, mereka memilih tempat yang pojok dan sepi, mereka tadi sudah berbisik bisik mengenai misi yang akan mulai dilaksanakan besok. Ketika asik mengobrol tiba tiba ada yang datang menghampiri meja mereka.
"hai Mond" sapanya menepuk pundak Mond semangat
"aw, Earth. Apa kabar?. Sini duduk bersama"
Lelaki yang disapa Earth tadi tersenyum lebar, dia duduk dekat New
"baik. Aku sudah mendengar kabar mu yang sudah kembali lagi. Jadi kabarmu sudah lebih baik kan"
Mond hanya tersenyum. Ya Mond dulunya adalah salah satu pekerja di kasino, dia adalah dealer, dia dulu dipekerjakan untuk memanipulasi di meja perjudian.
Tentu saja Mond sudah profesional sehingga, hingga beberapa lama disana tidak pernah melakukan kesalahan.
Dan dia keluar karna saat itu kehidupan Mond tertekan, namun dia mengarang cerita dengan bilang, ayahnya sedang sakit dan dia harus pulang.
Padahal ayahnya sudah tidak ada disisinya saat dia masih kecil. Mond akhirnya diam diam ikut Off. Mond sebenarnya sangat takut ketahuan, tapi dia yang telah bekerja bertahun tahun sudah paham dan ahli mengendalikan semuanya.
Dan alasan dia mau kesini adalah membalaskan dendam yang hanya Mond yang mengetahui.
"iya. Aku kesini karna merasa tidak enak dengan Tuan Luke"
"lalu kau membawa siapa?"
"aku tidak membawa mereka. Mereka itu pegawai tambahan yang diminta Tuan Lee dan Tuan Luke. Aku disini karna menemani mereka. Nah yang duduk disebelahmu itu New, yang ini Tay. Nah ini Earth, dia pegawai lama disini. Dia bekerja di gedung A"
"hallo Tay" kata Earth yang hanya dibalas anggukan dan senyum tipis Tay
Ketika Earth menoleh ke samping nya dia sedikit terkejut. Jantungnya berdetak kencang. Laki laki disebelahnya membuatnya merasa kan gairah di badan nya.
Kemudian dia tersenyum miring, tapi hanya beberapa detik dan berganti tatapan ramah.
"hallo New"
New membalas hanya menganggukan kepalanya. Tidak ada keinginan ramah disana.
Tapi berbeda dengan Earth. Dia sangat menginginkan New.
"ah gimana kalau habis ini kita minum dulu. Kalian pasti ingin melihat kasino kan?"
Mond, Tay dan New saling melempar pandangan. Seolah ada kode 'jangan mabuk di tempat orang'
"hei, phi Tay dan phi New besok sudah mulai bekerja. Jangan diajak minum"
"ayolah hanya beberapa gelas saja. Kamu Mond sudah memperkenalkan mereka ke Namtan?"
"aku rasa gak perlu. Mereka akan bekerja di gedung A"
"ayolah sebentar saja, anggap ini pesta sambutan kalian" Earth memaksa
Pada akhirnya mereka ber tiga setuju. Asal bisa kontrol, tentu tidak akan ada masalah
"digedung ini terbagi menjadi 5 lantai. Lantai pertama digunakan untuk judi, di lantai 2 ada diskotik, dan lantai 3,4,5 ada kamar, ya kalian bisa tau kan kamar itu untuk apa" jelas Earth
Saat ini mereka sedang di lantai 2. Musik berbunyi sangat berisik, bau alkohol begitu menyeruak, selayaknya diskotik.
"hei Namtan" teriak Earth saat melihat seseorang yang memang dia cari itu.
Gadis berambut panjang itu menghampiri nya. Tubuhnya sangat seksi, ditambah pakaian dan make up yang menambah kecantikannya.
"kau bawa siapa Earth?" kata Namtan, tatapannya langsung kearah Tay.
Namtan sangat terkejut, ekspresinya sama dengan Earth tadi. Tapi Namtan terlalu begitu jelas dia menginginkan Tay.
Dia pun menggoda dengan tangannya yang merayap ke dada Tay. Namun segera disingkirkan Tay.
New yang melihat itu hanya tersenyum meremehkan wanita itu.
Ketika Namtan akan protes dia melihat Pin hitam LV di baju Tay.
Earth pun langsung peka "hei hei, jaga sifatmu, jangan seperti itu. Dia anak baru disini, nama dia Tay, ini New. Dia ini Namtan, dia pengurus di lantai ini. Dan kau ingat ini siapa, dia Mond, yang dulu kerja di lantai 1"
"iya, kemarin aku sudah bertemu dengannya. Tapi. Tay" dia menggunakan tatapan dan dengan gerakan jari yang menggoda di dada Tay.
New merasa emosi karna dia memegang Tay.
Ya Tay yang semalam mengutarakan perasaannya, baru saja New akan bertindak, tangan Tay sudah menjauhkan tangan Namtan dari dadanya.
"maaf, saya harus kembali ke kamar. Besok ada pekerjaan yang harus saya urus" Tay pun pergi meninggalkan tempat itu
New lega. Dia hampir saja hilang kontrol.
New pun pamit sekilas dan langsung ikut meninggalkan tempat ini. Mond juga langsung pamit.
"hei jalang, kenapa kau seperti itu?" kata Earth kesal
"apa maksud mu memanggilku itu?"
"dia anak baru disini. Kau pikir mudah. Dia akan berpikiran yang buruk. Cobalah tenang sedikit. Goda dia pelan pelan"
"gak bisa, dia terlalu menggoda. Aku ingin memilikinya"
"cih" Earth yang kesal karna hilang kesempatan bisa mengobrol sedikit lebih lama dengan New
KAMU SEDANG MEMBACA
One Team
FanficTay dan New merupakan salah satu anggota kelompok detektif di dunia gelap yang bertugas menyelidiki sesuatu atau menyelesaikan sebuah masalah sesuai permintaan 'client', yang dipimpin Off. Tay dan New selalu berlomba siapa yang paling banyak menghab...
