Malamnya Mond mengajak Tay dan New untuk mampir ke kasino. Sudah dari kemarin dia tidak berbicara dengan Tay New, karna memang dari hari pertama mereka sibuk.
Di bar baik Tay, New dan Mond sama sama tidak ingin mabuk, mereka hanya minum sedikit dan balik, namun sebelum balik mereka di cegat oleh Earth dan Namtan.
"oh kalian mau kemana?" tanya Namtan yang duduk di samping Tay
Sedangkan Earth memilih duduk samping New
"kita akan balik ke kamar, besok kan kita masih harus bekerja" jawab Mond.
Sama seperti Tay New, Mond tau bahwa Earth dan Namtan ingin mendekati 2 temannya ini.
"oh, kalau kamu mau balik, balik sendiri aja Mond lagian kayaknya Tay butuh sesuatu, dan aku mau bantu" kata Namtan blak blak an. Dengan nada menggoda, tangan yang sudah berada di leher dan dada Tay. Siapapun pasti paham maksud dia.
"ehm ada masalah kerjaan juga yang akan ku bahas dengan New. Bagaimana kalau kita kesana New yang sedikit sepi karna disini sedikit berisik" Earth pun sama, dia merangkul pundak New dengan santainya
Mond sebenarnya ingin menyelamatkan Tay dan New, namun seseorang dealler mendatanginya dan memintanya untuk menggantikannya karna malam ini dia tidak enak badan.
Mond tidak mungkin bisa menolak. Dia yakin tidak akan ada hal yang aneh aneh. Dia percaya Tay New tidak sedangkal itu.
Namtan semakin menjadi jadi saja, bahkan dia sudah mulai meraba raba tubuh Tay. Padahal Tay sudah menolaknya. Dia bahkan sudah akan pergi, namun justru dipeluk Namtan.
Sedangkan disana Earth terus berbicara dengan New, walaupun direspon seadanya dengan New. Tatapan Earth kepada New adalah tatapan lapar, sungguh dia tidak tahan. Earth pun mendekatkan bibirnya ke telinga New
"New, bisakah kita pindah sebentar, ini tak kan lama", Earth menarik tangan New, tapi New menyentakan tangannya dan pergi begitu saja.
Earth disana terlihat frustasi.
Tay yang melihat akhirnya memilih sedikit mendorong Namtan yang hampir menciumnya. Dan pergi dari tempat itu, menyusul New.
"apa apaan, apa dia tidak merasa bosan karna tidak bermain dengan siapapun. Sialan" kata Namtan sedikit marah.
Tay menyusul New yang berlari ke arah belakang kasino, ada taman kecil disini, dan tidak ada orang. Mana mungkin orang duduk disini sedangkan bisa menikmati hal yang lebih baik di dalam sana.
New duduk disalah satu kursi panjang. Dia sungguh kesal dengan Namtan, dia juga benci Earth, dan apa apaan tadi, Tay butuh sesuatu dan hanya Namtan yang bisa membantunya.
Tay duduk disebelah New. New pun tidak menyangka dia disusul Tay.
"balik aja, kamu katanya butuh sesuatu dari Namtan" kali ini nada New sinis banget.
Tay tersenyum tipis, dia melihat ke belakang memastikan dia tidak diikuti siapapun, setelahnya dia memegang tangan New.
New hanya diam.
"New, Namtan itu sok tau, kan aku cuman butuh kamu" kata Tay sedikit santai
"tadi pagi aku marah" sambung Tay.
Dia melepaskan tangannya dari New. New memandang Tay
"kenapa ?"
"aku marah aja, pas lihat kamu di deketin Earth. Tadi juga"
Kali ini New yang tersenyum lebar.
Dia kini memegang tangan Tay. Tay memandang wajah New. New sebenarnya ingin membuat suasana romantis, dia ingin tidak langsung to the point. Tapi dia tidak bisa, dia adalah lelaki, dulu dia pun saat menjalin hubungan pun tidak ada kata basa basi
"Tay aku juga mencintai mu, aku mau kita lebih dari partner 1 tim"
Tay terkejut, baru dia akan mengutarakan sesuatu New sudah memotongnya
"aku cemburu kalau kamu di deket in yang lain, rasanya mau gila pas tau hal itu. Aku ingin kamu jadi milik ku seutuhnya. Dan aku juga akan jadi milikmu sepenuhnya. Kamu gak perlu lagi cemburu dengan siapapun karna hati ku benar benar milikmu sekarang"
Tay terharu, matanya berkaca kaca, dia begitu bahagia.
"jadi sekarang kita jadi BF (boyfriend)?" tanya Tay
New mengangguk mantap. "iya kamu pacarku, kamu gak boleh sama yang lain" kata New manja.
Dia pun menyederkan kepalanya di bahu Tay
Tay mengusap kepala New dan mencium sekilas rambut New. Baik Tay dan New, mereka sama sama bahagianya malam ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
One Team
FanfictionTay dan New merupakan salah satu anggota kelompok detektif di dunia gelap yang bertugas menyelidiki sesuatu atau menyelesaikan sebuah masalah sesuai permintaan 'client', yang dipimpin Off. Tay dan New selalu berlomba siapa yang paling banyak menghab...
