Epilog

1K 27 4
                                        

Hai, sijeuni...

Ini bukan bagian dari cerita Day Dream, jadi kalian boleh melewatkannya. Saya hanya ingin berterimakasih karena kalian sudah berkenan mampir membaca secara utuh ataupun hanya sekilas, itu semua sangat berarti bagi saya.

Saya yakin banyak yang berpendapat bahwa cerita yang saya buat terlalu bertele tele, terlalu panjang, atau mungkin juga tidak memilikir alur seperti yang kalian inginkan. Tapi mengingat notif dari Day Dream di wattpad saya yang tidak pernah sepi membuat saya ingin berterimakasih banyak banyak pada kalian.

Oh ya, saya juga sangat yakin bahwa beberapa di antara kalian banyak pusing akibat munculnya banyak karakter dari grup lain di SM, hehehehe itu karena saya sudah jauh lebih tua dari anak anak member dream. Saat Day Dream dibuat saya bahkan tidak bisa membedakan mana Kun dan Yangyang padahal mereka jelas jelas dua orang yang berbeda ya?! Jujur saja kun dan yangyang adalah dua member terakhir dari NCT yang bisa saya hapal nama dan wajahnya.

Dan saya baru tertarik dengan interaksi antara Jeno dan Jaemin setahun belakangan ini, sehingga banyak sekali karakter dari grup lain di SM yang masuk di sini karena kebutaan saya menghafal 21 member lainnya. Hal itulah yang membuat beberapa alur jadi tidak terlalu realistis, termasuk ketika Haechan memanggil Jaemin 'Hyung' padahal ternyata mereka seumuran ya...

Anak anak Dream ini sungguh sangat keren. Bagi saya rasanya mereka memiliki 'vibes' yang sama dengan EXO. Dari musiknya, dancenya, visualnya.. tapi tentu saja Dream dan EXO adalah dua Grup yang berbeda dengan orang orang yang juga berbeda, bukan?

Kembali ke soal Jeno dan Jaemin, kenapa harus mereka tokoh utama cerita ini, karena saya melihat ketulusan dalam setiap tatapan, interaksi, dan cara mereka menunjukan kasih sayang satu sama lain. Mungkin karena mereka sudah berteman sejak usia remaja, mereka sudah tumbuh bersama sama, atau seperti yang selalu kita aminkan bersama mereka sudah menjalani sesuatu yang sangat spesial selama belasan tahun bersama-sama.

Percayalah, tatapan mata dan bahasa tubuh tidak akan pernah bisa berdusta. Walaupun menurut beberapa penuturan sudah sewajarnya terjadi bromance di antara dua orang pria yang bersahabat di Korea sana, itu sudah jadi budaya. Tapi... saya pribadi bisa membedakan mana yang memang hanya bersahabat dan mana yang memiliki sesuatu yang istimewa dalam setiap tatap mata mereka.

Saya yakin, banyak yang tak selesai membaca cerita ini karena terlalu bertele tele, terlalu mencoba senyata mungkin, atau terlalu 'gay' ?

Untuk hal yang terakhir saya baru mengetahui belakangan kalau ada banyak sekali istilah yang dipakai oleh mereka yang membuat cerita fiksi tentang idolanya. Dan maaf sekali jika memang tidak berkenan dengan pilihan tema yang saya ambil.

Saya hanya seseorang yang percaya bahwa cinta itu cinta, "you born this way" kita tidak bisa mengarahkan hati kita harus jatuh pada siapa, dia akan mencari pasangannya sendiri.

Oh ya, saya tidak akan melarang kalian jika sampai menjadikan cerita Day Dream menjadi... apa istilahnya kalau cerita fiksi yang dibuat di instagram itu? Duh umur... saya kurang observasi soal itu. Maaf.

Silahkan saja, karena saya yakin ketika pertamakali Day Dream saya unggah ke jagat maya, dia bukan milik saya lagi. Day Dream adalah milik pembacanya. Meski sayapun akan tetap senang dan berterimakasih jika kalian mau membacanya sampai selesai.  Dan memberikan komentar ataupun masukan.

Jujur saja di kepala saya sudah ada ide untuk Jhonten dan Jaeyong, tapi.... semakin sering saya buka youtube dan melihat moment dua pasangan itu, malah semakin membuyarkan ide saya. misalnya Sosok Johnny dalam kepala saya dia akan jadi sosok pendiam, penuh dendam, tapi melihat tingkah lakunya ... bahkan saya menggambarkan sosok Ten itu hangat, penuh cinta, tapi.... lagi lagi buyar ketika melihat bagaimana julidnya dia...

Ah epilog ini kalau diteruskan lagi pasti akan jadi sangat panjang. Satu hal yang sangat saya harapkan masukan dari kalian, kritit dan saran tentang Day Dream, semoga tak hanya berakhir hanya dengan menekan tombol bintang saja. Tinggalkan komentar, itu yang membuat saya merasa sangat senang dan termotivasi untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi.

Selamat membaca. :)

Day Dream [SELESAI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang