WARNING : Cerita ini murni fanfiksi. Meski ada beberapa hal yang berasal dari dunia nyata! Semua cerita berasal dari kehaluannya Authornya semata xD.
.
Lee Jin Wook & Lee Hana akhirnya kembali dipersatukan lagi dalam drama terbaru setelah 12 tahun l...
Selamat datang pada epilog. Seperti yang saya janjikan di bab sebelumnya ... Dan tadinya saya mau membuat dua buku tapi batal krn sy tengah membuat ff Voice of Springs di mana menjadikan LHN, LJW dan SSH sebagai leadnya xD. . Epilog memang sengaja saya buat sambil menunggu Voice 4 dan ketika melihat acara prescon Voice 4 hari ini, saya yakin inilah waktunya ;). . Voice sebentar lagi akan tayang. Dan Jin Uk sendiri sedang syuting drama terbarunya. Berjudul Bulgasal. Diambil dari urban legend kisah Bulgasali. ;). Mari kita doakan saja kedua drama ini sukses besar. Ceritanya apik. Dan ratingnya memuaskan aamiin. . Ost hari ini dipersembahkan oleh. NO WAY - PARK YONG IN AND KWON SONG IL . OST. THE DOCTOR. 🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃🌃
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
SEOUL, 2021.
"Oppa, maaf sudah menunggu lama ya?".
Lee Ha Na naik ke dalam mobil dalam kondisi tergesa-gesa. Nafasnya memburu, keringat sedikit membanjiri dahinya, jantungnya berpacu cepat, adrenalinnya meningkat. Ini efek berlarian dari dalam studio menuju halaman parkir depan. Maklum, lokasi syutingnya sekarang baru. Segala hal berbau rumah produksi Voice 4 terasa tidak biasa baginya, tapi Ha Na merasa begitu bersemangat.
"Ya, sudah kubilang tak usah keburu. Coba lihat wajahmu pucat sekali" Jin Wook memiringkan badannya, merangsek maju sambil mengambil tissu lantas mengelapkannya ke atas dahi Ha Na yang dipenuhi oleh peluh.
"Harusnya hari ini kami libur, namun Shin gamdongnim dan tim produksi ingin membicarakan beberapa hal terkait acara presscon besok. Mianata oppa, padahal kamu sampai membatalkan beberapa janji penting dengan pihak manajemenmu. Serta hanya hari ini kita dapat bertemu" Ha Na merasa begitu bersalah.
"Geumanhae. Apa kamu mau membuat sisa hari yang kita miliki hanya dengan bermuram durja. Karena sudah tahu waktu kita tak banyak sebaiknya dimanfaatkan sebaik mungkin" Jin Wook menjulurkan kedua tangan. Merangkum wajah mungil kekasihnya. Matanya tersenyum dan ia tampak bahagia meski separuh wajahnya tertutupi masker hitam.
Ha Na menggelengkan kepala. "Tentu saja tidak. Baiklah, mari kita nikmati sisa hari ini" Ha Na meletakkan kedua tangannya di atas bahu Jin Wook, yang rasanya semakin tegap saja. "Hanya berdua!".
Jin Wook mengangguk dalam-dalam.
Keduanya lalu duduk dalam posisi masing-masing. Ha Na memakai sabuk pengamannya sementara Jin Wook bersiap menyalakan mesin mobil.
Saat kendaraan melaju, keduanya mulai bercakap-cakap tentang berbagai hal.
Ya. Lee Ha Na serta Lee Jin Wook sudah berkencan selama dua tahun lebih, dua bulan lagi akan genap menjadi tiga. Selama itu juga hanya beberapa kerabat, orang manajemen, serta keluarga saja yang tahu. Untuk saat ini Ha Na memutuskan itu sudah cukup meski awalnya Jin Wook ingin seluruh dunia tahu.