--STALKER--
°°°°
_____
-- -- -
"Srat! Srat! "
Suara pisau diayunkan terdengar. Di tengah suara-suara itu, terlihat ada seorang anak laki-laki yang memainkan pisau dengan lihai.
Lalu setelah mengayunkannya beberapa kali di arah kanan dan kiri, "jleb! " Untuk yang terakhir, pisau itu dia tancapkan, lalu setelahnya membuat sebuah tempat khusus tembakan pisau itu berlubang di tengah.
Eguan menghembuskan nafas lega, lalu setelahnya dia pun duduk dengan meminum air minum di sebuah meja.
"Fiuh... Sebentar lagi kelas dua. Semuanya tak terasa. Kita terus bersama dengan anak-anak di sana. Aku harus jadi lebih kuat lagi. " Ucap Eguan lagi, dengan menoleh ke arah Seria.
"Kamu masih belum mengetahui kenapa kita bisa masuk ke sini, Seria? "
Seria menggelengkan kepalanya dan meletakkan handphone nya. Lalu setelahnya dia mengangkat bahunya dengan tatapan bingung.
"Aku tak tau, tapi sepertinya, ini tergantung dengan emosi kita. "
"Saat pertama kali ke sini kau mengatakan jika emosi mu sedang tak stabil karena kau akan dijadikan penerus. Dan kau mengerjakan misi ke Korea dengan rasa kesal. Sedangkan aku, aku sudah memutuskan hubungan dengan keluarga ku dan tak bersama mereka lagi sejak umur 13 dan hidup sendirian di jalanan. Saat itu pun aku sedang liburan ke berbagai negara, dan aku menuju ke Korea. "
Eguan mengangguk paham. Satu-satunya kesamaan mereka saat itu adalah mereka sama-sama mau pergi ke Korea. Dan lagi, komik yang mereka masuki berlatar belakang di Korea.
"Mungkin kita harus pergi ke tempat pertama kali kita datang. Saat ke sini, kamu ada di mana? "
"Aku... Di dekat taman tempat bekerja Hyungseok. "
Seria mengangguk. Dan dia tau jika saat pertama kali ke sini, dia juga ada di taman dekat tempat bekerja Hyungseok.
Setelah berbincang beberapa lama, Eguan melanjutkan berlatih nya dengan menggunakan pistol.
"Kamu masih membawa pistol ke sekolah? "
"Dor! Dor! "
"... Yah, untuk jaga-jaga. Aku seperti sudah terikat di pistol karena tinggal di keluarga itu. Jika di pelatihan x kita diajarkan dengan bela diri, di keluarga ku aku diajarkan menggunakan senjata dan bela diri. "
Seria sendiri terlihat jarang latihan, karena dia merasa takkan ada yang berubah jika dia kuat. Lagipula, dia sama sekali tak berbuat melampaui Eguan atau lainnya.
'Buat apa menjadi terkuat jika akhirnya mati..? Lagipula aku perempuan. Mau berusaha sekeras apapun aku takkan bisa menyaingi laki-laki kuat seperti Eguan. Tulang otot laki-laki lebih kuat dari perempuan. Itu sudah hukumnya. Tak bisa berubah. '
"... Ah, Eguan. Kau sudah bertanya pada Sang Woo untuk melihat jika wajah kita tak terekspos di video sosial media manapun, kan? "
"...? Sudah sih.. Tapi kenapa kamu menyuruh Sang Woo melakukannya? " Ucap Eguan, dan dia masih menembakkan beberapa pelurunya ke arah sasarannya.
"Yah, aku hanya sedikit khawatir jika ada stalker lain yang akan menghantui mu karena kau terekspos. "
Eguan tertawa pelan dan menganggap remeh kekhawatiran dari Seria. Karena dia sendiri merasa jika wajahnya tak setampan yang Seria kira. (Ilustrasi Eguan itu cowok yang ada di cover ya)
"Tapi aku tak menyangka Sang Woo tetap membantu kita. "
"... Sepertinya dia masih merasa berhutang dengan kita. "
KAMU SEDANG MEMBACA
Changed[Lookism FF]
AçãoBagaimana jika kalian tiba tiba masuk ke dalam dunia webtoon? Pasti ada rasa senang, kan? Namun bagaimana, jika dua orang anak yang bertahan hidup di jalanan dan telah merasakan berbagai macam emosi hingga membuat mereka tak bisa merasakan apa apa...
![Changed[Lookism FF]](https://img.wattpad.com/cover/253957707-64-k776075.jpg)