•••••
"Duak! " Terdengar suara meja yang menabrak lantai dan membuat kursi tersebut terjatuh.
Orang yang menendangnya tak lain adalah Zin yang terlihat sangat kesal.
"Oi."
"Kau lucu juga? "
Zin menatap tajam seok dan terlihat bersikap angkuh dengan duduk di atas kursi. "Coba bangun kau, ba*****"
"Mereka berantem!! "
Anak anak kelas terlihat berteriak saat melihat kelakuan Zin yang bisa dibilang menganggu murid baru.
"Ada yang berantem di kelas fashion! "
"Ayo lihat! Anak baru itu! "
Ucapan dari ucapan semakin menyebar ke penjuru sekolah. Dan itu semua membuat anak dari kelas lain menuju ke kelas fashion untuk menontonnya.
Alhasil banyak orang yang berkerumun di sana dengan menonton seok yang melawan Zin di sana.
"Hei! Itu Zin! Yang tinjunya sangat cepat! "
"Itu si anak pindahan! "
"Mana? "
"Kyaa! Ganteng banget! "
'Tak ku sangka jika menontonnya secara langsung akan semakin seru. Aku akan meminggir untuk menontonnya. 'Batin seria dengan semakin menjauh dari arena pertarungan dan pergi ke tempat yang sepi.
Namun dia ingat akan satu hal. Dia di sana bukan untuk melihat orang berkelahi.
Walaupun suka, dia tak ingin terlihat di kelas. Karena beberapa anak laki laki yang dari kelas lain melihatnya sebelumnya menyebarkan gosip jika ada anak pindahan perempuan yang cantik.
Akhirnya Seria terpaksa keluar dari kelas dan melewatkan tontonan seru yang sebelumnya ingin dia tonton.
Dia pun menuju kantor guru untuk melapor.
♛┈⛧┈┈•༶
"Kubilang sini kau! " Ucap Zin sudah dengan posisi tangan yang berusaha untuk meninju seok yang ada di depannya.
Namun saat Zin hendak mengarahkan tinjunya ke arah seok, sebuah tangan menghentikannya.
Seorang anak pendiam yang bahkan tak diperhatikan di kelas, jay, menahan tangan Zin dengan menggenggam erat pergelangan tangannya.
Zin terlihat sedikit merasakan sakit di pergelangan tangannya.
Namun saat Zin menatap mijin, orang yang dia sukai sesaat, dia dengan cepat melepas tangan jay dari tangannya. "Lepaskan, bang***! "
Dengan cepat Zin mengepalkan tangannya dan mencoba meninju seok.
Seok terlihat takut. Dia tak tau bagaimana menghindarinya.
Namun dalam sesaat, dengan memiringkan kepalanya beberapa centimeter, dia menghindari pukulan Zin yang terkenal akan kecepatannya itu.
"Dia menghindari pukulan Zin! "
"Wow! Hebat, cepat banget! "
"Woowwooo!! "
"Berhasil menghindar! Apa apaan dia?! "
Seluruh anak anak yang menontonnya terlihat heboh dan anak anak kelas nya terkejut dan menatap seok yang dengan mudahnya menghindari pukulan Zin yang tak terlihat orang orang.
KAMU SEDANG MEMBACA
Changed[Lookism FF]
AksiBagaimana jika kalian tiba tiba masuk ke dalam dunia webtoon? Pasti ada rasa senang, kan? Namun bagaimana, jika dua orang anak yang bertahan hidup di jalanan dan telah merasakan berbagai macam emosi hingga membuat mereka tak bisa merasakan apa apa...
![Changed[Lookism FF]](https://img.wattpad.com/cover/253957707-64-k776075.jpg)