°°°
_____
-- -- -
"Kalian berkata akan bertemu dengan ketua Hostel! Tapi kenapa kita jalan-jalan di tempat kemarin saat ada Yohan?! "
Junhyuk duduk dengan badan yang lemas dan rasa kecewa di wajahnya. Dia terlihat menghembuskan nafas pelan. Dia juga terlihat kesal dari tatapannya yang mengerutkan alisnya.
"Sudahlah, lagipula kita bisa menunggu sampai teman-teman kita bertemu, kan?"
"Tapi itu kan episode nya sangat-sangat lama! Masa harus nunggu berapa bulan lagi?! " Keluh Junhyuk, dengan tatapan kesal.
Saat ini adalah saatnya liburan sekolah. Dan liburan sekolah adalah saatnya untuk santai-santai. Tentu saja, mereka berdua juga terlihat santai. Kecuali Junhyuk.
"Wa-! "
Namun tiba-tiba di tengah keributan itu, suara seorang bayi yang terlihat berteriak gembira terdengar. Suara seorang bayi perempuan.
Junhyuk duduk tegak dan menoleh ke arah berlawanan asal suara itu. Dan saat itu, Junhyuk melihat seorang anak kecil di depannya. Anak perempuan mungil dengan rambut coklat nya yang terikat, dengan pakaian lucu dan kecil.
"W-wah!! I-imut sekali... " Junhyuk terlihat terkejut, tangannya seperti ingin mencubit pipinya itu, namun di sisi lain Seria dan Eguan menatapnya dengan datar dan menjauh darinya.
"Hei! Ini bukan seperti aku pedofil atau apa! Tapi dia lucu sekali! Berhenti menatap ku dan menjauhi ku seperti itu!" Teriaknya dengan menghentikan tangannya yang bergerak ke arah pipi anak perempuan itu.
'Tapi entah kenapa anak perempuan ini terlihat familiar... ' Batin Junhyuk, dengan memiringkan kepalanya.
"Dimana ayah mu? "
"Da!Papa! "
"Yena! Ternyata kau di sini! "
Suara seorang pria yang terdengar asing terdengar, Junhyuk menoleh, dan melihat seorang pria dengan rambut pink dan mata hitam yang berwajah ketakutan.
Dia mengambil bayi perempuan yang bernama Yena dan terlihat lega karena melihatnya.
'Se-sebentar... Jangan-jangan... '
'DIA JANGHYUN! '
"Ah, kalian yang menjaga anak ini, ya? Terima kasih! " Jang hyun menunduk ke arah Junhyuk, Serial dan Eguan.
Eguan hanya tersenyum dan Seria dengan tatapan datarnya.
'W-wah... Orang ini tinggi sekali.. 180? 190? Sial.. Tinggiku hanya 170...' batin Junhyuk, lalu menghembuskan nafas kesal.
"Ah, tak apa kok. Anak ini tadi kebetulan melihat anak perempuan itu dari arah sana. " Ucap Eguan lagi, dengan menunjuk ke arah Junhyuk.
"Makasih, ya... "
"Ah, tidak, hehe... "
"Bagaimana? Sudah puas bisa melihat idola mu? " Bisikan Seria ke arah Junhyuk. Junhyuk mengangguk cepat dan terlihat senang saat ini.
"Ah, sepertinya aku pernah melihat kalian... Ah! Kalian berdua anak populer di SMA Jaewon kan?! " Ucap Janghyun dengan tersenyum.
Eguan mengangguk. "Ya, kami adik kelas mu, kak Janghyun. Ketua hostel. "
Namun di kalimat akhirnya, Eguan menekankan kata 'hostel'. Seria yang mendengarnya terlihat mengerutkan alisnya dan Junhyuk terkejut.
'E-eguan?! Bukankah kemarin Seria sudah mengatakan untuk tidak mengubah alur cerita ini?! '
KAMU SEDANG MEMBACA
Changed[Lookism FF]
ActionBagaimana jika kalian tiba tiba masuk ke dalam dunia webtoon? Pasti ada rasa senang, kan? Namun bagaimana, jika dua orang anak yang bertahan hidup di jalanan dan telah merasakan berbagai macam emosi hingga membuat mereka tak bisa merasakan apa apa...
![Changed[Lookism FF]](https://img.wattpad.com/cover/253957707-64-k776075.jpg)