°°°°
_____
-- -- -
"Hei! Katanya akan ada idol tampil lho! "
"Benarkah?! Sayang! Ayo ke sana! "
"Katanya sih idol terkenal! "
"Hei! Cepat keluar dari labirin itu! Katanya idol yang sedang naik daun tampil sekarang! "
"Apa?! Gila! Aku aja udah 2 jam di sini! Gimana keluarnya ini?! "
Eguan berjalan naik ke arah tangga, melewati orang-orang yang mulai turun. Banyak orang yang turun karena ingin melihat penampilan panggung tersebut.
Eguan sedikit lega karena tempatnya menjadi sepi. Dia melihat dari sana ke arah wahana-wahana lain.
Di depan bawahnya terdapat sebuah labirin daun yang besar, yang terlihat sepi karena orang-orang mulai pergi.
"Sialan! Terkutuk labirin sialan! Aku tersesat! "
"Bodoh kau! Padahal tadi kau sudah melihat labirin ini dari atas, tapi kenapa belum hafal juga! "
"Memangnya kau juga hafal, idiot! "
Terdengar suara berisik dari dua orang pasangan yang ada di dekat sana.
Eguan menatap mereka beberapa saat, dan wajahnya terlihat seperti memiliki sebuah ide cemerlang.
"Hei! Dua orang yang ada di sana! " Eguan berteriak sekencang-kencangnya ke arah bawah dimana dua orang itu terlihat.
Dua orang itu langsung menoleh ke atas dimana Eguan ada, karena hanya ada Eguan di atas sana sekarang.
"Kau memanggil kami?! "
"Ya! Bagaimana jika kubantu untuk bisa keluar dari sana?! "
"Hah?! Kenapa tiba-tiba?! "
"Coba kalian belok kanan, lurus terus lalu ke kiri. Jika makin tersesat kalian bisa naik ke sini dan pukul aku sepuasnya. " Ucapnya lagi.
Dua orang tersebut terlihat sedikit bingung. Mereka bingung dengan sikap Eguan yang tiba-tiba membantu mereka, tapi di lain sisi mereka sendiri sedang sangat kesusahan sekarang.
Dan mau tak mau, mereka pun mengikuti arahan dari Eguan.
'Apa-apaan ini?! Jalan ini kan sudah kulewati tadi... Anak itu sepertinya mau menjahili kami dan kabur setelah membuat kami tersesat, deh. ' batin laki-laki yang ada di sana.
"Eh! Sayang! Coba lihat! Itu kan jalan keluarnya! "
Namun tiba-tiba, suara pacarnya membuat laki-laki itu terkejut. Dia menatap jalan keluar lalu setelahnya ditarik tangannya oleh pacarnya.
Tatapan nya kosong, namun saat itu juga Eguan sudah turun dan menuju ke arah mereka berdua.
"... Gimana, aku benar, kan? " Ucap Eguan yang tiba-tiba muncul.
Kedua orang itu terkejut, namun mereka berterima kasih karena Eguan mau membantu mereka berdua.
"Kenapa kau membantu kami? " Berbeda dengan pacar perempuannya yang bahagia dan ingin cepat-cepat ke acara dimana idol sedang tampil, laki-laki di sana terlihat curiga dengan Eguan.
".. Suara kalian terlalu berisik dan membuat ku tak fokus. " Ucap tegas Eguan dan membuat laki-laki itu terkejut.
'Ah, sialan. Memang kami sekeras apa? Anak ini kan ada di atap tempat itu.. Mana mungkin bisa dengar...? Tapi... Jika dia bisa... '
'Pendengaran macam apa itu? '
"Ah, Terima kasih telah membantu kami." Ucap perempuan itu dengan tersenyum ramah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Changed[Lookism FF]
ActionBagaimana jika kalian tiba tiba masuk ke dalam dunia webtoon? Pasti ada rasa senang, kan? Namun bagaimana, jika dua orang anak yang bertahan hidup di jalanan dan telah merasakan berbagai macam emosi hingga membuat mereka tak bisa merasakan apa apa...
![Changed[Lookism FF]](https://img.wattpad.com/cover/253957707-64-k776075.jpg)