Keesokan paginya..
Gulfpun terbangun dari tidurnya.
"Hoaaammmm"
Dengan langkah gontai dia berjalan kekamar mandi.
Sedangkan offgun belum juga terbangun dari tidurnya.
Sampai bunyi alarm berbunyi dan itu mengusik tidur nyenyak gun.
"Uhhh...hooaamm" Gunpun meregangkan otot-ototnya. Dan mematikan alarm nya.
"Papii bangunn.. ini sudah jam 8 " ucap gun menggoyangkan tubuh off
"Sebentar lagi "jawab off masih memejamkan matanya.
Gun pun mengecup bibir off singkat dan beranjak bangun dari ranjang mereka.
Setelah menyelesaikan mandinya Gunpun melangkahkan kakinya kearah lemari dan mengambil pakaian yang akan off kenakan hari ini.
"Papii cepat banguuunnnn..." ucap gun.
"Hmmmmmm" singkat off
Gunpun keluar dari kamar dan menuju kedapur untuk menyiapkan sarapan untuk off dan juga menyiapkan bekal untuk mew.
...sekitar 30 menit..
Off pun berjalan kearah dapur.
Setelah sampai dia pun memeluk gun dari belakang.
"Selamat pagi" bisik off tepat ditelinga gun
Gun merasa geli tapi dia tetap menjawab off
"selamat pagi direktur tampan " balas gun lalu tersenyum.
Off mengeratkan pelukanya dan menghirup dalam aroma gun yang selalu memabukan bagi off.
"Papii hentikan,aku sedang memasak " ucap gun memperingatkan off.
Off tidak perduli,dia malah semakin melancarkan aksinya dengan mengecupi leher gun.
"Sekali saja,kumohon" bisik off dengan nada rendahnya.
Gun diam.
Off pun membalikan badan gun.
"Papiiii "kaget gun
Off mematikan kompornya dan mengangkat tubuh gun keatas meja pantry.
Gun tidak bisa berbuat banyak.
"Tidak,jangan disini..bagaimana jika ada yang lihat " ucap gun
Seakan tuli,Off pun tetap melanjutkan kegiatannya.
"Papiiiii... jangan disiniii" ucap gun mencoba mengembalikan kewarasan off
"Tidak akan ada yang melihat kita" ucapnya lalu melanjutkan aksinya.
*Gulf_s pov
"Apa yang harus aku lakukan? "
"Dimana pho sekarang?"
"Ada masalah apa kenapa sampai orang-orang itu mengejarnya"
"Lalu aku harus mencarinya kemana?"
Setelah menyelesaikan mandinya Gulf duduk diatas ranjangnya dan baru ingat kalau ini bukan rumahnya dan dia juga tidak bertemu ayahnya semalam.
Dia sudah mencoba menghubungi ayahnya tapi tidak ada jawaban.
Apa yang harus gulf lakukan sekarang?
Dia tidak mungkin kembali kerumahnya.
Bagaimana kalau orang-orang kemarin menangkapnya.
Gulf menggelengkan kepalanya ribut
"Tidakk..tidakk"
Setelah bergulat dengan pikirannya gulf pun memutuskan keluar dari kamarnya.
Gulf melangkahkan kakinya kearah dapur.
Saat beberapa langkah lagi gulf sampai didapur tapi sebelum sampai...
