jangan coba coba!

3.1K 276 19
                                        

Al dan Andin pun kita telah berada di depan kamar VVIP milik aldebaran. Ada Angga disana

"Widihh roman romannya," goda Angga karna melihat keharmonisan diantara keduanya

"Apansi nga" Al pun tersipu malu

"Ah lu pkek malu segala, seneng dan Alhamdulillah banget kalian baik baik aja, ga ada yang harus ditutup tutupin lagi." Ujar Angga

"Iya thanks ya nga " ujar Al

"Sama sama Al  , sekarang Uda ada istri lu yaaa, jadi gue bisa balik dulu dan elu ga perlu repot repot suruh Rendy buat cari 10 asisten karna Uda ada yang sah disini" Angga mencoba memancing keduanya

Andin mengernyitkan dahi sedangkan Al sedikit memberikan kode pada Angga agar tidak melanjutkan pembicaraan

"Maksudnya apa yaa" tanya Andin yang tidak menahu itu

"Engga sayang , ga ada apa apa" jwb Al  dengan menatap tajam Angga

Angga hanya terkekeh menyaksikan sahabat nya itu yang ketakutan itu

"Itu Din , apa ya tadi Al . Kenapa jadi lupa, entar lu tanya sendiri aja yaa. Kalo gtu gue pamit , assalamualaikum" ujar Angga lalu pergi

"Walaikumssalam" jwb Al dan Andin

"Mas" Andin menatap heran dan bertanya tanya pada suaminya itu

Al mengerti tatapan itu
"Ga ada apa apa Din" ngeles Al

"Oo mau aku tinggalin" ancam Andin

"Iya oke oke saya cerita ya " ujar Al pasrah

"Ya gtu dong ,kita masuk dulu yaa" ujar Andin lalu mendorong kursi roda milik suaminya itu.

Sesampainya didalam

Andin dengan telaten mengurusi suaminya itu, menaikkannya ke bed hospital dengan sangat hati hati.

"Yaampun kamu belum sarapan sayang" Andin kaget bila mana ia melihat satu nampan berisi sarapan untuk aldebaran masih terisi penuh

Al menggeleng pelan

"Ampun kamu mas mas, gimana mau sembuh . Sarapan aja ga mau makan"
"Aku suapin yaa"

Al mengangguk cepat

"Makanya mas jangan coba coba sembunyi sama aku, Alhasil kamu juga ga bisa ngurusin diri kamu sendiri, kamu jadi banyak beban fikiran ini lah itu lah" gerutunya sambil membuka buka plastik yang menutupi berbagai macam sarapan itu

"Ya kan ga mikir kesana dulu" jwb Al dengan pelan

"Bentar bentar, ini aku keinget kata kata Angga. Jangan repot repot suruh pak Rendy cari Asisten 10 karna yang ini Uda sah!. Maksudnya apa ya?" Tutur Andin sambil menyendoki bubur

"Angga memang yaa kompor banget deh" batin Al yang seperti nya terlihat was was

"Mas jawab malah bengong, jujur ya! Jangan ada lagi yang kamu bohongin" tutur Andin

"Okei oke, jadi kemarin itu saya dan Angga lagi ngobrol. Jadi Angga tanya kalo saya ga ngabarin kamu atau mama , siapa yang bakalan urusin saya"
"Ya saya jawab tinggal cari 10 asisten buat rawat saya" jujur Al

"Owwh Trus yang sah sah begitu artinya apaan tuh" tanya Andin karna kurang yakin dengan jawaban suaminya

"Perempuan" jwb Al dengan takut

Andin mengernyitkan dahi , ia mengerti maksud ucapan suaminya. Dengan sengaja ia mencubit suaminya di bagian perut.

"Awss sakit Din" rintih Al

MELASKAR [TAMAT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang