°•START•°
Jungwoo dan Minhyun kembali ke mansion, orang tua keluarga Kim segera diberitahu masalah ini. Setelah mengetahui itu, Taemin dan Seola juga terkejut dan tidak tahan untuk memberikan kata-kata kasar penuh umpatan terhadap Sowon.
Hari itu ketika Jungwoo dan Seola bertanya pada Sowon mengenai bagaimana dia bisa bersama Joo Dantae, Sowon menjawab bahwa saat kecil dulu Joo Dantae pernah membantunya terutama setelah kedua orangtuanya meninggal.
Namun alasan sebenarnya terungkap hari ini.
Perusahaan keluarga Joo bergerak di bidang farmasi. Sowon ingin meracuni Seungwoo dengan teh. Sowon dan Joo Dantae entah ada apa diantara mereka tapi keduanya jelas memiliki hubungan. Tentang bagaimana Sowon mendapatkan teh ini pastilah sumber utamanya adalah Joo Dantae.
Tidak ada produk dengan obat yang belum lolos uji klinis yang akan dengan bebas diperdagangkan di internet.
"Sowon, wanita itu benar-benar kurang hajar!" Seola mengomel untuk yang kesekian.
Dia menyayangi Sowon dan menganggapnya seperti anaknya sendiri, walau dia sudah sempat curiga pada Sowon sejak kejadian di parkiran, tapi dia masih mencoba mempercayainya saat itu. Sekarang saat kebenaran sudah terungkap Seola benar-benar kecewa dan marah pada Sowon pun pada dirinya sendiri.
Taemin juga sama marahnya, tapi dia tetap berusaha mengendalikan dirinya walaupun dinding kamar menjadi sasaran kekesalannya.
"Eomma, Appa, tenanglah dulu."
Minhyun menyuruh mereka tenang tapi sejujurnya dia sendiri takut. Takut bahwa pertemuannya dengan Sowon yang 'kebetulan' itu ternyata adalah sesuatu yang sudah di rencanakan. Sosok Dewi polos dan murni di matanya kini telah berubah citra sebagai seorang mata-mata dan pengkhianat.
Semua ini salahnya.
Tapi sekarang bukan saatnya untuk saling menyalahkan diri.
"Mari kita pikirkan langkah selanjutnya yang harus kita ambil. Dokter Kevin bilang akan membantu kita melaporkannya, selama Sowon tidak tahu bahwa kita mengetahui rahasianya maka kita bisa menangkapnya dengan mudah." Minhyun berkata dengan bijak.
Jungwoo juga menambahkan, "Kesehatan Hyungie juga sama pentingnya."
Masih dapat berpikir rasional, Taemin menganggukkan kepalanya, "Jungwoo-ya, bicaralah dengan Byungchan agar dia bisa membujuk Seungwoo untuk pergi ke rumah sakit besok."
"Baik Appa, aku juga akan ikut menemani mereka besok."
Tersenyum pahit dan lega, Taemin mengelus punggung kedua anak laki-lakinya. Mereka telah bekerja keras.
The Next Day
Dengan begitu hari ini Jungwoo bersama Byungchan membawa Seungwoo ke rumah sakit untuk diperiksa oleh dokter Kevin. Setelah hampir satu jam menunggu hasil pemeriksaan, seorang perawat akhirnya membimbing mereka untuk pergi ke ruangan milik dokter Kevin.
"Hasil pemeriksaan tubuhnya tidak ada masalah tapi karena jumlah obat yang terkonsumsi cukup besar maka itu memberi sedikit pengaruh pada bagian kepala, hanya sedikit dan tidak apa-apa. Selain itu tidak ada kerusakan lebih lanjut, mengingat Tuan Seungwoo mengkonsumsi obat ini terakhir sekitar satu setengah bulan yang lalu jadi efek sampingnya sebagian besar telah hilang. Dan juga tidak ada tanda-tanda kecanduan saat ini."
Dokter Kevin meletakkan pulpen yang ia gunakan untuk menjelaskan data hasil pemeriksaan Seungwoo di laptopnya dan dia kembali melanjutkan penjelasannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
ANONIM - Jaewoo
FanficPair : Jaehyun Jungwoo Genres: Fantasy, Romance, Drama, boyslove Jaehyun adalah sosok tanpa nama bagi Jungwoo, layaknya anonim. Jungwoo adalah sosok yang menghilang tanpa alasan bagi Jaehyun, layaknya anonim. Layaknya anonim yang tidak diketahui bag...
