Holla guys
Keep voting and be vote reader.
Thanks.
***
Bab 7.
*
R
**
Dia Mungkin licik tapi itu karena dia tak mau dirinya terluka.
***
Langit siang mulai berganti teduh menandakan sore hari segera tiba. Perempuan yang memadukan Kemeja dengan blazer Merek ternama segera menyingkirkan kaca mata hitam nya. Dia tersenyum sekilas, menyuruh satu asisten rumah menyingkir di daun pintu.
"Hallo kek. "
Lalisa bergeming Sejenak, lalu beranjak duduk di samping kursi goyang kakek nya. Selang infus masih mengalirkan tetesan cairan bening. Sudah berapa hari kakek seperti ini.
"aku mengunjungi mu kek. Katakan pada ku kalau Kakek baik-baik saja saat ini kan?"
Kakek berdeham. "Untuk apa kesehatan serta umur panjang Lalisa. Jika cicit yang aku kasihi selama ini mulai tidak percaya dengan keputusan ku. nak. "
Lisa bersendang dagu. "berhentilah melankonis kek. Lihat Aku sekarang. aku masih disisi mu."
" kakek tahu kan alasan aku melawan karena kakek tidak memberikan aku banyak waktu. "
"..." Kakek bungkam.
"Padahal Kakek tahu aku sensitif dengan orang asing." sambung Lisa.
"Nak kakekmu ini mengerti. Tapi seseorang seperti Sehun tidak boleh kau lukai. Dia berbeda dengan mu. "
"Aku sudah tahu. Kami sangat berbeda."
Lisa berdecih, menggeleng tegas. "Dia tidak berperasaan. And I'm not blind. "
"hati-hati dengan ucapan mu Lalisa." bantah kakek. Lalisa tertawa pongah.
Benarkan Oh sehun Punya pengaruh yang luar biasa? Bukan. lebih tepatnya dia mungkin mempengaruhi mereka. Semua anggota keluarga kim.
"Dia pria yang sangat baik hati. Bisa disebut, Dia pria dengan kepribadian terbaik yang pernah aku temui. kalian akan cocok saat waktu nya tiba. "
"Kakek yakin lalisa. "
" cukup sudah kau memuji sehun kek. Satu alasan yang paling penting. Aku belum bisa menerima hal yang terjadi pada ku. " kakek mengangguk saja.
"Lihat kan, mau tidak mau, akhirnya aku menerima apa yang kau inginkan kek. Kakek senang? "
"Kenapa aku tak senang. Percayalah dia yang terbaik nak. " ucap kakek lemah lembut. Lisa tahu sampai kapan pun kakek selalu mengutamakan kebahagiaan seorang Lisa.
"Bagaimana jika tidak bisa kek. Oh sehun tetap orang asing di hidupku. "
"Dengarlah dan jangan Bersikeras."
"Dia akan membawa mu dengan pandangan nya. Dia bukan sesuatu yang aku pungut sembarangan. Tapi kakek tua ini melihat dia akan membawa dunia yang lain . Yang selama ini tidak kau ketahui. "
"Aku telah melihat dunia kek. "
"dunia-nya berbeda. Cucu ku. "
"...."
"lahir dengan membawa marga Oh bukan berarti dia sama dengan kolongmerat lainnya. Semua orang mengalami hal yang berbeda. Termasuk dia dan kau Lalisa . "
KAMU SEDANG MEMBACA
ANOTHER LEVEL
AcakLalisa Kim yakin sepenuhnya ia tak menginginkan pria manapun ikut larut dalam dunianya. Pria dari antah berantah menentangnya. Oh Sehun sanggup menjadi tameng yang menjauhkan Lisa dari perjodohan manapun. "aku bukan kamu. " "ya kita memang tak sama...
