Setelah Sakura kembali dari Konoha, ia diberi cuti oleh Tsunade selama 3 hari. Tentu saja, teman-teman Sakura yang tahu segera mengajak Sakura untuk makan-makan di kedai.
"Ayo makan, ini semua ditraktir oleh Sakura-chan!" Ucap Naruto sambil menyantap lahap beberapa daging di depannya.
"Wah, arigatou Sakura!" Ucap Choji sambil menyantap tak kalah lahap dari Naruto.
Sakura sedikit mengumpat di dalam hati dengan ide Naruto. Sakura sedikit mengepalkan tangan ingin segera menjitak kepala Naruto.
"Kalian menyantap daging tanpa aku?" Nada bariton dari pintu masuk langsung membuat suara ricuh di sekitar seketika berhenti.
"Hokage-sama?!" Ucap mereka kaget.
Bagaimana Kakashi bisa kabur saat pekerjaannya di kantor begitu menumpuk apakah itu bunshin?
"Yo. minnasan," ucap Kakashi sembari mengangkat tangan kanannya bebas.
"Kebetulan aku diundang oleh Ino kemari." Ungkap Kakashi.
Sakura segera saja mendelik ke arah Ino disebelahnya, yang ditatapnya hanya tersenyum tanpa dosa.
"Hokage-sama, cepat makan atau nanti kehabisan oleh kami, apalagi Choji." Ucap Tenten membuat beberapa terkekeh.
Kakashi hanya mengangguk singkat lalu ia bergabung dengan barisan Naruto yang notabene ada tepat di depan Sakura.
Sakura hanya menatap diam ke arah Kakashi yang sedang memakan daging dengan kecepatan dewa-nya itu. Merasa dirinya diperhatikan Kakashi langsung menatap balik Sakura.
"Jangan menatapku, aku malu."
Telinga Sakura seketika merasa tuli, ia melihat teman-temannya yang tetap berisik, serasa tidak menganggap kehadiran Sakura dan Kakashi disini.
Kakashi melanjutkan makannya tanpa mempedulikan sikap salah tingkah Sakura, ia sendiri bahkan menyadari perkataannya juga membuat jantungnya berdebar begitu cepat.
----------
"Arigatou Sakura atas traktirannya hari ini." Ucap serempak teman-temannya.
Sakura hanya mengangguk singkat sembari menatap dompetnya dengan iba.
"Arigatou Sakura." Ucap Kakashi tepat di belakang Sakura.
"Sensei?!" Teriak Sakura terkejut.
"Maa, tak usah berteriak seperti itu Sakura."
"Kenapa kau berterimakasih dari belakang sensei?"
"Kau hanya tidak melihatku Saku-chan."
Wajah Sakura memerah saat namanya ditambah suffix chan dibelakangnya.
"Mau pulang bersama?"
----------
Sudah 5 hari Sakura menjalani rutinitasnya sebagai ninja medis di rumah sakit Konoha. Kali ini, Sakura datang sedikit terlambat selama 5 menit. Ia malah melamun di depan gedung hokage kalau saja Sakura tidak mengingat hari ini ada operasi mungkin Sakura sudah melamun sampai sore.
"Haruno-san, sepertinya kau mendapat hadiah lagi dari pengemarmu." Ledek seorang perawat.
"Benarkah?" Sakura menanggapi ledekan perawat itu dengan tertawa pelan.
Sakura perlahan mendekat ke arah ruang kerjanya di rumah sakit. Satu minggu ini cukup kejadian yang membingungkan untuk Sakura. Ia selalu mendapat coklat dan bunga pada pagi hari, lalu saat sudah memasukki makan siang bento pasti sudah tersedia di mejanya.
Bahkan para ninja ataupun petugas medis disini tidak ada yang mengetahui siapa yang memberinya hadiah ini. Sepertinya penggemar rahasia Sakura itu seorang ninja profesional.
Akhirnya Sakura pun memutuskan akan memergoki siapa yang memberinya bento nanti siang
----------
Jam sudah memasukki makan siang, tepat untuk Sakura melakukan misi rahasianya itu. Perlahan Sakura mendekati pintu ruangannya layaknya pencuri.
Sakura sedikit melihat bayangan seseorang dari jendela, segera saja Sakura dengan cepat menarik tangan orang itu.
"Sensei?!"
"Konnichiwa, Sakura-chan." Ucap Kakashi gugup.
"Sensei, jadi selama ini kau yang memberiku coklat, bunga, dan juga bento?!"
"Maa Sakura, aku ingin merayakan kepulanganmu saja," ucap Kakashi canggung.
"Bukannya kita sudah merayakan selama semalaman seminggu yang lalu?" Tanya Sakura sedikit menaikan intonasi suaranya.
Kakashi sedikit kehabisan ide untuk mengarang alasannya itu pada Sakura. Menurut Kakashi mencari alasan jauh lebih rumit dibandingkan mengatur strategi untuk para shinobi.
"Sensei, lebih baik bento-nya kau saja yang makan,"
"Kenapa Sakura-chan?"
"Kau tidak dengar, perutmu sudah berbunyi dari tadi?" Tanya Sakura.
"Aku bisa makan nanti di ruanganku."
"Kau yakin? Kau terlihat kurus dari kemarin,"
"Memangnya kita bertemu kemarin?" Tanya Kakashi tertawa kecil.
"Mmm... maksudku saat di pesta kepulanganku." Ucap Sakura salah tingkah.
Kakashi menepuk pelan pucuk kepala Sakura.
"Aku akan memakannya kalau kau ikut makan bersamaku."
"Dengan senang hati Hokage-sama."
TBC
Semoga setelah Kakashi nyakitin Sakura, Kakashi jadi bucin ya sama Sakura hehe:v
Salam hangat,
Icechan_
Bubay:)
KAMU SEDANG MEMBACA
Make You Mine
Romance[COMPLETED] "Kau tau mencintai itu sulit?!" Teriak Sakura. "Maka dari itu lupakan aku!" Naruto Fanfiction Naruto © Masashi Kishimoto All pics credit to artists Don't copy my story! ---------------------- Peringkat #1 Naruto Fanfiction : 22 Juli 2024
