Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

15

7K 778 54
                                        

Happy reading guys

*

*

*

Siang berganti malam, Yibo baru saja kembali setelah seharian bekerja. Namun, ia seolah tidak merasa lelah lelah sedikit pun walau setelah bekerja ia harus menggendong Xiao Jun. Ia malah merasa sangat bangga sekaligu bahagia. Terlebih saat ia mengingat kalau dirinya sudah terlepas dari hubungannya dan Li Ying.

Lelaki tampan itu membuka pintu apartemen Xiao Zhan tanpa mengetuk seperti biasanya. Namun, langkahnya terhenti saat mendapati posisi Yihan berada tepat di atas Xiao Zhan. Ia mengambil botol susu milik Xiao Jun kemudian melemparnya dan mengenai tepat di belakang kepala pria bermarga Jin itu.

Yihan langsung menghentikan niatnya saat merasakan sesuatu yang cukup berat mengenai kepalanya dengan keras. Ia menoleh dan mendapati Yibo menatapnya dengan raut marah.

"Brengsek, apa yang kau lakukan," bentak Yihan sambil memegangi belakang kepalanya.

"Seharusnya kalian mengunci pintu sebelum melakukannya," Yibo menatap marah kejadian itu. Namun, ia mengernyit saat tidak mendapati Omelan Xiao Zhan. Ia melirik lelaki cantik itu yang ternyata berbaring di sofa dengan mata terpejam.

Itu artinya Xiao Zhan tidak mengetahui apa yang di lakukan Yihan padanya. Hal itu membuat Yibo semakin marah. "Brengsek, pergi kau dari sini," dengan amarah yang menggebu Yibo mengambil jas milik Yihan kemudian melemparnya ke wajah pria itu.

"Seharusnya kau malu dengan apa yang kau lakukan!"

"Memang benar kata orang, kita tidak bisa menilai buku hanya dari sampulnya saja,"

"Jadi, pergilah dari sini," ucap Yibo dengan nada marah.

"Ughhhh," Xiao Zhan melenguh lirih karena merasa terganggu akan suara ribut.

"Pergi dari sini atau aku akan memberitahukan apa yang kau lakukan pada Xiao Zhan," ancam Yibo.

"Seharusnya kau saja yang pergi, aku calon suaminya, jadi aku bebas melakukan apapun yang ku mau padanya," ucap Yihan.

"Jika kau memang calon suami yang baik, kau tidak akan melakukannya ketika dia sedang tidak sadar," ucap Yibo dengan wajah menahan amarahnya yang hampir meledak.

Yihan terdiam setelah mendengar ucapan Yibo yang menohok. Ia mengambil ponselnya yang tergeletak di atas meja kemudian berlalu keluar.

Yibo segera mengunci pintu kemudian berjalan menuju kamar Xiao Zhan kemudian membaringkan Xiao Jun di sana. Setelah itu ia kembali ke ruang tamu lalu mengangkat tubuh ramping itu kemudian membawanya ke kamar. Namun, saat Yibo akan membaringkannya, Xiao Zhan malah terbangun.

"Ughhhh, kenapa aku di sini?" Gumamnya dengan mata yang setengah terbuka.

"Cih, tentu saja karena aku yang membawamu, dasar bocah kurus," ucap Yibo.

"Ungghhh, Bo Ge, kau menyebalkan sekali, aku tidak kurus," balas Xiao Zhan kemudian bangun dari posisi berbaringnya. Bibirnya mengerucut lucu karena kesal Yibo mengatakan dirinya kurus.

Ia menguap lebar sambil menggaruk lembut pipi chubby-nya. Setelah itu ia beranjak turun dari tempat tidur kemudian mengambil sisir dan sebuah baju kotor yang tersampir di kursi riasnya.

Melihat kelakuan lelaki cantik itu, Yibo mengernyit bingung. "Kau mau kemana?" Tanya Yibo pada Xiao Zhan yang masih setengah sadar.

"Uhm? Tentu saja mandi, kau tidak lihat aku mengambil handuk dan sabun," gumam Xia Zhan dengan suara yang tak terdengar jelas.

My Baby_YiZhanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang