Happy reading guys
*
*
*
Yibo dan Xiao Zhan memutuskan berjalan kaki menuju tempat kerja mereka. Keduanya ingin menikmati waktu bersama dengan Xiao Jun. Jika seseorang yang tidak tahu, mungkin akan menganggap ketiganya keluarga bahagia. Bagaimana tidak, Yibo menggendong Xiao Jun sementara Xiao Zhan menjinjing tas perlengkapan Xiao Jun. Namun, jika di lihat ada hal yang ganjil di antara mereka. Tangan Xiao Zhan berada di dalam saku mantel Yibo.
Drrrt drrrt
Xiao Zhan menghentikan langkahnya saat merasa getaran di ponselnya. Ia merogoh saku mantelnya dan mendapati nama Yihan di screen ponselnya. Ia melirik Yibo yang berjalan di sampingnya. Dengan sedikit ragu ia mengangkatnya.
"Kau di mana? Kenapa tidak ada di apartemen,"
"Ah maafkan aku, aku lupa memberitahumu kalau hari ini kau tidak perlu menjemput ku,"
Jawaban Xiao Zhan sontak membuat Yibo menoleh dan berhenti melangkah. Lelaki itu menatapnya dengan raut tidak suka.
"Lalu di mana kau sekarang?"
"Aku di perjalanan menuju tempat kerja," ucap Xiao Zhan.
"Baiklah, aku akan menemuimu."
Tuuut
Suara sambungan terputus. Xiao Zhan yang hendak menjawab langsung memejamkan mata. Ia menghela nafas pelan kemudian memasukkan ponselnya ke dalam saku mantelnya.
"Yihan?" Tanya Yibo seraya menatap lurus ke depan.
"Hum," jawab Xiao Zhan.
Tidak ada lagi kalimat yang keluar dari mulut keduanya. Yibo mengeluarkan tangan Xiao Zhan dari saku mantelnya kemudian mulai melepas genggamannya dari lelaki itu.
"Jika nanti Yihan datang, kuharap kau tidak mengatakan apapun tentang hubungan kita padanya," ujar Yibo.
"Apa? Kenapa tidak? Aku bahkan ingin memberitahukannya pada semua orang," ucap Xiao Zhan. Ia mengernyit setelah mendengar ucapan Yibo.
"Aku... tidak apa, tapi ku harap kau tidak melakukannya," Yibo melebarkan langkahnya mendahului Xiao Zhan yang kini mengejarnya.
"Tapi kenapa? Berikan alasan yang masuk akal, mengapa aku tidak bisa mengatakan apapun tentang hubungan kita," ucap Xiao Zhan sambil menahan lengan Yibo.
"Maafkan aku Baby, aku hanya tidak ingin orang memandang rendah hubungan kita, aku tidak ingin ada yang mengatakan hal yang tidak-tidak karena kau memiliki kekasih yang tidak sepadan denganmu, bukankah kau tahu kalau kita ini berbeda," ucap Yibo sambil menatap Xiao Zhan dengan raut menyesal.
"Jika nanti aku sudah pantas maka aku sendiri yang akan mengatakannya pada semua orang, termasuk ayahmu," ucap Yibo penuh kesungguhan.
"Benarkah?" Tanya Xiao Zhan penuh harap. Namun, tidak bisa di pungkiri kalau rasa sakit itu kembali menyapa hatinya.
"Tentu saja, aku mencintaimu dan Xiao Jun, aku ingin menjadi yang terbaik untuk kalian berdua," ucap Yibo kemudian mengecup kening Xiao Zhan lembut.
"Sebentar lagi Yihan akan datang, aku akan menunggumu di sana, setelah itu aku akan mengantarmu ke tempat kerjamu," ucap Yibo kemudian kembali mendaratkan ciuman di bibir Xiao Zhan yang terhalangi masker.
Xiao Zhan berhenti melangkah, ia membiarkan Yibo berjalan dan semakin jauh darinya. Matanya menatap nanar punggung lebar itu yang semakin menjauh darinya. Tangannya menggenggam erat tali tas hingga buku jarinya memutih. Mati-matian ia menahan air matanya, akan tetapi pada akhirnya terjatuh juga.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Baby_YiZhan
FanfictionDi usianya yang ke 23 tahun, Wang Yibo harus mendapat sesuatu yang amat sangat membuatnya terkejut. Saat ia keluar dari restoran tempatnya bekerja, tiba-tiba seorang wanita paruh baya datang dan menyerahkan bayi mungil padanya. "Berikan bayi itu pad...
