Happy reading guys!!!!
*
*
*
1 week later
Helaan nafas berat terdengar dari mulut Xiao Zhan. Lelaki cantik itu tengah berbaring sambil memegangi botol susu milik Xiao Jun. Balita itu tampak semangat mengemut susu di botol miliknya. Yibo mulai aktif bekerja, akan tetapi lelaki itu tidak mengizinkannya untuk bekerja. Yibo melarang Xiao Zhan bekerja karena tidak ingin terjadi hal buruk seperti yang sebelumnya.
Sementara Li Ying masih menemui Yibo karena ia sudah berjanji untuk membantu pria itu sebagai permintaan maaf. Namun, 2 bulan sejak kejadian itu, tidak ada perkembangan sedikitpun dari pencarian Li Ying. Hal itu membuat Yibo merasa curiga dengan Li Ying. Bukankah Li Ying adalah wanita yang berasal dari keluarga kaya yang berarti bisa menyewa detektif hebat.
.
.
.
Yibo menghela nafas sambil bersandar di dinding restoran. Di tangannya terdapat kopi kemasan yang ia beli di restoran Liu Cheng. Ia menatap jalanan dengan raut wajah dingin. "Aku tidak akan meminta bantuan wanita itu lagi, aku akan mencaritahu sendiri," ucap Yibo pelan.
Ia berjalan menghampiri Han Geng kemudian menaruh kopi itu. Hari sudah sore dan sebentar lagi mereka akan pulang. "Ge, aku akan membuang sampah, setelah itu kita pulang," ucap Yibo yang di angguki oleh Han Geng.
Lelaki tampan itu keluar dari restoran dengan dua buah kantung yang berisi sampah. Saat hendak berjalan masuk tampak seseorang yang sangat ia kenali berdiri di seberang jalan. Tepatnya di restoran milik Liu Cheng. Itu adalah Zhao Li Ying yang tengah berbicara dengan seorang lelaki bertubuh tinggi. Ia menyebrang jalan mendekati kedua orang itu, akan tetapi ia berdiri di jarak yang lumayan sehingga kedua orang itu tidak menyadari keberadaannya.
"Kau tidak bisa terus-terusan meminta uang padaku, kita sudah sepakat untuk bertindak seolah tidak saling mengenal setelah aku membelikan apartemen untukmu," ucap Li Ying pada lelaki tinggi itu.
Yibo menajamkan pendengarannya saat mendengar pembahasan kedua orang itu. Ia semakin mendekat untuk mendengar lebih jelas percakapan kedua orang itu.
"Tidak semudah itu Nona Zhao, aku hampir membunuh seseorang atas permintaanmu, uang 20 juta saja tidak cukup untuk membayarnya karena jika aku ketahuan, aku bisa masuk penjara asal kau tahu," ucap pria itu santai.
"Tapi aku tidak punya uang!" Bentak Li Ying kalap sambil mendorong lelaki itu.
"Kalau begitu aku akan memberitahu Wang Yibo bahwa kaulah dalang di balik penusukan adik angkatnya, jika aku masuk penjara maka ku pastikan kau juga pasti akan ikut." ucap lelaki itu sambil mencondongkan tubuhnya ke arah Li Ying.
"Brengsek, aku tidak menyangka kau sangat busuk, Jia Lun." Ucap Li Ying kemudian mendorong lelaki itu marah.
Yibo mengepalkan kedua tangannya setelah mendengar percakapan kedua orang itu. Ia memasukkan ponselnya yang ia gunakan untuk merekam beberapa percakapan keduanya. Beruntung pejalan kaki cukup ramai sehingga kedua orang itu tidak menyadari kehadirannya.
'Ingat apa yang pernah ku katakan, darah di balas darah, nyawa di balas nyawa.'
'Tunggulah, kau juga akan merasakan hal yang sama Zhao.' batin Yibo kemudian bersembunyi di pintu masuk restoran Liu Cheng yang memang masih terbuka. Setelah Li Ying dan lelaki bernama Jia Lun itu pergi, ia melangkah keluar dari persembunyiannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Baby_YiZhan
FanfictionDi usianya yang ke 23 tahun, Wang Yibo harus mendapat sesuatu yang amat sangat membuatnya terkejut. Saat ia keluar dari restoran tempatnya bekerja, tiba-tiba seorang wanita paruh baya datang dan menyerahkan bayi mungil padanya. "Berikan bayi itu pad...
