Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

19

5.2K 651 63
                                        

Happy reading guys

*

*

*

Suara roda brankar yang beradu dengan lantai terdengar nyaring. Di sana Xiao Zhan terlentang dengan wajah pucat. Mata bulatnya terpejam erat menandakan lelaki itu sedang tidak sadarkan diri. Dokter membawa Xiao Zhan ke ruang UGD meninggalkan Yibo yang hanya menatap sedih lelaki yang di cintai yang itu.

Tatapannya beralih pada tangannya yang di penuhi noda darah. Setetes air mata mengalir dari manik tajamnya. Tangannya mengepal erat menandakan ia merasa marah. Untuk sejenak ia tidak bisa berpikir jernih. Namun, beberapa saat kemudian kepalanya terangkat.

"Aku akan menghubungi Tuan Zhang," ucap Yibo kemudian dengan terburu mengambil ponselnya. Namun, sebelum ia menghubungi Tuan Zhang, tiga orang berlari dari arah lorong. Itu Tuan Zhang, Zhoumi, dan Nyonya Zhang.

Zhoumi langsung menghampiri Yibo dengan raut khawatir. "Yibo, apa yang terjadi pada adikku, bagaimana itu bisa terjadi?!" Raut khawatir tampak jelas di wajah lelaki berambut merah itu.

"Ini terjadi begitu saja, Zhan Zhan sedang berbicara dengan Yihan, jadi aku membawa Xiao Jun dan menunggu Zhan Zhan, tapi saat ia akan menghampiri ku, seseorang yang entah datangnya dari mana tiba-tiba menabrak Zhan Zhan dan...," Yibo berhenti sejenak.

"Aku tidak tahu pasti siapa orang itu karena dari pergerakannya aku tidak mengenalnya," tambah Yibo dengan raut sedih.

"Mimi, segera hubungi Yihan dan minta dia mencari tahu apa yang terjadi," ucap Yixing dengan wajah dingin.

Yibo langsung mengangkat kepalanya setelah mendengar ucapan Tuan Zhang. Ia menahan tangan Zhoumi yang hendak menghubungi Yihan. "Tidak perlu, aku yang akan melakukannya sendiri, Zhan Zhan adalah tanggung jawabku mulai saat ini," ucap Yibo dengan nada tak kalah dingin.

"Apa kau bisa?" Tanya Zhoumi dengan nada yang terdengar ragu.

"Aku memang belum pernah melakukan hal seperti ini, tapi aku tidak bisa diam saja,"


"Tidak mungkin aku hanya diam dan menunggu hasil dari orang lain, aku akan melakukan apapun untuk bisa menemukan pelakunya," ucap Yibo dengan tangan terkepal erat.

Han Geng yang berdiri di belakang Tuan dan Nyonya Zhang menatap Yibo dengan raut sedih. 'Aku tidak ingin ada yang memandang remeh dirimu adikku, jadi aku juga akan membantumu,' batinnya dengan tangan mengepal. Ia melangkah mendekati keluarga Zhang lalu menyodorkan kunci mobil Henry pada Zhoumi.

"Kami akan pulang, ini kunci mobil Henly." ucap Han Geng.

Zhoumi mengambilnya kemudian menyerahkan kunci mobilnya pada Han Geng. "Aku tau apa yang sedang kau pikirkan," ucap Zhoumi seraya menepuk bahu Han Geng pelan.

Tanpa membuang waktu, Yibo lebih dahulu beranjak dari posisinya diikuti oleh Han Geng. Raut wajah Yibo seperti psikopat yang siap membunuh semua orang.

"Wajahnya lumayan menyeramkan," ujar Yixing sambil memandang kepergian Yibo.

"Baba belum mengenal Wang Yibo , suatu saat nanti Baba pasti akan terkejut setelah mengetahui penyebab populernya Yibo di kalangan wanita dan para uke," ucap Zhoumi seraya mendudukkan dirinya di kursi tunggu.

My Baby_YiZhanCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang