Tak lama Zahra pun siuman dari pingsan nya, perlahan ia membuka matanya.
"Gua ada dimana ini, kok gua bisa disini" ucap zahra sembari memegang kepala nya karena masih sedikit pusing
"Lu di uks ra, tadi lu pingsan pas di koridor yang sebelum kelas kita" jawab aca ia pun membantu zahra untuk bangun dari ranjang uks
"Terus siapa yang bawa gua kesini?" tanya zahra
"Gua juga gak tau siapa namanya sih hehe, tapi yang jelas anak cowo" jawab aca karena ia panik tadi jadi tidak sempat menanyakan siapa nama ketiga cowo tersebut.
"Nadia sama salsa dimana?"
"Mereka gua suruh masuk ke kelas tadi kan pelajaran kimia, nanti kalo semua gak masuk yang ada dikira bolos"
"Siapa ya cowo yang udah bawa aku ke uks aku harus cari tau" batin zahra ia hanya ingin berterimakasih kepada cowo itu.
"Oiya Ra lu masih pusing?kalo masih pusing mendingan disini dulu lagian bentar lagi ganti mapel" ujar aca karena ia takut jika Zahra pingsan lagi
"Tinggal sedikit aja, oke. Btw makasih ya ca udah nemenin gua disini gara-gara lu nemenin gua lu jadi gak bisa ikut pelajaran kimia hari ini" ucap zahra dengan menatap wajah aca sembari tersenyum.
"Iya gak papa kok Ra, nanti kan bisa nanya ke Nadia sama salsa kalo ada tugas" jawab aca karena ia tidak mungkin meninggalkan sahabat nya sendirian di uks ini.
Terdengar suara sepatu seperti ada orang yang berjalan menuju ruang uks itu, rupanya nadia dan salsa.
"Alhamdulillah lu udah siuman Ra, gimana masih pusing gak, terus kenapa kok lu bisa pingsan, lu baik-baik aja kan?" ucap nadia yang terus bertanya sampai Zahra menggelengkan kepala nya
"Eh lu tuh kalo nanya satu-satu, liat tuh Zahra sampe pusing dengernya" ujar salsa dengan menyenggol tangan Nadia
"Ya kan namanya gua khawatir" jawab Nadia dengan nada ketus
"Udah-udah kalian ini berantem terus, gua gak papa kok cuma masih sedikit pusing aja soalnya tadi pagi gua gak sempet sarapan" kata zahra dengan tertawa kecil menurut nya lucu saja jika dua sahabat nya ini sedang berantem.
"Lu mau masuk pelajaran selanjutnya atau masih mau di uks ra?" tanya salsa
"Emmm gua ikut pelajaran selanjutnya aja deh, lagian udah gak pusing banget"
"Beneran lu mau ngikutin mapel selanjutnya"
"Iya beneran, yaudah yuk" ajak Zahra ia ingin turun dari ranjang uks, lalu dibantu oleh aca.
•••
Kringggg.........
bel istirahat berbunyi
Karena Zahra sudah tidak pusing ia bergegas ke kantin seperti biasa bersama sahabatnya. Di kantin salsa melihat orang yang menggendong zahra ke uks.
"Ra, Ra liat itu cowo yang tadi pagi gendong lu ke uks, iya gak sih" salsa menunjuk ke orang tersebut
"Oiya itu Ra orangnya" sahut aca yang berada di sebelah zahra
"loh itu kan kakak yang pas itu balikin Tumblr gua dan nabrak gua" ucap zahra dengan pelan
"Hah kakak siapa? apa hubungannya dia sama Tumblr lu" tanya salsa yang mendengar ucapan Zahra walaupun pelan .
"Yaudah duduk dulu yuk, gua ceritain gak enak ngomong sambil berdiri" ajak zahra mereka berempat pun duduk.
"Gimana Ra ceritain dong" Nadia yang sedaritadi penasaran dengan cerita Zahra
"Jadi pas itu gua mau masuk kelas gak sengaja di lapangan gua tabrakan sama cowo itu, terus kalian berdua masih inget gak yang kalian duluan ke kelas karena gua ngobrol sama cowo?" tanya zahra kepada salsa dan nadia lah karena mereka berdua lah yang tau.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bukan Untukku
Fiksi RemajaCinta adalah anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada manusia. Merasakannya adalah fitrah dan menjaganya adalah ibadah. Namun tak mudah menjaga cinta itu hingga sampai halal. Sebelumnya maaf jika ada kesamaan nama tokoh, alur, judul dan lain-lain...
