14 : Meet You Again

50 47 57
                                        

Seseorang berjalan dengan langkah yang terburu-buru menuju ruang kelas, sambil menggendong tas ransel di pundak nya.

"Tumben telat" celetuk seseorang

Ia tidak menjawab pertanyaan dari seseorang tersebut melainkan langsung berlari keluar menuju lapangan sekolah.

•••

Kringgg....

Azkia masuk kedalam kelas dengan membawa selembaran kertas yang berisi sebuah tulisan. Ia pun menulis sesuatu di papan tulis dengan spidol

Tugas Sejarah

Kerjakan Hal. 90-97

itulah yang ditulis Azkia di papan tulis, sebagian siswa dikelas tersebut langsung mengerjakan nya namun tidak dengan Rafi.

"Woy, kantin yok" ajak Rafi kepada Farhan dan Bagas

"Kuyy" jawab Bagas

Namun seseorang perempuan menghadang mereka.

"Mau kemana lo?" tanya seseorang tersebut

"Ke kantin" jawab Rafi dengan santai

"Lo ga liat tadi gua nulis apa hah?"

"Liat lah gua punya mata, udah ayok gas han"

"Astaga kenapa gua harus satu kelas sama tu anak sih" menghela napas kasar sambil mengelus dada

Ia memilih untuk mengerjakan tugas nya daripada dihukum karena tidak mengerjakan.

•••

"Raf kok kita lewat sini kan bisa lewat sana yang lebih deket" ucap Bagas

"Gua mau lewat kelas nya zahra"

Farhan dan Bagas hanya mengikuti Rafi di belakang. Setelah dari kantin mereka bertiga segera kembali ke kelas.

•••

Istirahat kali ini Rafi ingin makan bareng bersama zahra, lantas ia segera mencari keberadaan Zahra di kantin.

"Itu zahra"

"Eh Raf, mau kemana"

"Udah ikutin aja"

Farhan dan Bagas mengikuti Rafi dan berhenti tepat di meja zahra. Farhan dan Aca sedari tadi saling mencuri pandang walaupun hanya beberapa detik saja. Karena kantin ramai sehingga makanan yang mereka pesan belum sampai juga di meja mereka.

"Ra, gua ke toilet sebentar ya"

"Mau gua temenin?"

"Ga usah"

Aca berjalan menuju toilet yang tak jauh dari kantin tadi.

"Raf gua ke toilet dulu ya" ucap Farhan kepada Rafi

"Iya" jawab Rafi dengan singkat

Aca sudah ingin masuk kedalam toilet namun tiba-tiba seorang laki-laki menghadang nya.

"Tunggu, gua mau ngomong sesuatu sama lo"

"Ngomong apa?"

"Ayok ikut gua"

Aca mengikuti kemana laki-laki tersebut berjalan. Mereka berdua berhenti di sebuah halaman belakang sekolah disana terdapat kursi dan mereka menduduki nya.

"Mau ngomong apa?" tanya aca kepada laki-laki tersebut

"Emmm, g-gua mau tanya sesuatu sama lu?" tanya laki-laki tersebut

"Nanya apa?"

"Lu dulu sd dimana?"

"Emang kenapa nanya nama sd gua?"

Bukan UntukkuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang