1 bulan kemudian...
Waktu berjalan begitu cepat. sudah satu bulan Aurora tidak berhubungan sama sekali dengan Galaxy. Mereka benar-benar seperti orang asing yang tidak pernah pernah kenal sama sekali. Semenjak kejadian itu Aurora sedikit berubah menjadi gadis yang pendiam di tambah lagi dengan penyakitnya yang semakin parah.
Sedangkan Galaxy, pria itu sangat jarang terlihat belakangan ini. Semenjak pertengkaran hebat itu hidup mereka telah berubah seutuhnya.
Tiga minggu terakhir Aurora dan Angkasa tinggal di luar negri karna mereka harus ikut bersama Aldebaran dalam perjalanan bisnisnya. dan pagi ini Aurora akan kembali ke sekolah seperti biasanya setelah absen selama beberapa minggu.
Pagi ini penampilan Aurora benar-benar berbeda. Gadis itu memutuskan untuk merubah penampilannya. Rambut Aurora yang awalnya berwarna coklat gelap, sekarang sudah berubah menjadi coklat terang, dan tak lupa seragam yang pas tetapi tidak ketat melekat indah di tubuh rampingnya, Aurora juga memakai sepatu yang sedikit ber hak agar kakinya terlihat lebih jenjang dari sebelumnya. Gadis itu terlihat lebih dewasa dan anggun dari sebelumnya
"Ara, udah siap belum?!!" Teriak Angkasa dari teras rumah mereka
"Iyaa, Ara udah siap" ucap Aurora yang berlari keluar rumah sambil menyandang tas sekolahnya
"Siapa nih? Cantik banget?" Tanya Angkasa yang melihat penampilan Aurora dari atas sampai bawah
"Nggak usah gombal, cepetan kita berangkat" ucap Aurora
"Siap tuan putri, sekalian tolong ambilin tas kakak di ates kursi" ucap Angkasa sambil menunjuk kursi di sebelah Aurora
"Ayo" ucap Aurora yang mengambil tas itu dan berjalan memasuki mobil. Saat baru saja keluar dari gerbang rumahnya, mobil Angkasa berpapasan dengan mobil milik Galaxy.
Galaxy yang mengetahui kepergian mereka keluar negri sedkit terkejut melihat Aurora dan Angkasa yang ternyata sudah kembali dari perjalanan mereka. Galaxy sempat tertegun melihat sosok perempuan cantik yang sedang duduk di sebelah Angkasa. Perempuan itu terlihat sangat cantik dan berbeda.Sedangkan Angkasa dan juga Aurora tidak menyadari adanya Galaxy karna mereka sedang asik tertawa bersama.
Lama memandang Aurora, Galaxy pun tersadar dari lamunannya dan kembali melajukan mobilnya menuju sekolah.
🧃🧃🧃
10 menit kemudian
Sesampainya di sekolah, Angkasa dan Aurora menatap bingung ke area parkir yang terlihat lebih ramai dari biasanya, dan tak lupa dekorasi sekolah yang terlihat jauh lebih meriah dan berwarna
"Sekolah kita kenapa? Kok rame banget" ucap Auroa yang memandangi sekelilingnya
"Kayaknya lagi ada acara deh" ucap Angkasa
"Kayaknya sih gitu" ucap Aurora
"Bentar kakak coba tanya Arsen dulu" ucap Angkasa yang mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Arsen
"Hallo" ucap Arsen di seberang sana
"Hallo ada acara apa di sekolah sekarang, kok rame banget?" Tanya Angkasa
"Lo udah balik?" Tanya Arsen
"Udah, gue lagi di parkiran sama Ara juga" ucap Angkasa
"Sekarang lagi ada pentas seni, sekolah kita juga ngundang siswa dari sekolah luar makanya bisa serame ini" ucap Arsen
"Kalian sekarang dimana?" Tanya Angkasa
"Kita di kantin, nyusul aja" ucap Arsen
"Hmm pesenin nasi goreng 2 sama minumnya susu kotak 4" ucap Angkasa
KAMU SEDANG MEMBACA
GALAXY AURORA
Teen Fiction[END] Aurora Sheanna Vaxilius Athrix gadis dengan paras sangatlah cantik dan manis, memiliki sifat yang kelewat polos sekaligus bar-bar, tapi tidak sepolos perilakunya yang sangat menyukai yang namanya baku hantam. Aurora memiliki hobi mencari masal...
