Biasanya geng badboy sekolah hanya bisa luluh pada seorang gadis baik atau sebut saja goodgirl. Namun di Neo High School, kumpulan berandalan itu justru bertekuk lutut pada seorang bayi.
Ini kisah Renjun, bayi mungil dengan pipi kelebihan muatan yan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Pagi hari di mansion keluarga Zhong.
Begitu keluar lift Chenle langsung disambut dengan aroma masakan yang menggugah selera. Diam-diam Chenle tersenyum senang.
Walaupun di mansion itu terdapat koki dari negara yang berbeda-beda, tetapi bagi Chenle masakan maminya jauh lebih lezat dari pada masakan koki-koki itu.
Ah, Chenle jadi semakin tak sabar untuk sarapan. Saat pulang, maminya itu memang selalu menyempatkan diri untuk memasak.
"Morning, Mi"
"Morning"
Perempuan itu masih asik berlalu lalang di dapur dengan celemek yang sudah terkena beberapa noda yang Chenle yakini noda baru.
Kalau mobil aja setiap hari baru, masa celemek doang masih dipakai berkali-kali.
"Baby mana mi?"
"Masih tidur"
Chenle membulatkan mata senang mendengar itu. Matanya berbinar. Dengan segera Chenle bangkit dari kursi nya dan berlari kembali ke arah lift menuju tujuan lain yaitu kamar Renjun.
"Jangan dibangunin Chen, nanti baby rewel"
Terlambat, Chenle telah melesat pada tujuannya.
Kamar dengan warna kuning pastel itu terlihat sangat menggemaskan. Seperti yang menghuni menurut Chenle.
Chenle melangkah menuju ranjang bayi yang terisi oleh makhluk imut yang masih terlelap dengan damai.
Bibir mungil Renjun mengerucut dan medecap pelan diiringi dengan lenguhan. Kedua tangan mungil itu terkepal di samping kanan dan kiri kepalanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Sebuah senyuman lebar terpampang di wajah Chenle melihat pemandangan makhluk mungil di hadapannya.
Tak ingin melewatkan kesempatan, Chenle segera mengambil ponsel di sakunya dan mengabadikan pemandangan menggemaskan itu.
Sebelah tangannya mengelus pipi bulat Renjun. Menusuknya pelan lalu mengelusnya lagi. Berulang seperti itu hingga mata bulat Renjun terbuka lalu mengerjap pelan.