......kenapa lo diem aja waktu liat jeongwoo udah gak ada di kamarnya. Padahalkan lo lebih dulu yang ada di sana sebelum gue." Ujar haruto sambil mengepalkan kedua tangannya.
"HAH!" kaget jihoon akan penuturan haruto barusan. "BENERAN SA!!?" tanya jihoon kepada asahi yang masih menggunakan nada terkejutnya.
"Iya." Jawab asahi yang tidak terlihat takut sama sekali.
Mereka semua langsung menatap asahi dengan tatapan heran yang...tidak bisa dijelaskan kata kata.
Bagaimana mungkin dia hanya diam saat di depannya sudah terbaring mayat temannya dalam keadaan yang mengenaskan.
"Apa jangan jangan, ini semua ulah lo asahi?" Tanya hyunsuk yang mencoba untuk tidak menonjok asahi.
"Bukan." Jawab asahi lagi. Masi dengan wajah tanpa rasa takut. Hanya saja, kali ini tatapan asahi terlihat makin menajam.
"Terus kenapa lo nggak coba teriak bang?? Setidaknya lo bisa ngasi tau ke kita lebih cepat." Ucap yedam sambil meneliti raut wajah asahi. Berusaha untuk mencari suatu ekspresi yang ada di wajah asahi.
Dan itu hanya sia sia, karna asahi tetap tidak menunjukkan ekspresi apapun di wajahnya.
"Lo gak takut atau ngerasa bersalah gitu sa?" Tanya jaehyuk dengan nada dan tatapan kecewa.
"Gue gak takut, gue cuman ngerasa bersalah aja. Bersalah karna sampe sekarang gue belum bisa nemuin pelakunya." Ujar asahi dengan nada santai. "Gue gak takut, karna emang bukan gue pelakunya." Lanjutnya sembari menatap wajah temannya satu persatu.
"Beneran kan sa, bukan lo pelakunya?" Tanya junkyu yang dibalas anggukan kepala oleh asahi.
"Oke kalo gitu lanjut ya. Siapa yang mau ngomong lagi?" Tanya hyunsuk mempersilahkan temannya yang ingin mengutarakan pendapatnya.
"Gue bang." Ujar doyoung yang langsung diangguki oleh hyunsuk.
"Bang yoshi, gue mau nyeritain sesuatu ke mereka." Ujar doyoung menatap yoshi. Mereka yang ada di sana langsung kaget akan perkataan doyoung. Cerita apa kok doyoung kayak minta persetujuan dari yoshi.
"Critain aja." Jawab yoshi singkat, yang malah bikin doyoung spot jantung.
"Emmm.....jadi gini...
Flassback on
Tok
Tok
Tok
"Bang yoshi....." panggil doyoung sembari mengetuk pintu kamar yoshi.
"Kok gk di buka buka sih." Gerutu doyoung yang terus mengetuk pintu kamar yoshi.
Tok
Tok
Tok
Ceklek
"Kenapa?" Tanya yoshi yang sudah berdiri di depan pintu.
"Ijinin masuk dulu gitu lo bang. Gak enak kalo ngobrol di depan pintu gini." Ujar doyoung yang membuat yoshi nyengir lalu mempersilahkan doyoung masuk.
"Kenapa doy?? Kok tumben dateng ke kamar gue?? Mau ngobrol apa emang??" Tanya yoshi bertubi tubi.
"Hehe..gue kesini cuman mau pinjem carger hp bang. Punya gue rusak. Konslet kena air minum." Jelas doyoung menyampaikan maksud akan tujuannya datang ke kamar yoshi dengan nada yang di buat memelas.
"Yaelah gitu doang. Bentar gue cari dulu. Tu carger gue suka ngumpet." Ujar yoshi yang mulai mencari carger miliknya.
Doyoung yang gabut pun mulai menjelajahi kamar milik seorang yoshinori tereyaki ini.
Kamar yoshi ini tergolong kamar yang rapi, tapi doyoung heran aja. Masa carger aja nyarinya susah.
Saat sedang asik memandang sekitar kamar yoshi ini.......
Netranya tidak sengaja menangkap benda yang terlihat mengkilat di atas meja. Lebih tepatnya di selipan buku milik yoshi.
Karna tertarik, doyoung pun mulai mendekati meja yoshi itu dengan langkah yang pasti.
Setelah sampai di dekat meja itu, tangannya langsung membuka buku yang ada di atas meja tersebut. Setelah buku sudah terbuka, doyoung langsung terkejut akan apa yang ia lihat.
Benda mengkilap yang menarik perhatian doyoung tadi ternyata adalah sebuah pisau.
Terlihat pisau itu sangat tajam yang berarti pisau tersebut sering di asah oleh pemiliknya.
"Lo lagi apa doy?" Tanya yoshi dengan wajah dinginnya.
"Emm..i...ini pe..peso lo bang?" Tanya doyoung dengan nada gugupnya.
"Iya." Jawab yoshi dengan wajah datar
"Ni cargernya. Jangan lupa di kembaliin." Lanjut yoshi tersenyum lembut di wajahnya.
"Eh, iya bang. Nanti kalo udah, bakal gue kembaliin. Gue pergi dulu ya bang. Makasi cargernya." Ujar doyoung seraya bergegas keluar dari kamar yoshi.
Flassback off
"Gitu ceritanya." Ujar doyoung menceritakan kejadian yang membuat dirinya merasa di ambang kematian pada saat itu.
"Pisau di kamar lo buat apa yosh?" Tanya jihoon memicingkan matanya ke arah yoshi.
"Perlindungan diri." Jawab yoshi seadanya.
"Tapi bang, tu pisau yang di kamar lo tajem banget, kayak tu pisau sering di asah setiap hari. Gue juga sempet megang lo." Ujar doyoung yang merasa janggal akan jawaban yang di berikan oleh yoshi.
"Dalam keadaan yang kayak gini, gak salah kalo gue nyimpen pisau di kamar gue. Itu suatu bentuk perlindungan diri bagi gue." Jelas yoshi kepada semuanya.
"Emang bener kalo tu pisau sering gue asah. Tapi sampe saat ini, tu pisau belum pernah gue gunain buat apapun. Gue megang pun waktu ngasah aja. Selebihnya enggak." Lanjutnya dengan suara yang tenang.
"Tapi kenapa lo nyimpen itu pisau di selipan buku?" Tanya yedam yang membuat yoshi terkekeh pelan.
"Terserah gue mau nyimpen tu pisau di mana aja. Bukannya barang perlindungan diri itu harus di simpen di tempat yang tak terduga?" Tanya balik yoshi kepada yedam yang langsung membuat yedam bungkam.
"Tapi lo malah terlihat kayak pelakunya bang. Selama ini, temen kita meninggal dengan luka tusuk di tubuhnya." Ujar haruto mengingatkan mereka semua.
"Gue inget kok har. Gue gak mungkin lupa sama apa yang udah mereka alami. Gue masih bisa bernapas sekarang itu bikin gue bersyukur. Dan gue harus nemuin siapa pelakunya walaupun itu salah satu dari kita." Ucap yoshi yang penuh semangat dan keteguhan yang mendalam.
"Lo yakin yosh kalo pelakunya emang bener diantara kita?" Tanya hyunsuk yang membuat ruangan menjadi hening...
"Gue bener bener yakin." Ujar yoshi tetap pada pendiriannya. Yang setelah itu pergi meninggalkan mereka yang ada di ruang keluarga.
Yoshi pergi ke kamarnya. Gak tau mau ngapain.
'Gue gak salah milih'. Batin seseorang yang terus menatap kepergian yoshi dalam diam.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Next??
Maaf kalo ada typo ya.
KAMU SEDANG MEMBACA
TEROR | TREASURE (END)
Mystery / Thriller"pinter banget lo actingnya" Start : 8 - 9 - 2021 Finish : 2 - 6 - 2022 [Budayakan follow sebelum membaca] KET: ● Cerita pertama, jadi maaf kalo ada kesalahan dan kekurangan ● Cerita dari pemikiran sendiri ● JANGAN SUKA PLAGIAT!! Rank🏅 # 1 misteri...
