Jangan lupa vote sebelum baca , comment dan follow sesudah baca heheh !!!
.
.
.
.
Yoona POV
Berusaha untuk tidak perduli dengan apapun , aku berusaha menikmati makanan ku .
Aku tak menatap kearah nya sama sekali setelah pelayanan itu pergi , kunyahan ku terhenti ketika Sehun duduk di samping ku .
" Suapi aku.."
Aku tak menghiraukan ucapannya , dan kembali asik menyuapkan makanan lezat ini kedalam mulutku .
" Aku tak suka di abaikan Im Yoona !!" Bentak nya padaku , dan aku masih diam mengabaikan nya .
Sampai pada akhirnya Sehun mengambil makananku dan melemparkannya ke atas lantai dan aku terkejut saat mendengar bunyi suara piring yang beradu dengan lantai .
" Berhenti membuat ku untuk berlaku kasar padamu sialan !!" Makinya sambil meremas bahuku kuat...
" Kau benar-benar membuatku kesal Im Yoona !!"
Cengkraman tangannya pada lengan sisi kanan dan kiri ku benar-benar sangat sakit , tapi aku benar-benar tidak tau harus berkata apa .
" Tatap aku Im Yoona !!" Kali ini Sehun berteriak dengan lantang di hadapan ku .
Aku yang sedari tadi menahan tangis semakin tak berani menatap kearah nya .
" Fuck!!"
Dia mencengkram erat rahang ku dengan kuat .
Ini jauh lebih sakit di bandingkan dengan Cengkraman tangannya pada lengan ku .
" Kau suka aku berlaku kasar padamu jalang sialan !!"
" Ahh..." Ringis Yoona ketika Sehun mendorong tubuh Yoona secara kasar keatas sofa yang tadi mereka duduki .
" Jangan salahkan aku jika nanti nya kau tidak bisa berjalan nantinya !!"
Baru saja Sehun ingin mencium bibirku , seseorang dengan lantang mengetuk pintu kamar itu .
" Sehun.."
Ku lihat Sehun terhenti dan berusaha mengontrol emosinya saat ini , melihat Sehun yang seperti itu membuat pria itu seratus kali lipat lebih menarik di mata ku .
" Sehun...kau di dalam ?" Lanjutnya " Aku sudah lapar sayang !"
Aku mendorong tubuh Sehun agar menjauh dari hadapanku saat ini .
" Pergilah kekasih mu sudah sangat lapar ."
" Tunggu hukuman mu Im Yoona !"
Sehun mengatakan itu dan berlalu meninggalkan ku dalam kesendirian lagi .
Haruskah aku keluar dan meminta bantuan kepada wanita itu ?
Aku harus benar-benar keluar dari sini , ku putar gagang pintu kamar ini dan..
Klikk...
Ajaibnya pintu kamar ini tak terkunci , kubuka pintu itu pelan-pelan dan melihat sekeliling .
Sepi pikir ku , dan aku mulai melangkah keluar sambil sesekali menatap kearah sekeliling .
Tempat ini sungguh sangat menakjubkan pikirku saat melihat pernak-pernik yang terpajang rapi di rumah ini .
" Bodoh.."
Pikirku pada diriku sendiri bagaimana bisa aku mengagumi keindahan rumah ini disaat aku harus keluar dari rumah ini .
Ku perhatikan kembali sekeliling takut ada seseorang yang sedang berjaga jaga dan kembali menangkap ku .
Membayangkan pria berjas hitam dengan otot bahu yang besar itu saja sudah kembali membuatku meringis menahan rasa takut .
Menuruni tangga dengan langkah kaki yang begitu pelan sesekali mata ku mencari dimanakah letak pintu keluar istana megah ini .
Hampir lima menit lamanya aku mencari pintu utama rumah ini dan langkahku terhenti ketika mendengar suara tawa seorang wanita .
Terlihat di depan sana Sehun sedang suap-suapan dengan seorang wanita yang semalam kulihat dari balik jendela .
Seketika langkahku terhenti menatap dengan penuh rasa bahagia kearah kedua sejoli itu yang kini sedang tersenyum dengan tatapan mata yang saling beradu mesra .
Ku langkahkan kakiku menuju kearah mereka berdua .
Terlihat Sehun menatap kearah ku dengan tatapan mata yang tak bisa ku jelaskan , Sementara wanita itu menatap ku dengan tatapan heran .
Yoona POV End
" Aku ingin pulang katakan di mana letak pintu keluar nya ." Ujar Yoona tertuju pada Sehun walaupun tatapannya kosong tak tau kearah mana .
" Kembali ke ruangan mu..." Dingin
Suasana mencekam terjadi saat ini bahkan detik itu juga .
Yoona tak menanggapi ucapan Sehun , tatapannya kini malah tertuju pada wanita berdarah campuran didepannya saat ini .
" Baiklah kalau kau tak mau memberi tahu.... katakan di mana letak pintu keluarnya nona ." Serasa lenyap entah kemana rasa takut yang sedari tadi Yoona pendam dalam dirinya .
"Baby....siapa wanita ini ??" Tanya Miranda bingung .
" Jalang..." Geram Sehun .
Miranda jelas terkejut saat kata-kata itu keluar dari bibir tipis Sehun
" Lantas biarkan jalang ini pergi dari sini ." Miranda menatap kearah Yoona .
" Sebelah sana...." Tunjuk Miranda pada pintu besar yang berada tepat di belakang Sehun .
Yoona berlalu melewati Sehun dan Miranda yang masih tetap pada posisinya saat ini .
Saat tangan Yoona memegang handle pintu itu Guci antik yang berada di samping Yoona seketika itu pecah tak berbentuk .
" Selangkah saja kau keluar dari rumah ini suamimu akan mati di tangan ku saat ini juga Yoona !!!" Teriak Sehun dengan tatapan mata membunuh saat ini .
Yoona membalikkan badannya kearah Sehun dengan mata yang sudah berkaca kaca .
Yoona menggelengkan kepalanya dan kembali melangkah keluar dari rumah besar ini dengan tangisan sedih .
Sementara Sehun murka ketika tubuh mungil Yoona sudah tak terlihat lagi karena terhalang oleh pintu masuk didepannya saat ini .
" Biarkan jalang itu pergi...." Sehun tersenyum sesaat " Tetap awasi dia.." setelah mengatakan itu Sehun langsung saja pergi menuju kamarnya .
" Percayalah setelah ini kau akan benar benar sengsara ."
Setelah mengatakan itu Sehun langsung pergi menuju mobilnya dan mengabaikan Miranda yang sedari tadi memanggil manggil namanya .
" Bawa wanita itu ke apartemen ku ."
Sehun sudah tak sabar untuk segera menghancurkan wanita itu .
" Hukuman berada didepan mata mu Im Yoona !!"
Bersambung....
YOONHUN SHIPER MANA SUARANYA
Bagi yang suka dengan cerita ini jangan lupa beri dukungan dan juga semangat berupa vote dan comment .
COMMENT DAN VOTE LEBIH DARI 50 BAKALAN LANGSUNG UP...
Terimakasih ❤️

KAMU SEDANG MEMBACA
CHEATING [M] 21+ ( END )
FanficWARNING : AREA 🚫 KISAH PERSELINGKUHAN ANTARA YOONA DAN SEHUN !! Sinopsis : Yoona di apit di antara dua pilihan yang begitu runyam , dimana dirinya harus mempertahankan pernikahan dengan Siwon atau memilih Sehun dan menghancurkan rumah tangga yang...