8) Delapan

3.3K 203 7
                                        

Happy reading

Bahagia itu bukan ketika kamu memiliki segalanya, akan tetapi bahagia itu disaat kamu memutuskan untuk memilih segalanya secara sempurna.

🍁

Hari ini Fahmi sama Alifa mau pindah rumah baru nya, Fahmi kini tampa sibuk beres beres sedangkan Alifa masih stanbai di kasur nya, Fahmi gak tega bangunin Alifa ia melihat wajah Alifa yg sangat lelah karena acara resepsi semalam.

"Fahmi uda jam berapa sekarang" tanya alifa semari masih mengumpulkan nyawanya.

"Uda bangun,sekarang masih jam 08.00 yauda kamu pergi mandi kita Uda mau berangkat"sahut Fahmi.

"Kemana? Tanya Alifa perihalnya Fahmi masih belum ngasi tau alifa kalau mereka hari ini akan pindahan.

"Rumah baru kita"ucap fahmi

"Ha r...rumah k...kita"ucapnya berbata bata

"Iya emang kenapa"tanya fahmi

"Nanti aja deh kak pindahnya, ntar siapa yg masak,kemas rumah beres rumah bersih rumah segala macem"ucap alifa

"Ya kamulah" jawab fahmi

"Loh kok alifa"ujar Alifa

"Kamu istri saya,Uda kewajiban istrinya mengurus rumah tangga"ucap fahmi

"Isss ngeselin"ujarnya

"Siapa suruh gemesin"ucap fahmi menggigit pipi alifa yg gembul itu, setelah menggigit pipi istrinya itu Fahmi langsung pergi keluar kamar meninggalkan alifa yg uda setengah jengkel.

"Ihhh kak fahmiiiiiiiiiiiiiiii" teriak alifa

Setelah berberes beres akhirnya mereka sudah siap untuk pergi Fahmi,kini mereka sedang berpamitan kepada kedua orang tua alifa sekaligus amer sama bumer.

"Kamu gak mau makan dulu, pokoknya makan dulu bunda Uda masak nii" ujar arya mencegah menantunya pergi tanpa sarapan.

"Iya ayok nak bentar doang kok" ucap hendra diangguki Fahmi.

Mereka pun sarapan dulu baru pergi.

"Ciee yg mau pergi tapi belum minta maaf sma gue"sindir noval

"Emang gue salah apa sama Lo gak ada tu" ucap alifa judes.

"Apa kabar muka gue bonyok gara siapa tu, dan gue ditagih sama mba kantin gara gara Lo ngutang pake nama gue" ucap Noval.

"Punya abang gak dimanfaatin buat apa" ucap alifa

"Ya tapi Lo harus minta maaf lah sama gue" ujar noval

"Sudah sudah kalian ini makan aja sempat sempatnya berantam. Makan dulu jangan ngomong" ujar Hendra membuat alifa dan Noval jadi diam.

🍂🍂🍂

"Ayah bunda, Fahmi izin bawa putri mu"ucap Fahmi menyalami tangan kedua ortu alifa

"Iya jaga putri ayah ya Fahmi, dia putri kesayangannya kami meskipun ngeselin"ucap hendra

Ayah bunda Alifa pamit dulu ya, jangan kangen, jaga Momo sama Mimi ya, kasi dia makan,teruss 1lagi jagain bujang bujang alifa ya, alifa gak tega ninggalin Mereka"ucap alifa

"Masih aja sempat mikirin bujang bujang"ucap Fahri

"Diem Lo, awas Lo sakitin bujang bujang gue,gue bales nyakitin Lo"ucap alifa melirik fahri denga tatapan tajam

"Uda Uda, ini mau pindah masih ada berantem"ujar arya

hati hati di jalan ya nak, nurut sama suami jangan Bandel sama suami, ingat surga ada ditelapak kaki suami" sahut Hendra.

"Gak janji"ucap alifa

Hendra dan Arya hanya menggelengkan kepala nya

"Bang Alifa pamit dulu ya, jangan rindu ingat jagain bujang bujang Adek"ucap alifa

"hati hati,rindu rindu geli gue"ujar noval

"Ish Abang gak ngerti suasana gk asik"ujar alifa

"Fa,jagain adik gue ya awas aja kalo Lo nyakitin Adek gue,Lo orang pertama gue hajar"ucap noval

"Iya bang insyaallah Fahmi jaga Alifa" ucap Fahmi

"Yauda Abang percaya sama kamu" ujarnya

Kita berdua pamit dulu ya assalamualaikum sahut Fahmi.

Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatu hati hati ya" sahut mereka.

Didalam mobil alifa masih ngambek perihal Fahmi menggigit pipi gembul nya itu, Fahmi menoleh kearah alifa"masih ngambek"ucap fahmi

Y.

"Yauda maaf ya, siapa suruh punya pipi gembul banget"ucap fahmi

"Masih marah? Yauda sebagai permintaan maaf aku turun yg kamu mau hm? Ucap fahmi

Mendengar itu alifa langsung menoleh kearah Fahmi"gak bohong kan"ucap alifa

"Iya sayang....... Sekarang istri nya Fahmi mau apa hm? Ucap Fahmi

"Alifa mau ke mall' ucapnya matre emang si alipa.

"Yauda sekarang kita kemall ya, tapi janji dulu" ujar fahmi

"Janji apaan"

"Janji gak boleh marah lagi"ucap fahmi

"Makanya jangan ngeselin main nyosor aja sakit Lo ni pipi kamu gigit"ucap alifa

"Iya gak bakalan aku gigit" ucap fahmi.

Akhirnya sudah malam kini mereka baru sampai dirumah karna tdi alifa minta kemall bentar mau tak mau harus nurut biar gak ngambek lagi tu anak.

"Ini rumah Lo kak" ucap alifa mengagumi desain rumah yg besar itu.

"Bukan, tapi ini rumah kita"ucap Fahmi

"Gede banget Lo kak"ucap alifa

"Yauda kalau kamu gak suka, kita cari yg lain aja"ujar fahmi

"E..eh gak usah ini Uda lebih dari cukup kok"ucap alifa bukanya gak mau rumah besar, yg ia pikirkan siapa yg beres beres rumah.

"Yauda masuk yuk" ujar Fahmi membawa barang alifa masuk kerumah

Setelah itu alifa langsung menuju kekamar ia Uda sangat rindu sama kasur dan tidak sabar unboxing novel novel yg dibeli nya tadi.

Ceklek

Fahmi melihat alifa yg sedari tdi sibuk dengan hp nya dikasur dan buku buku novel nya berjejer di meja kerja nya itu.

"alifa ini buku kamu banyak banget dimeja kerja aku"ucap Fahmi

"Numpang" jawabnya

Numpang ya numpang tapi gak segitu juga sampai penuh dimeja gumam Fahmi ia harus sabar menghadapi istri seperti alifa ini.

Setelah beres beresin buku alifa Fahmi langsung mengecek alifa apakah istrinya itu sudah tidur apa belum ternyata alifa belum tidur ia tengah berguling guling dikasur mungkin hobi:)

Fahmi langsung menghampiri alifa" lagi ngapain kenapa gak tidur besok sekolah Lo"ujar Fahmi

"Gak bisa tidur kalo gak liat muka bujang bujang"ucap alifa

Fahmi terkekeh"yauda sekarang kamu liat wajah aku aja"ucap fahmi

"Ihhh bukanya tidur malah makin gak bis.......

Belum menghabiskan kata kata Fahmi sudah memeluk alifa dan mengelus rambut nya lalu membacakan Surah surah pendek"shuttt tidur" ujarnya.

Tubuh nya ingin memberontak tapi hatinya tidak malahan alifa merasa nyaman dengan pelukan Fahmi kemudian tidak lama ia pun tertidur nyenyak, bukan hanya alifa tapi Fahmi juga tertidur.

wait for the next part


FAHMI [End]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang