38.tiga puluh delapan

1.4K 94 3
                                        

Happy reading 🍂


Jangan lupa vote and komen👍

Sebelum matahari terbit mereka sudah sampai didepan rumah sakit untuk melihat keadaan alifa yg seperti dibilang fakhir kalau ada yg ingin berniat jahat kepada momynya.

Sebenarnya aurel ngga ada rencana sesuatu untuk kali ini, cuman ia hanya menyuruh putri dan fakhir dtng awal kerumah sakit menemani alifa.

"Sial mereka sepertinya tau rencana kita" ucap seseorang lalu pergi dari situ.

Menatap sendu mommy nya yg sedang terbaring lemah dibrankar rumah sakit, mendekati momy nya lalu mencium tangan tangan Alifa.

Cup

"Momy ayo cadal, momy ngga pengen peyuk akil"

"t..tapi akil yg pengen peyuk momy hiks hiks, m.momny cepat cadal ya cita jalan bayeng bayeng, acil pengen dipeyuk, dicium,dicayang cama momy"

"Akil pengen cayak cean dicayang cama momy, akil pengen kyk cean yg celalu dicuapin talau mau macan, hiks ayo momy cepat banyun akil kangen Lo cama momy"

Aurel dan putri menatap sahabat nya itu yg sedang terbaring lema di brankar itu.

"Lo ngga kasian sama anak Lo, Uda berapa taun lo tidur ngga ada niatan mau bangun" ucap aurel memarahi alifa

"Put dia bukan alifa yg kita kenal, alifa yg kita kenal ngga lemah dia kuat jatuh disaat balapan aja dia masih bisa bangkit, fa bangun demi anak Lo"

"Lo ngga kepengen liat anak Lo ha, dia Uda gede fa sifat nya sama seperti Lo keras kepala, ngga kasian liat kak fahmi yg setiap hari ngantarin Lo buket novel lagi, Uda banyak buket yg Lo terima ayo bangun faa" ucap aurel tetapi tak sahut sang empu.

"Ayo bangun momy akil kangen cama momy" tangis fakhir.

"Rel Uda jangan gitu ada fakhir kasian dia kalau Lo begitu,dia semakin terpuruk" ucap putri.

Akhirnya mereka menemani fakhir yg sedari tdi ngomong sama momynya, matahari pun sudah terbit tapi bocah itu sama sekali tidak lelah ngomong sendiri.

Hingga pintu ruang alifa terbuka, Fahmi dikejutkan saat melihat aurel, putri dan anaknya yg sudah ada disitu.

"Lo kalian kpn kesini" tanya Fahmi heran.

"Tdi subuh, ini anak Lo rindu sama momy nya" ucap aurel ketus.

aurel masih marah sama suami sahabat nya itu karna tidak bisa menjaga alifa dengan benar, dulu katanya Janji bakal jaga alifa, dan ngga bakal bikin alifa celana dan ini apa?...

Fahmi menatap putranya yg sedang menemani alifa dan menghampiri mereka "momy kapan bangun Abi" tanya fakhir menatap fahmi.

"Momy pasti bangun, momy nya fakhir kuat dia bakal sadar demi anaknya" ucap fahmi mengelus rambut anaknya.

"Benelan ya momy" ucap fakhir beralih menatap buket yg abinya itu pegang.

"Itu untuk momy Abi" tanya fakhir diangguki fahmi.

FAHMI [End]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang