3. New Friend's

809 63 2
                                        

*Alexa's POV

Sesampai di rumah oma'ku, aku langsung memencet bel rumahnya, Ting Tong Ting Tong. Tak lama kemudian ada seseorang yang membuka kan pintunya. "Oh My God.. alexa, aaaa kenapa kau tidak memberitahu kami" ucap aunty Jasmine, adik Dad ku. "Hahaha ya karena aku ingin membuat kejutan aunty" ucapku sambil tertawa. "Oh ya... hahaha yasudah ayo kita masuk" ujar aunty Jasmine dan mempersilahkan ku untuk masuk.

"Ya tuhan... cucuku sekarang sudah besar ya, dia cantik sekali, sama seperti ibunya" ucap oma'ku. "Hahaha oma bisa saja, oh ya.. apakah aunty Jasmine tinggal disini?" Tanyaku kepada oma. "Ya, dia tinggal disini, dia yang selalu menjaga dan mengurusku lexa" ucap oma sambil mengelus ngelus rambutku. "Oh ya lex, ada apa kau datang kemari" tanya aunty Jasmine yang tiba tiba datang dengan minuman dinampan. "Aku akan tinggal disini aunty, aku akan sekolah disini" jawabku. "What?? Apa kau serius?? Kau tidak bercanda? Aaa aku sangat senang" ucapnya sambil memelukku. "Hahaha ya aunty, aku akan

tinggal disini" jawabku sambil membalas pelukannya. "Oh lexa... aku senang sekali kalau begitu. Baiklah, sepertinya kau harus beristirahat sekarang, kau terlihat begitu lelah" ujar oma'ku. "Baiklah oma, aku juga ingin beristirahat. Sampai ketemu di makan malam nanti" ucapku sambil mencium pipi oma dan aunty, lalu segera pergi menuju kamar.

-SKIP

Hari ini aku akan berangkat ke sekolah baruku. Yap, aku senang sekali. Aku berharap bahwa hal buruk tidak akan menimpaku.

"Lexa.. kau akan bersekolah disini, semoga kau senang ya. Oh ya, aunty langsung pulang, jika nanti pas waktu jam pulang aunty belum jemput, kau bisa pulang sendiri kan?" Ujar aunty Jasmine. "Ya aunty, aku kan bukan anak kecil lagi" ujarku sambil mengerucutkan bibirku. "Hahaha baiklah kalau begitu. Aku pulang dulu ya, da-ah..." ucap aunty Jasmine sambil mengecup keningku lalu pergi dengan menggunakan mobilnya itu.

Aku berjalan menyusuri koridor sekolah, mencari cari dimanakah ruang kepala sekolah, namun saat aku sedang berjalan tiba tiba aku menabrak seseorang BRUK , yap aku terjatuh -_- "Au.. sakit tau" ujarku kesal. "So-sorry.. Maaf aku tidak sengaja, apakah kau baik baik saja" ucapnya dengan nada panik. "Ya aku tidak apa apa, hanya sedikit nyeri dibagian lututku" ucapku sambil meniup niup bagian lututku. "Maaf kan aku sekali lagi ya, mari aku bantu" ucapnya sambil mengulurkan tangannya, dan aku pun menggapai tangannya. "Ya aku sudah memaafkanmu, dan terimakasih sudah membantuku" ucapku sambil sedikit memaksakan untuk tersenyum. "Oh ya, kau anak baru ya?" Tanya lelaki ini. "Ya aku anak baru, apakah kau tahu dimana ruangan kepala sekolah, aku sudah mencarinya, tapi tidak ketemu" ucapku putus asa. "Ya tentu saja aku tahu, mau ku antar?" Tawarnya. "Ya jika kau tidak keberatan" jawabku. "Baiklah, yuk" ucapnya sambil menggandeng tanganku. Astaga... mengapa semua orang yang ada disini memperhatikan ku dan lelaki ini. Sungguh aku merasa risih, tapi mungkin dia bukan memperhatikanku, namun memperhatikan lelaki ini, karena dia tampan, baik, dan gayanya yang cool itu bisa membuat perempuan tertarik -apa yang sedang kau pikirkan lexa...?? Buang semua pikiran seperti itu ucapku dalam hati dan menampar wajahku kebawah. "Hey kau kenapa? Kita sudah sampai. Ini ruangannya" ucapnya yang berhasil memecahkan lamunanku itu. "Oh ya, tida tidak, aku tidak kenap kenapa, terimakasih sudah mau mengantarku" ucapku sambil menunjukan senyuman terbaikku. "Ya tidak masalah, anggap saja itu sebagai permintaan maafku. Dan sepertinya aku harus segera pergi ke kelas karena sedikit lagi bel masuk akan berbunyi" ucapnya. "Hmm... ya da-ah" ujarku. "Da-ah... semoga nanti kita sekelas ya... " ucapnya berteriak karena jarak kita sudah agak menjauh. Dan aku pun tersenyum.

*Author POV

"Morning class.... " sapa guru itu di kelasnya. "Morning sir..." jawab murid yang ada dikelas itu secara serempak. "Guys.. kita kedatangan murid baru. Girl... ayo masuk" ucapnya sambil menyuruh alexa masuk. Alexa pun masuk dan sedikit tersenyum. "Woooo..... cantik banget, siapa tuh namanya" ujar salah satu murid dikelas itu. "Nah ini dia murid barunya. Ayo perkenalkan dirimu" suruhnya.

*Alexa's POV

"Hai... Namaku Alexandra Veronica Chare, aku berasal dari Indonesia" Ucapku memperkenalkan diri, siswa-siswi disini terlihat sangat baik, dan membuatku sedikit lega. "Okay alexandra, jadi kita bisa memanggilku dengan sebutan apa??" Tanya guru itu. "Panggil aku alexa atau lexa" jawabku. "Baiklah lexa, kau bisa duduk disamping Ezra. Aku pun bingung dan menaikan sebelah alisku seperti memberi kode karena aku tidak tau siapa yang bernama Ezra. Tidak lama kemudian ada seorang siswa yang mengangkat tangannya "Aku yang bernama Ezra" ucapnya. Oh jadi dia yang bernama Ezra, tunggu dulu, sepertinya aku tidak asing dengan lelaki ini. "Lexa... ayo silahkan duduk" ucap guruku. "Yes sir" jawabku sambil berjalan menuju tempat duduk. "Hai.. ternyata do'aku dikabulkan ya" ucapnya saat aku duduk dikursi yang berada di samping lelaki yang bernama Ezra ini. Oh ya aku ingat, dia laki laki yang telah menabrak dan mengantarku keruang Kepsek tadi. "Hahaha iya, Hai juga" ucapku sambil tersenyum. "Jadi namamu alexandra, nama yang bagus" pujinya. "Iya, terimakasih" ujarku

"Okay.. anak anak ayo buka buku matematikanya halaman 35" ujar sir arnold. "Baik sir..." jawab kami serentak.

*Zayn's POV

Hari ini masih sama dengan hari sebelum sebelumnya, aku masih menyendiri meratapi nasib yang sangat mengenaskan, sebut aku lemah, tapi ya itu memang lah aku yang sebenarnya. Aku tidak tau sampai kapan aku akan seperti ini. Mungkin sampai aku mati karena keterpurukanku.

*Author POV

Jam istirahat pun telah tiba, namun alexa masih bingung ia harus kemana, ia ingin ke kantin namun ia tidak tahu jalannya, jadi ia lebih memilih untuk diam di kelas. "Hai..." sapa wanita yang berambut blonde itu. "Haii juga" sapaku balik. "Namaku Alicia Smith, kau bisa memanggiku dengan sebutan Alicia" ucapnya memperkenalkan diri. "Aku Alexandra, dan kau bisa memanggilku alexa" ujarku. Aku dan Alicia pun mengobrol cukup banyak, tidak lama kemudian Ezra pun datang. "Hai alexa, eh ada kau alicia" ucap Ezra yang tiba tiba datang dan langsung duduk dikursi yang berada disamping alexa. "Hai zra.. " ucap alexa dan alicia hampir bersamaan. "Sepertinya kalian sudah akrab ya?" tanya ezra. "Ya seperti yang kau lihat, ternyata alexa orangnya itu baik, lucu, dan... hahaha sudah lah yang itu jangan disebutkan ya lex" ujar alicia sambil tertawa dan mencubit lengan alexa. "Alicia....." ujar alexa dengan nada yang tinggi dan kesal. "Hahahaha tapi kan aku tidak menyebutkan hal yang terakhir lex" ujar alicia. "Hal apa?? Tolong beri tahu aku" Lanjut Ezra. "Bukan hal apa apa, jangan dengarkan dia zra, sepertinya alicia sudah kehabisan obat" ucap alexa. Dan alicia pun mengerucutkan bibirnya yang membuat alexa dan ezra pun tertawa.

-SKIP

Alexa sedang berada di halte bus dan menunggu bus lewat. Namun tidak lama kemudian tiba tiba ada seseorang dengan menggunakan motor berhenti tepat didepan alexa. "Lex.. kau tidak pulang?" Tanya orang itu, lalu melepas helm yang dia gunakan, oh... ternyata dia ezra. "Ini aku ingin pulang, aku sedang menunggu bus lewat" jawab alexa. "Jika kau mau, aku bisa mengantarmu pulang" tawar ezra. "Tapi..." ucap alexa terhenti karena ezra langsung memotong ucapannya. "Tenang saja, aku tahu apa yang ingin kau ucapkan. Aku tidak keberatan kok" ujar ezra sambil menyodorkan helm satunya kepada alexa. "Baiklah, terimakasih ezra" ucap alexa sambil mengambil helmnya dan naik ke motor Ezra dan mereka pun langsung melesat dengan motornya menuju rumah Alexa.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Thank's ya guys yang udah mau baca ff aku. Oh ya please Vomment ya guys. Dan sorry di chapter ini bagian zayn nya sedikit banget.

MUSNAHKAN PARA SILENT READER!! :D

*Salam Directioners & Amazayn :*

PLEASE... COME BACK (zayn malik)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang