31. Broken Heart

388 27 0
                                        

Tidak ada kisah cinta yang berjalan mulus tanpa hambatan.

Begitu pula dengan zayn dan alexa.

Zayn masih harus berjuang untuk dapat membuktikan bahwa dirinya benar benar mencitai alexa, bukan perrie.

Kisah cinta zayn dan alexa begitu rumit.

Zayn, saat dirinya bangkit dari keterpurukan, dan datanglah seseorang yang selalu menemaninya, memberinya semangat, juga dukungan terhadapnya, yang mampu membuat zayn jatuh cinta dan luluh padanya, tiba tiba perrie datang disaat puncak dari perjuangannya untuk mengatakan bahwa zayn mencintai dan menginginkan alexa menjadi kekasihnya, mengapa perrie harus datang dan menghancurkan rencananya. Zayn sangat marah dan kesal terhadap perrie, terkutuklah kau perrie edward!

Alexa, dia tidak mengerti mengapa zayn bisa berbuat setega ini padanya, padahal dia sudah menaruh harapan besar pada zayn. Dia tidak tau sebesar apa zayn mencintainya, yang ia tau zayn hanya menjadikannya sebagai pelampiasan saja, dan semua yang zayn kata kan adalah omong kosong belaka.

Mengapa dunia ini sangat tidak adil dan juga membingungkan?

Sempat tersirat dalam pikiran alexa mengapa dia meng sia-sia kan ezra yang sudah jelas mencintainya dengan tulus. Dan juga jack, jack rela melakukan hal apa pun demi mendapatkannya, sampai sampai jack nekad menculik nya hanya untuk bisa terus bersamanya. Tapi bagaimana dengan zayn, hanya zayn lah orang yang alexa cintai, walaupun menurut alexa zayn sudah melukai hatinya, tapi dia tetap tidak bisa menghapus rasa cintanya pada zayn.

Flashback

*Alexa's POV

Kau tega zayn, aku tidak menyangka kau akan berbuat sejahat itu, selama ini aku hanya menjadi pelampiasan kau saja, kau masih mencintai perrie, semua kata kata kau kemarin adalah bohong. Aku membencimu zayn.

Bodohnya aku berpikir bahwa kau benar benar mencintaiku, bodohnya aku telah percaya dengan semua omong kosong mu, bodohnya aku yang terpengaruh oleh rayuanmu. Ternyata kau lebih jahat dibanding dengan Jack.

Kau sangat pintar dalam berakting, seandainya waktu itu aku tidak datang ke london, nekad menemui uncle si dan the boys, menangis dan menceritakan kepedihanku dengan mom trisha, sampai akhirnya aku bertemu dengan zayn, mungkin ini semua tidak akan terjadi.

Dia adalah seorang artis besar, sangat terkenal, go internasional, memiliki paras yang tampan dan juga suara yang sangat indah, seharusnya aku berkaca, aku tidak sebanding dengannya, aku tidak akan pernah bisa dicintai oleh seorang ZAYN MALIK.

*Author POV

Alexa terus menangis, ia tidak peduli dengan orang orang yang melihatnya dan zayn terus mengejarnya. Zayn berharap semoga alexa mau mendengar penjelasannya, namun kenyataannya alexa akan pergi dari london, atau mungkin inggris. Zayn menangis frustasi karena tidak bisa mengejar alexa. "Brengsek! Persetan dengan kau perrie. Alexa, maaf kan aku, kau harus mendengarkan penjelasanku" gumam zayn dalam hati.

'Kau adalah hal terindah yang sempat ada didalam kehidupanku walaupun aku belum memilimu, aku sadar jika aku tidak pantas untukmu, namun aku mencintaimu tulus sepenuh hatiku bahkan sebelum kita pernah bertemu, satu hal yang kau perlu tau, aku bangga pada diriku sendiri karena bisa membuatmu kembali ke one direction, satu tujuanku sudah terlaksanakan dengan baik, mungkin mimpiku untuk menjadi kekasihmu bahkan menjadi pasanganmu dimasa depan tidak akan pernah terwujud, aku harus bangun dari mimpi indahku yang akan berujung pada kepedihan' -alexa

Flashback off

*Author POV

Alexa sudah sampai dirumahnya, carter kebingungan melihat alexa yang tiba tiba datang sambil menangis lalu memasukan sebagian baju bajunya kedalam tas. "Lex, kau kenapa? Apa yang terjadi padamu? Mengapa kau menangis?" Tanya carter dengan penuh rasa khawatir. "Aku akan pergi dalam waktu beberapa hari ini, kau tidak usah khawatir, aku baik baik saja, aku hanya ingin menenangkan pikiranku saja" ucap alexa sambil terus memasukan beberapa barang kedalam tas nya. "Tapi kau ada masalah apa alexa?" Tanya carter. "Aku tidak ada masalah apa apa, aku berangkat sekarang ya" ucap alexa sambil membawa tas nya. "Kau akan pergi kemana?" Tanya carter. "Kesuatu tempat yang tenang, damai, dan juga sepi. Kau tenang saja, aku tidak akan pergi jauh dari kota london" ucap alexa sambil menepuk nepuk bahu carter. "Lex apa kau serius? Kau ada apa sih? Cerita padaku lex" ujar carter sambil memegang tangan alexa. "Berhenti bersikap seperti drama korea carter, aku hanya pergi dalam waktu beberapa hari saja. Jangan terlalu khawatir, aku sudah besar, aku bisa jaga diriku sendiri, jika pikiranku sudah jernih kembali, aku akan segera pulang, aku berangkat ya, daa-aah carter, aku sayang padamu" ucap alexa sambil memeluk carter singkat dan segera pergi dari rumahnya, entah kemana alexa akan pergi, alexa pun juga masih bingung dengan arah tujuannya. "Aku juga sangat amat menyayangimu alexa" ucap carter saat alexa pergi.

PLEASE... COME BACK (zayn malik)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang